{"id":15471,"date":"2017-02-06T20:45:28","date_gmt":"2017-02-06T20:45:28","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=15471"},"modified":"2025-04-15T21:37:03","modified_gmt":"2025-04-15T14:37:03","slug":"caw-kanker-prostat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/caw-kanker-prostat\/","title":{"rendered":"Cancer Awareness Week: Kanker Prostat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Apa saja penyebab dan pencegahan dari penyakit kanker prostat? Baca lebih lanjut untuk penanganan dini kepada anggota keluarga Anda sebelum terlambat.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, pria mempunyai kelenjar prostat yang merupakan kelenjar kecil di area panggul.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Area panggul merupakan bagian dari sistem reproduksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Letak kelenjar tersebut berada di bawah kandung kemih, di depan rektum.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu Kanker Prostat?<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kanker prostat adalah sel kanker yang tumbuh di daerah kelenjar prostat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kanker ini terjadi ketika kelenjar prostat mengalami proses permutasian dan mulai berkembang secara tidak normal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sel ini dapat menyebar secara <em>metastasis<\/em> (penyebaran kanker dari suatu organ tubuh ke organ tubuh lain) dari kelenjar prostat ke bagian tubuh lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Proses <em>metastasis<\/em> biasanya tumbuh secara perlahan dan penyebarannya ke kelenjar getah bening dan jaringan tulang.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gejala Ringan<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sering buang air kecil di malam hari dan nyeri ketika buang air kecil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rasa nyeri saat ejakulasi atau berhubungan seksual<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ada bercak darah di urin atau air mani<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ada perasaan bahwa kantung kemih selalu terasa penuh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Susah mengejan untuk mengeluarkan urin<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gejala Parah<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kelumpuhan pada tubuh di bagian bawah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berat badan menurun<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berkurang atau menghilangnya selera makan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nyeri atau kaku pada tulang punggung bagian bawah, pinggul, dan\/atau paha<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rasa mual dan <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/mengatasi-muntah-di-rumah\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">muntah<\/span><\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala-gejala tersebut selayaknya sudah memberikan pertanda bahwa seseorang harus mengecek ke dokter untuk ditindaklanjuti secepat mungkin sebelum terlambat.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kanker ini memiliki 4 tahapan stadium berdasarkan keseriusan dan seberapa ganas sel kanker tersebut.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Stadium Kanker Prostat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Stadium 1:<\/strong> Kanker hanya ada di dalam prostat dan ukurannya masih sangat kecil. Pertumbuhan abnormal belum dapat diraba\u00a0melalui anus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Stadium 2:<\/strong>\u00a0Kanker membesar namun masih berada di dalam kelenjar prostat. Pertumbuhannya sudah bisa dirasakan melalui perabaan dari anus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Stadium 3:<\/strong> Kanker sudah menyebar ke jaringan sekitarnya seperti urethra atau\u00a0<em>seminal vesicle.<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Stadium 4:<\/strong> Penyebaran kanker sudah ke organ lain seperti\u00a0ke kandung kemih, tulang, dan\/atau <em>nodus limfa.<\/em><\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Penyebab Kanker Prostat<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Faktor genetika dan usia<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kondisi genetika pada manusia tertentu bisa meningkatkan risiko timbulnya pertumbuhan kanker prostat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Para dokter menganggap bahwa penyakit tersebut\u00a0timbul ketika beberapa sel prostat menjadi tidak normal.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Risiko untuk mengidap penyakit ini akan semakin tinggi jika Anda memiliki saudara pengidap kanker prostat atau pengidap kanker payudara.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Mutasi sel yang tidak normal<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Proses mutasi sel yang abnormal akan membuat sel tumbuh sangat cepat dibanding sel yang normal.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada saat sel normal mati, maka sel yang memiliki potensi kanker ini tidak akan mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kumpulan sel-sel abnormal akan membentuk sebuah kanker yang tumbuh dan menyerang jaringan yang ada di sekitar kelenjar prostat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Beberapa faktor risiko yang memungkinkan untuk munculnya mutasi sel abnormal ini adalah: lanjut usia, riwayat keluarga dengan pengidap kanker prostat atau kanker payudara, dan obesitas.