{"id":15788,"date":"2017-04-16T03:37:50","date_gmt":"2017-04-15T20:37:50","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=15788"},"modified":"2025-04-15T21:29:36","modified_gmt":"2025-04-15T14:29:36","slug":"vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik\/","title":{"rendered":"Vaksinasi untuk Menghindari Resistensi Antibiotik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Vaksinasi dan resistensi antibiotik, adakah hubungannya?\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Apakah Anda termasuk orang yang kerap mengkonsumsi antibiotik?<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Terlalu sering menggunakan Antibiotik dapat menyebabkan Anda mengalami <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/resistensi-antibiotik\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">resistensi antibiotik<\/span><\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi bakteri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kondisi Resistensi terhadap antibiotik terjadi saat bakteri berevolusi dan menjadi kebal terhadap antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika bakteri yang telah resisten terhadap antibiotik menginfeksi manusia ataupun hewan, maka infeksi yang disebabkannya akan lebih sulit untuk diobati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Resistensi antibiotik dapat mempengaruhi siapa saja, dari segala usia, di negara manapun sehingga\u00a0 resistensi antibiotik saat ini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan secara global.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Resistensi antibiotik menyebabkan rawat inap di rumah sakit menjadi lebih lama, biaya medis yang lebih tinggi dan angka kematian yang meningkat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Resistensi antibiotik terjadi secara alami, namun penyalahgunaan antibiotik pada manusia dan hewan mempercepat prosesnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pemberian vaksin dapat mengatasi permasalahan resistensi antibiotik.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik\/#Mengapa_vaksinasi_penting_dalam_mengatasi_permasalahan_resistensi_antibiotik\" >Mengapa vaksinasi penting dalam mengatasi permasalahan resistensi antibiotik?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik\/#Bagaimana_vaksin_yang_ada_dapat_mengatasi_permasalahan_resistensi_antibiotik\" >Bagaimana vaksin yang ada dapat mengatasi permasalahan resistensi antibiotik?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik\/#Pengembangan_vaksin_baru_dapat_mengurangi_perkembangan_resistensi_antibiotik_Mengapa\" >Pengembangan vaksin baru dapat mengurangi perkembangan resistensi antibiotik. Mengapa?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik\/#Selain_vaksinasi_apa_yang_dapat_Anda_lakukan_untuk_mencegah_resistensi_terjadi_pada_diri_Anda_dan_keluarga\" >Selain vaksinasi, apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegah resistensi terjadi\u00a0pada diri Anda dan keluarga?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_vaksinasi_penting_dalam_mengatasi_permasalahan_resistensi_antibiotik\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mengapa vaksinasi penting dalam mengatasi permasalahan resistensi antibiotik?<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal ini dikarenakan vaksin dapat membantu membatasi penyebaran resistensi antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kenaikan jumlah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotik terjadi secara global, hal ini dikarenakan penggunaan antibiotik secara berlebihan dan penyalahgunaan penggunaan antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Vaksinasi manusia dan hewan adalah cara yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya infeksi dan dengan demikian dapat mencegah atau mengurangi penggunaan antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan vaksin yang telah ditemukan sebelumnya dan penelitian lebih lanjut untuk penemuan vaksin-vaksin baru merupakan upaya yang sangat penting dilakukan dalam mengatasi resistensi antibiotik.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_vaksin_yang_ada_dapat_mengatasi_permasalahan_resistensi_antibiotik\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana vaksin yang ada dapat mengatasi permasalahan resistensi antibiotik?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Memperluas penggunaan vaksin yang ada akan mengurangi penggunaan antibiotik dan pengembangan resistensi antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika setiap anak di dunia menerima vaksin untuk melindungi mereka dari infeksi bakteri <em>Streptococcus Pneumoniae<\/em> (yang dapat menyebabkan <em>pneumonia<\/em>, <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bahaya-wabah-meningitis\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">meningitis<\/span><\/a> dan infeksi telinga tengah), diperkirakan dapat mencegah penggunaan antibiotik selama kurang lebih 11 juta hari per tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Vaksin terhadap virus, seperti <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pahami-fakta-dari-vaksin-flu\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">flu<\/span><\/a>, juga berperan dalam mengatasi resistensi antibiotik, karena pada umumnya masyarakat sering mengonsumsi antibiotik\u00a0 pada saat mereka mengalami gejala seperti demam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal ini dianggap tidak perlu dikarenakan demam yang terjadi mungkin saja disebabkan oleh virus.