{"id":15583,"date":"2017-03-14T07:57:58","date_gmt":"2017-03-14T07:57:58","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=15583"},"modified":"2024-11-26T23:43:19","modified_gmt":"2024-11-26T16:43:19","slug":"kuku-rapuh-kurang-vitamin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/kuku-rapuh-kurang-vitamin\/","title":{"rendered":"Kuku Rapuh Pertanda Tubuh Kekurangan Vitamin?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Apakah kuku rapuh menjadi masalah sehari-hari Anda? Kuku tampak lemah, mudah rapuh, dan sering Anda gigiti?<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya untuk masalah seperti itu, saran-saran yang muncul adalah mengkonsumsi lebih banyak biotin, yaitu vitamin B untuk kesehatan kuku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Saran ini diyakini oleh kebanyakan orang karena berdasarkan dari dua <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pubmed\/2273113\">studi<\/a><\/span> yang diterbitkan sekitar tahun 1990-an.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Studi tersebut menemukan bahwa sebagian besar pasien memiliki <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pubmed\/8477615\">kuku yang lebih tebal<\/a><\/span> dan kuat dalam beberapa bulan setelah rutin mengkonsumsi suplemen biotin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, studi yang telah dilakukan 27 tahun yang lalu tersebut tidak termasuk sampel yang dikelompokkan dalam sampel kontrol, sehingga ada deviasi temuan yang mungkin terjadi oleh perubahan metabolisme secara ekstrim atau perawatan kuku yang dijalani oleh sampel tersebut.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/kuku-rapuh-kurang-vitamin\/#Manfaat_dari_Biotin\" >Manfaat dari Biotin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/kuku-rapuh-kurang-vitamin\/#Hal_yang_Harus_Diperhatikan\" >Hal yang Harus Diperhatikan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/kuku-rapuh-kurang-vitamin\/#Bagaimana_Cara_Panggil_Dokter_di_Medi-Call\" >Bagaimana Cara Panggil Dokter di Medi-Call?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_dari_Biotin\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Manfaat dari Biotin<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Zat biotin di sini berfungsi dalam membantu tubuh dalam memproses karbohidrat, lemak dan protein secara efisien.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Zat biotin ditemukan secara alami di berbagai tipe makanan; kacang-kacangan, telur, alpukat, daging, ikan dan sayuran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>The Institute of Medicine<\/em> mengatakan bahwa orang dewasa membutuhkan sekitar 30 mikrogram vitamin B sehari, jumlah yang dengan mudah diperoleh dari makanan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, studi kuku yang telah dilakukan tersebut menggunakan dosis vitamin B sebanyak 2.500 sampai 3.000 mikrogram, 100 kali dari jumlah yang disarankan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hal_yang_Harus_Diperhatikan\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Hal yang Harus Diperhatikan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada level tersebut, kemungkinan besar manusia mengkonsumsi vitamin B dalam dosis yang tidak mungkin diperoleh dari makanan tanpa usaha yang luar biasa atau pilihan diet khusus, jadi untuk memungkinkan konsumsi tersebut, dibutuhkan vitamin dari konsumsi obat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Peninjauan keselamatan dalam mengkonsumsi dosis yang sebanyak itu belum dilakukan oleh FDA USA.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk sementara ini, di aspek keamanan konsumsi vitamin di dalam tubuh manusia, vitamin tersebut sifatnya bisa larut dalam air, sehingga kelebihan biotin kemungkinan mudah diekskresikan dalam kandungan urin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"http:\/\/www.sutterdavis.org\/dr-monica-lawry.html\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\">Dr Monica Lawry<\/span><\/span><\/a>, seorang dokter kulit di Sutter Medical Group di Davis, California, skeptis dari berbagai multivitamin, mineral dan campuran dari bahan-bahan herbal yang biasa dipasarkan untuk kesehatan kuku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tidak ada bukti yang pasti bahwa mereka bisa mengatasi masalah kuku rapuh, harganya pun juga mahal.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: #000000;\">&#8220;Masalah kuku yang rapuh mungkin juga menjadi tanda masalah medis, sehingga layak memiliki dokter kulit menilai mereka.\u00a0<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"><em>Orang dengan kondisi kuku yang rapuh, tipis, lemah, kuku mudah terbelah, seringkali memiliki sindrom Raynaud,&#8221;<\/em> &#8211;\u00a0kata Dr. Lawry.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sindrom Raynaud tersebut juga bisa sekaligus ditandai dengan aliran darah yang buruk ke jari tangan dan kaki, yang mungkin disebabkan oleh kondisi medis yang lebih serius yang lebih mendasar, katanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyebab lain yang mungkin, bisa termasuk penyakit tiroid dan anemia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Menurut Dr. Lawry, kuku rapuh biasanya disebabkan oleh kekeringan di permukaan kulit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk menjaga tangan terhidrasi, ia merekomendasikan menerapkan pelembab sederhana yang berisi alpha hydroxy acid untuk kuku sendiri; merendam kuku dalam bak lilin parafin selama 10 sampai 20 menit sesudahnya dapat membantu kuku menyerap kelembaban ekstra.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Batasi manikur dan, jika mungkin, menghindari sering mencuci tangan dan penggunaan tangan sanitizer berbasis alkohol, yang selanjutnya dapat mengeringkan kuku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Selalu disarankan bahwa pasien tidak melakukan usaha pengobatan secara sendiri karena dibutuhkan saran profesional berdasarkan diagnosis dari para dokter.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda khawatir mengenai kondisi kuku anda, segera hubungi dokter terdekat melalui <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"http:\/\/bit.ly\/downloadmedicall\"><span style=\"text-decoration: underline;\">aplikasi Medi-Call<\/span><\/a><\/span> yang sudah tersedia untuk download secara gratis.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Panggil_Dokter_di_Medi-Call\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana Cara Panggil Dokter di Medi-Call?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tentukan lokasi anda yang akan didatangi oleh <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter Medi-Call<\/span><\/a>, cek harga yang akan anda bayar untuk biaya konsultasi, pesan dokternya, dan sambut dokter Medi-Call di lokasi Anda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sumber:<\/span><br \/>\n<span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pubmed\/2273113<\/span><br \/>\n<span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pubmed\/8477615<\/span><br \/>\n<span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">https:\/\/www.nytimes.com\/2017\/03\/03\/well\/live\/should-i-take-a-vitamin-for-brittle-nails.html?rref=collection%2Fcolumn%2Fask-well<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kuku rapuh menjadi masalah sehari-hari Anda? Kuku tampak lemah, mudah rapuh, dan sering Anda gigiti? Biasanya untuk masalah seperti itu, saran-saran yang muncul adalah mengkonsumsi lebih banyak biotin, yaitu vitamin B untuk kesehatan kuku. Saran ini diyakini oleh kebanyakan orang karena berdasarkan dari dua studi yang diterbitkan sekitar tahun 1990-an. Studi tersebut menemukan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20496,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,298],"tags":[53],"class_list":["post-15583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-obat-obatan","tag-vitamin-di-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15583"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423953,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15583\/revisions\/423953"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}