{"id":17548,"date":"2017-10-09T15:53:03","date_gmt":"2017-10-09T08:53:03","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=17548"},"modified":"2017-10-09T15:53:03","modified_gmt":"2017-10-09T08:53:03","slug":"sering-konstipasi-cek-gaya-hidup-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/sering-konstipasi-cek-gaya-hidup-anda\/","title":{"rendered":"Sering Konstipasi? Cek Gaya Hidup Anda!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Konstipasi menandakan kondisi ekskresi Anda terlalu keras. Beberapa orang akan mengalami kondisi konstipasi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Meskipun kondisi tersebut tidak menandakan suatu kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, namun tentu saja jika Anda sudah selesai dari konstipasi, rasanya akan jauh lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Frekuensi buang air besar setiap orang pun berbeda-beda. Ada yang mengalaminya lebih dari 2x sehari atau hanya sekali atau dua kali dalam seminggu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Lain halnya jika Anda tidak buang air besar selama lebih dari 3 hari. Karena jika dibiarkan begitu saja, kondisi feses akan menjadi terlalu keras untuk dikeluarkan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa Saja Gejalanya?<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengalami BAB yang sedikit<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kesulitan BAB<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kondisi ekskresi yang keras dan kecil-kecil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masih terasa ada sesuatu di dalam perut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perut kembung atau rasa nyeri pada perut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Muntah-muntah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Apa Penyebabnya?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyebab dari konstipasi adalah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengobatan antacid yang mengandung kalsium atau aluminum<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perubahan drastis dalam pola makan atau aktifitas sehari-hari Anda<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kanker Kolon<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terlalu banyak makan produk susu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki masalah dalam makan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Irritable Bowel Syndrome<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kondisi <em>neurological<\/em> seperti penyakit Parkinson\u2019s atau multiple sclerosis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kurang aktif bergerak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kurang mengonsumsi air minum atau serat sehat dalam pola makan Anda<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terlalu banyak mengonsumsi laxative<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sedang dalam masa kehamilan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki riwayat penyakit pada sistem saraf dan otot dalam sistem pencernaan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki penyakit hemorrhoids<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sedang mengonsumsi pengobatan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Stress<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengalami kondisi thyroid yang underactive (hypothyroidism)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_17553\" aria-describedby=\"caption-attachment-17553\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/konstip1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-17553 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/konstip1-300x150.jpg\" alt=\"Photo Credit; analisadaily.com\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/konstip1-300x150.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/konstip1.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-17553\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Photo Credit: analisadaily.com<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana Cara Menangani Konstipasi?<\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minum dua atau empat gelas tambahan setiap hari jika Anda terkena konstipasi, namun jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter mengenai kebutuhan tubuh Anda,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Coba untuk minum minuman hangat di pagi hari,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tambahkan konsumsi buah-buahan dan sayuran pada jam makan Anda,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Makan buah-buahan kering dan sereal tinggi serat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kapan Saya Harus Mengecek Ke Dokter?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Segera hubungi dokter terdekat atau download aplikasi Medi-Call jika Anda tiba-tiba mengalami konstipasi dengan rasa nyeri yang hebat pada perut atau kram perut dan Anda tidak bisa membuang angin atau BAB.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan juga gejala-gejala ini:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Anda baru pertama kali terkena konstipasi,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terdapat darah pada tinja Anda,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berat badan Anda menurun padahal Anda tidak mengurangi pola makan Anda,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Anda mengalami kesulitan BAB,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Konstipasi Anda sudah berlangsung selama 2 minggu lebih,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">BAB Anda terlihat sedikit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana Cara Mencegahnya?<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Atur pola makan Anda<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">Lebih banyak mengonsumsi serat dapat membantu sistem pencernaan Anda. Contohnya seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan roti serta sereal gandum.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Minum air sesuai anjuran <span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">dokter<\/a><\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">Berkonsultasi kepada dokter mengenai kebutuhan cairan Anda setiap harinya dapat membantu Anda mencegah konstipasi lebih efektif.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Hindari konsumsi kafein<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">Konsumsi kafein berlebih dapat membuat tubuh Anda mengalami dehidrasi<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Kurangi konsumsi susu<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">Beberapa orang memiliki reaksi alergi pada makanan berbahan dasar susu sehingga kesulitan BAB.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Olahraga Secara Teratur<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Jangan Menunda-nunda Waktu BAB<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Sumber: http:\/\/www.webmd.com\/digestive-disorders\/digestive-diseases-constipation#1<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konstipasi menandakan kondisi ekskresi Anda terlalu keras. Beberapa orang akan mengalami kondisi konstipasi. Meskipun kondisi tersebut tidak menandakan suatu kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, namun tentu saja jika Anda sudah selesai dari konstipasi, rasanya akan jauh lebih baik. Frekuensi buang air besar setiap orang pun berbeda-beda. Ada yang mengalaminya lebih dari 2x sehari atau hanya sekali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17552,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[150],"tags":[10,20],"class_list":["post-17548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-dokter-ke-rumah","tag-penyakit-dalam"],"modified_by":"Medi-Call Writers","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}