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengembangan_vaksin_baru_dapat_mengurangi_perkembangan_resistensi_antibiotik_Mengapa\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Pengembangan vaksin baru dapat mengurangi perkembangan resistensi antibiotik. Mengapa?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada saat ini, antibiotik merupakan salah satu obat standar yang diberikan oleh tenaga medis untuk mengatasi penyakit-penyakit yang umum.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sehingga pengembangan vaksin yang baru sangat dibutuhkan untuk mengatasi penyakit-penyakit seperti<em> Streptococcus Grup A<\/em> (yang menyebabkan &#8220;radang tenggorokan&#8221;), yang mana belum ditemukan vaksin untuk penyakit ini, sebelum bakteri yang menyebabkan penyakit ini menjadi resisten terhadap antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengembangan vaksin yang baru juga dibutuhkan untuk mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang telah kebal terhadap antibiotik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Misalnya,\u00a0 bakteri TB multi resistansi (TB-MDR) yang pada tahun 2015 diperkirakan telah menginfeksi 480.000 orang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Proses pengembangan vaksin\u00a0 hingga vaksin siap untuk digunakan secara tepat merupakan proses yang panjang dan kompleks.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Komunitas ilmiah perlu memprioritaskan penelitian pada vaksin\u00a0 yang memiliki dampak terbesar terhadap resistensi antibiotik, dan mendorong investasi dalam proses\u00a0 penelitian ini.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Selain_vaksinasi_apa_yang_dapat_Anda_lakukan_untuk_mencegah_resistensi_terjadi_pada_diri_Anda_dan_keluarga\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Selain vaksinasi, apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegah resistensi terjadi\u00a0pada diri Anda dan keluarga?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran resistensi antibiotik pada diri Anda dan keluarga, berikut hal-hal yang dapat Anda lakukan :<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gunakan antibiotik hanya bila diresepkan oleh profesional kesehatan yang bersertifikasi,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jangan pernah meminta antibiotik jika <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter Anda<\/span><\/a> mengatakan bahwa Anda tidak memerlukannya,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Selalu ikuti saran dokter Anda terkait penggunaan antibiotik,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jangan pernah berbagi atau menggunakan antibiotik sisa,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cegah infeksi secara teratur dengan mencuci tangan, menyiapkan makanan secara higienis,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit dan menghindari seks bebas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Sumber:<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.who.int\/features\/qa\/vaccination-antibiotic-resistance\/en\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\"><em>https:\/\/www.who.int\/features\/qa\/vaccination-antibiotic-resistance\/en\/<\/em><\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\"><em><a style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/www.who.int\/mediacentre\/commentaries\/stop-antibiotic-resistance\/en\/\">https:\/\/www.who.int\/mediacentre\/commentaries\/stop-antibiotic-resistance\/en\/<\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Vaksinasi dan resistensi antibiotik, adakah hubungannya?\u00a0Apakah Anda termasuk orang yang kerap mengkonsumsi antibiotik? Terlalu sering menggunakan Antibiotik dapat menyebabkan Anda mengalami resistensi antibiotik. Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi bakteri. Kondisi Resistensi terhadap antibiotik terjadi saat bakteri berevolusi dan menjadi kebal terhadap antibiotik. Jika bakteri yang telah resisten terhadap antibiotik menginfeksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20498,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[297,294],"tags":[63,39],"class_list":["post-15788","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-alat-kesehatan","category-info-kesehatan","tag-kesehatan","tag-vaksin-di-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15788","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15788"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15788\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424892,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15788\/revisions\/424892"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15788"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15788"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15788"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}