{"id":17669,"date":"2017-10-12T18:59:03","date_gmt":"2017-10-12T11:59:03","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=17669"},"modified":"2024-09-19T08:43:49","modified_gmt":"2024-09-19T01:43:49","slug":"informasi-mengenai-terapi-iv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/informasi-mengenai-terapi-iv\/","title":{"rendered":"Apa Saja Tipe-Tipe dari Aturan Terapi Intravena (IV) Fluid?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Terapi intravena (IV) terbagi menjadi dua untuk megatur jumlah dan laju cairan yang dapat diberikan, yaitu: secara manual dan memakai pompa elektrik.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Dua-duanya membutuhkan bantuan dari perawat untuk mengecek kondisi terapi inravena Anda secara berkala untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan jumlah cairan yang tepat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengaturan Manual<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Laju cairan dari kantong menuju saluran terapi intravena dapat diatur melalui teknik manual.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">Perawat Anda<\/span><\/a> dapat meningkatkan atau menurunkan tekanan dari <em>clamp<\/em> (penjepit) yang diletakkan pada tabung terapi intravena untuk menurunkan atau menaikkan laju cairan tersebut.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20067\" aria-describedby=\"caption-attachment-20067\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20067 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/vitamin-c-di-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"vitamin c di rumah, vitamin c\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/vitamin-c-di-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/vitamin-c-di-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/vitamin-c-di-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/vitamin-c-di-rumah-medi-call-1536x892.jpg 1536w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/vitamin-c-di-rumah-medi-call-2048x1190.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20067\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Vitamin di Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Perawat tersebut akan menghitung jumlah tetesan yang per menit untuk memastikan bahwa laju cairan sudah tepat dan bisa diatur sesuai kebutuhan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pompa Elektrik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Laju cairan dari terapi intravena bisa diatur dengan pompa elektrik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Perawat Anda akan mengatur pompa tersebut untuk menentukan jumlah cairan yang diperlukan ke dalam IV pada angka yang tepat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Apa yang Harus Anda Harapkan Selama Prosedur Terapi Intravena Berlangsung?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">Dokter Anda<\/span><\/a> harus memastikan terlebih dahulu tipe cairan yang Anda butuhkan untuk penanganan medis, berikut jumlah dan laju cairan yang diperlukan selama penanganan medis tersebut berlangsung.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Perawat lalu akan mendisinfeksi area kulit di sekitar lokasi penyuntikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Biasanya penyuntikan akan dilakukan di sekitar lengan Anda, namun bisa juga di bagian tubuh lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Perawat akan menentukan lokasi pembuluh darah di lokasi penyuntikan tersebut dan memasukkan <em>IV Catheter <\/em>ke dalam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Rasa nyeri akan muncul ketika <em>IV Catheter <\/em>tersebut masuk, namun setelah itu rasa sakitnya akan berkurang atau tidak ada sama sekali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Perawat tersebut lalu akan mengatur terapi intravena secara manual atau dengan pompa elektrik untuk mengatur laju cairan secara tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Diharapkan seseorang akan mengecek secara berkala mengenai laju terapi intravena tersebut untuk memastikan bahwa kondisi pasien baik-baik saja dan IV tersebut memang memberikan cairan secara tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika ada masalah mengenai laju cairan tersebut, segera perbaiki atau kontak dokter\/perawat Anda.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Apakah Akan Ada Komplikasi y<\/span><span style=\"color: #000000;\">ang Terjadi Ketika Proses Terapi Intravena Fluid Berlangsung?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Beberapa risiko kecil diasosiasikan dengan proses penerimaan cairan melalui IV.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satunya yaitu timbulnya infeksi pada lokasi penyuntikan, kateter IV yang terlepas, atau kondisi vena yang kurang dapat mendukung laju cairan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Komplikasi tersebut dapat ditangani oleh tenaga medis.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Cara Mengatasi Komplikasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa menghindari kateter IV Anda terjatuh atau terlepas dengan mengurangi gerak atau berhati-hati untuk tidak menarik tabung selang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, kondisi vena yang kurang dapat mendukung laju cairan akan kemungkinan terjadi jika Anda membutuhkan terapi IV dalam jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Komplikasi yang disebabkan oleh pengaturan cairan yaitu pasien mendapatkan terlalu banyak cairan secara cepat, dapat menyebabkan kurangnya cairan yang didapatkan atau cairan yang keluar menjadi terlalu lambat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala dari Kurang\/Banyaknya Cairan yang Didapat oleh Pasien<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pasien yang mendapatkan terlalu banyak cairan akan mengalami gejala seperti:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sakit kepala,<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tingginya tekanan darah,<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Merasa cemas,<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Merasa kesulitan untuk bernapas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika kondisi kesehatan Anda baik-baik saja, beberapa gejala di atas akan bisa ditoleransi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Lain halnya pada pasien yang memiliki kondisi yang lemah, karena dapat membahayakan tubuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, gejala-gejala yang ditimbulkan jika Anda kurang mendapatkan cairan bisa berbeda-beda bagi setiap orang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda memang tidak mendapatkan cairan yang seharusnya Anda butuhkan pada saat itu, tubuh Anda tidak merespon secara baik pada penanganan medis yang diberikan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Apa yang Anda Harus Beritahu Pada Tenaga Medis yang Bertugas?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Penanganan dan perawatan IV <em>Fluid<\/em> melalui IV <em>infusion<\/em> merupakan hal yang lumrah dan sangat aman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda melihat bahwa laju cairan terlihat terlalu lambat atau terlalu cepat, segera tanyakan kepada perawat Anda untuk mengecek laju cairan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Beritahukan juga kepada mereka jika Anda merasakan gejala-gejala seperti sakit kepala\/pusing atau kesulitan bernapas ketika mendapatkan terapi intravena.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Sumber: <\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/intravenous-fluid-regulation\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/intravenous-fluid-regulation<\/span><\/span><\/a><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\"><em><a style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/mayoclinichealthsystem.org\/locations\/owatonna\/services-and-treatments\/infusion-therapy\">https:\/\/mayoclinichealthsystem.org\/locations\/owatonna\/services-and-treatments\/infusion-therapy<\/a><\/em><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terapi intravena (IV) terbagi menjadi dua untuk megatur jumlah dan laju cairan yang dapat diberikan, yaitu: secara manual dan memakai pompa elektrik. Dua-duanya membutuhkan bantuan dari perawat untuk mengecek kondisi terapi inravena Anda secara berkala untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan jumlah cairan yang tepat. Pengaturan Manual Laju cairan dari kantong menuju saluran terapi intravena dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[297,298],"tags":[57],"class_list":["post-17669","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-alat-kesehatan","category-obat-obatan","tag-infus-di-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17669"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423196,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17669\/revisions\/423196"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}