{"id":16922,"date":"2017-08-16T19:46:06","date_gmt":"2017-08-16T12:46:06","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=16922"},"modified":"2024-11-26T23:37:22","modified_gmt":"2024-11-26T16:37:22","slug":"pelemahan-tulang-pada-lansia-bagaimana-cara-merawat-orang-tua-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pelemahan-tulang-pada-lansia-bagaimana-cara-merawat-orang-tua-anda\/","title":{"rendered":"Pelemahan Tulang Pada Lansia: Bagaimana Cara Merawat?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Pelemahan tulang adalah hal yang lumrah yang akan dialami kebanyakan lansia. Tapi, untuk tidak mendapatkan hal-hal yang semakin buruk, akan ada baiknya anda para keluarga lebih perhatian.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Dengan bertambahnya umur seseorang, jaringan tulang\u00a0di dalam tubuh manusia akan mulai melemah dibandingkan ketika muda dulu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Keadaan ini secara medis disebut Osteopenia atau peralihan tulang dari keadaan sehat menuju ke Osteoporosis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Bahkan ada beberapa tulang yang berisiko mudah mengalami pengeroposan atau Osteoporosis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya tanda-tanda seseorang terkena Osteoporosis secara umum adalah berkurangnya tinggi badan atau terjadinya pembungkukan tulang belakang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, ketika seseorang mengalami Osteopenia, gejala-gejalanya tidak terlalu diperhatikan sampai mereka benar-benar mengalami Osteoporosis.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pelemahan-tulang-pada-lansia-bagaimana-cara-merawat-orang-tua-anda\/#Fenomena_Osteoporosis\" >Fenomena Osteoporosis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pelemahan-tulang-pada-lansia-bagaimana-cara-merawat-orang-tua-anda\/#Risiko_Cedera_Tulang_Bagi_Para_Lansia\" >Risiko Cedera Tulang Bagi Para Lansia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pelemahan-tulang-pada-lansia-bagaimana-cara-merawat-orang-tua-anda\/#Kapan_harus_menghubungi_dokter_atau_tenaga_medis\" >Kapan harus menghubungi dokter atau tenaga medis?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pelemahan-tulang-pada-lansia-bagaimana-cara-merawat-orang-tua-anda\/#Bagaimana_Cara_Merawat_Orang_Tua_yang_Mengalami_Lemah_Tulang\" >Bagaimana Cara Merawat Orang Tua yang Mengalami Lemah Tulang?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fenomena_Osteoporosis\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Fenomena Osteoporosis<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagi kelompok usia di atas 75 tahun, Osteoporosis akan lebih banyak dialami oleh para wanita ketimbang pria.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya Osteoporosis akan terjadi pada wanita setelah mengalami menopause.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal ini bisa terjadi karena hormon <em>estrogen<\/em> yang membantu menguatkan tulang di dalam tubuh seorang wanita sudah berhenti diproduksi oleh tubuh seorang wanita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya wanita yang mempunyai riwayat perokok, keturunan osteoporosis, dan kurang mengonsumsi kalsium di masa muda, akan lebih muda terkena osteoporosis di usia senja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Ditambah lagi dengan faktor genetik yaitu orang-orang\u00a0Asia memiliki presentase lebih besar dalam mengidap Osteoporosis dibandingkan dengan orang Afrika dan Amerika.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Risiko_Cedera_Tulang_Bagi_Para_Lansia\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Risiko Cedera Tulang Bagi Para Lansia<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk para lansia yang mengalami Osteoporosis, hal kecil seperti jatuh saja bisa saja berakibat fatal bagi tulang mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika sudah terlanjur cedera, biasanya para pasien akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pengobatannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam menghindari faktor risiko cedera tulang, keluarga yang mengasuh para lansia pun harus\u00a0merawat dan memerhatikan orang tuanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut akan kami berikan cara untuk merawat orang tua yang menderita lemah tulang dan kapan harus menghubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_harus_menghubungi_dokter_atau_tenaga_medis\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Kapan harus menghubungi dokter atau tenaga medis?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">\u00a0Jika seseorang mempunyai riwayat jatuh yang cukup keras, c<\/span><span style=\"color: #000000;\">epatlah menghubungi tenaga medis jika orang tua Anda terjatuh dengan keras. Misalkan saja, terpeleset di kamar mandi sampai mengakibatkan rasa sakit pada salah satu bagian tubuhnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika merasakan sakit di bagian panggul atau paha setelah terjatuh,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kesusahan atau merasa sakit saat berjalan setelah jatuh,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Merasakan sakit sampai ke kepala sehabis mengangkat beban berat,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Merasakan sakit yang teramat sangat di tulang belakang,<\/span><span style=\"color: #000000;\">Lemas atau berjalan tidak seimbang setelah jatuh,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ada tulang yang secara misterius berubah bentuk,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Merasa pusing setelah terjatuh.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Merawat_Orang_Tua_yang_Mengalami_Lemah_Tulang\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana Cara Merawat Orang Tua yang Mengalami Lemah Tulang?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Kurangi Risiko Jatuh Terhadap Orang Tua<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Misalkan saja dengan membuat pegangan yang pas bagi orang tua di tangga rumah, menambah pencahayaan di rumah untuk membantu penglihatan orang tua.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebisa mungkin jalan kamar mandi dan kamar orang tua bersih dari hal-hal yang mungkin bisa mengakibatkan orang tua terjatuh, gunakan lampu malam, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Perbanyak Minum<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Saat seseorang kekurangan minum, sering dari mereka akan merasakan pusing dan mengakibatkan mereka mudah jatuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebisa mungkin, orang terdekat dari orang yang terkenal lemah tulang bisa memerhatikan kadar minum tiap harinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Perbanyak Konsumsi Kalsium dan Vitamin D<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Orang dengan usia lanjut normalnya mengonsumsi 1,200-1,500 miligram kalsium per harinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kalsium ini umumnya bisa didapatkan dari Yoghurt ataupun keju. Atau juga bisa membeli suplemen kalsium dan vitamin D yang membantu tubuh untuk tetap menjaga kekuatan tulang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tapi, ada baiknya untuk mengonsultasikan dulu ke dokter sebelum membeli suplemen kalsium dan vitamin D<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Hindari Merokok Dan Alkohol<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Rajin Berolahraga<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Pengganti Estrogen<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang dijelaskan di atas, menopause membuat wanita lebih banyak menderita Osteoporosis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Dan jalan yang biasa dilakukan banyak wanita lansia supaya menghindari ini adalah dengan melakukan penggantian estrogen atau terapi estrogen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tapi, untuk ini harus dikonsultasikan dulu ke <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter terdekat Anda<\/span><\/a>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Sumber:<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/www.healthinaging.org\/resources\/resource:eldercare-at-home-bone-weakness\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\"><em>http:\/\/www.healthinaging.org\/resources\/resource:eldercare-at-home-bone-weakness\/<\/em><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelemahan tulang adalah hal yang lumrah yang akan dialami kebanyakan lansia. Tapi, untuk tidak mendapatkan hal-hal yang semakin buruk, akan ada baiknya anda para keluarga lebih perhatian. Dengan bertambahnya umur seseorang, jaringan tulang\u00a0di dalam tubuh manusia akan mulai melemah dibandingkan ketika muda dulu. Keadaan ini secara medis disebut Osteopenia atau peralihan tulang dari keadaan sehat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20821,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[301,300],"tags":[22,64],"class_list":["post-16922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-lansia","tag-perawat-ke-rumah","tag-perawat-lansia"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16922"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423951,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16922\/revisions\/423951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}