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pencegahan Kanker Prostat<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Selalu melakukan olahraga secara rutin<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan olahraga secara rutin bisa meningkatkan kualitas\u00a0kesehatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain meningkatkan kualitas kesehatan, Anda juga bisa mengurangi risiko terkena penyakit kanker prostat dengan tidak berada dalam kondisi berat badan yang obesitas.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Konsumsi sayur, buah-buahan, dan nutrisi Lycopene<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sayuran dan buah buahan ini mempunyai banyak kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik bagi kesehatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satu nutrisi yang terkandung di dalam yaitu lycopene yang bermanfaat untuk melakukan mengurangi risiko terkena kanker prostat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Cobalah membiasakan diri untuk mengurangi asupan\u00a0makanan yang berlemak tinggi dan kurangi penggunaan suplemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Ketika tanda-tanda kanker prostat mulai terasa, lebih baik segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Deteksi dini penyakit ini\u00a0sangat penting agar lebih mudah ditangani.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Deteksi Kanker Prostat<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"><em>Digital Rectal Examinations<\/em> (DRE)<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tes DRE ini dilakukan oleh tenaga medis dengan cara memeriksa bagian dubur untuk merasakan adanya perubahan dalam permukaan kelenjar prostat.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Prostate Specific Antigen<\/em><\/strong> <strong>(PSA)<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tes PSA ini berguna untuk mengukur kadar protein\u00a0dalam darah.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal ini \u00a0bisa muncul karena kelenjar prostat menghasilkan zat protein yang disebut dengan PSA.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Semakin tinggi kadar protein yang dihasilkan oleh kelenjar prostat di dalam tubuh, maka akan semakin tinggi pula risiko untuk terkena kanker prostat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kadar protein yang tinggi dalam darah juga bisa berarti adanya kelainan berupa prostat jinak atau karena adanya infeksi saluran kemih.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px; text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika tes PSA dilakukan secara rutin setiap tahun, maka Anda akan melakukan cara terbaik untuk mendeteksi kanker prostat\u00a0sebelum terlambat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan patah semangat!<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan menunda kunjungan Anda ke dokter. <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">Aplikasi Medi-Call<\/a><\/span> selalu tersedia untuk Anda pakai kapan pun dan di mana pun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Para tenaga medis yang telah bergabung menjadi partner <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter Medi-Call<\/span><\/a> bisa segera datang ke lokasi Anda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Dokter tersebut bisa hadir di samping Anda dan mengecek gejala-gejala yang Anda curigai karena semakin lama Anda menunggu, semakin sulit menyembuhkan kanker prostat yang diderita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala-gejala yang Anda rasakan tidak serta merta berujung ke kanker prostat. Bisa berarti gejala tersebut mengacu kepada gangguan prostat jinak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun kemungkinan bahwa gangguan kanker prostat jinak bisa menjadi ganas, cepat atau lambat.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Sumber<\/em><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/www.wcrf.org\/int\/cancer-facts-figures\/data-specific-cancers\/prostate-cancer-statistics\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\"><em>https:\/\/www.wcrf.org\/int\/cancer-facts-figures\/data-specific-cancers\/prostate-cancer-statistics<\/em><\/span><\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/www.who.int\/gho\/ncd\/mortality_morbidity\/cancer_text\/en\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\"><em>https:\/\/www.who.int\/gho\/ncd\/mortality_morbidity\/cancer_text\/en\/<\/em><\/span><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa saja penyebab dan pencegahan dari penyakit kanker prostat? Baca lebih lanjut untuk penanganan dini kepada anggota keluarga Anda sebelum terlambat. Pertama-tama, pria mempunyai kelenjar prostat yang merupakan kelenjar kecil di area panggul. Area panggul merupakan bagian dari sistem reproduksi. Letak kelenjar tersebut berada di bawah kandung kemih, di depan rektum. Apa itu Kanker Prostat? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[20,22,64,47],"class_list":["post-15471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-penyakit-dalam","tag-perawat-ke-rumah","tag-perawat-lansia","tag-perawat-luka"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15471"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15471\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424895,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15471\/revisions\/424895"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}