{"id":17685,"date":"2017-10-13T12:17:39","date_gmt":"2017-10-13T05:17:39","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/?p=17685"},"modified":"2025-04-16T21:42:55","modified_gmt":"2025-04-16T14:42:55","slug":"6-mitos-alergi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/","title":{"rendered":"Mitos Alergi yang Kontroversial, Baca Lebih Lanjut"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Mitos alergi muncul dan berkembang menjadi isu yang dipercaya di masyarakat. Namun apakah mitos tersebut benar? Simak lebih lanjut artikel ini.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sekarang ini, hasil riset dan penelitian dari beberapa tenaga medis menyebutkan bahwa pemahaman kesehatan terdahulu atau yang berlangsung secara turun-temurun kebanyakan tidak tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, informasi tersebut banyak tersebar di internet, yang menyebabkan mis-informasi dan pasien pun percaya pada hal-hal yang tidak tepat bagi kesehatannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut 6 mitos <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">alergi<\/span><\/a> yang kontroversial yang tampak dipercaya oleh banyak orang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Segera pahami diri Anda dan orang di sekitar Anda sebelum melakukan penanganan yang tidak tepat bagi kondisi tubuh.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/#Mitos_Alergi_%E2%80%9CSaya_tidak_bisa_makan_roti_karena_saya_memiliki_alergi_pada_Gluten%E2%80%9D\" >Mitos Alergi: \u201cSaya tidak bisa makan roti, karena saya memiliki alergi pada Gluten\u201d<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/#Mitos_Alergi_Anjing_atau_Kucing_Ras_Hypoallergenic_Dapat_Membantu_Mengurangi_Reaksi_Alergi_pada_Hewan_Peliharaan\" >Mitos Alergi: Anjing atau Kucing, Ras Hypoallergenic Dapat Membantu Mengurangi Reaksi Alergi pada Hewan Peliharaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/#Mitos_Alergi_Pewarna_Artifisial_Menyebabkan_Alergi_dan_ADHD_pada_Anak-Anak\" >Mitos Alergi: Pewarna Artifisial Menyebabkan Alergi dan ADHD pada Anak-Anak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/#Mitos_Alergi_Anak-anak_yang_Lebih_Muda_dari_Satu_Tahun_Tidak_Diperbolehkan_Makan_Makanan_yang_Berpotensi_Menyebabkan_Alergi\" >Mitos Alergi: Anak-anak yang Lebih Muda dari Satu Tahun Tidak Diperbolehkan Makan Makanan yang Berpotensi Menyebabkan Alergi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/#Mitos_Alergi_Vaksin_Akan_Memicu_Timbulnya_Alergi_Pada_Telur\" >Mitos Alergi: Vaksin Akan Memicu Timbulnya Alergi Pada Telur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-mitos-alergi\/#Mitos_Alergi_Pewarna_Kontras_Yodium_Bisa_Memperparah_Alergi_Pada_Kerang\" >Mitos Alergi: Pewarna Kontras Yodium Bisa Memperparah Alergi Pada Kerang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Alergi_%E2%80%9CSaya_tidak_bisa_makan_roti_karena_saya_memiliki_alergi_pada_Gluten%E2%80%9D\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Mitos Alergi: \u201cSaya tidak bisa makan roti, karena saya memiliki alergi pada Gluten\u201d<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagi kebanyakan orang yang percaya bahwa mereka memiliki alergi pada glueten, pada kenyataannya, mereka hanya memiliki intoleransi pada gluten.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sangat jarang terjadi reaksi alergi yang nyata pada gandum.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kebanyakan dari reaksi alergi terhadap makanan tersebut berasal dari bahan makanan yang paling dasar, yaitu gandum.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Kebanyakan orang melabeli diri mereka dalam memiliki alergi pada gluten dan langsung menghindari makanan berbahan dasar gluten tanpa melihat gejala-gejala dan indikasi medis yang menandakan bahwa mereka memang mengalami alergi pada gluten.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_20072\" aria-describedby=\"caption-attachment-20072\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-20072 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20072\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, <em>Celiac Disease, <\/em>yang merupakan kelompok yang memiliki reaksi alergi yang nyata pada gluten, hanya memengaruhi sekitar 1 persen dari populasi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Alergi_Anjing_atau_Kucing_Ras_Hypoallergenic_Dapat_Membantu_Mengurangi_Reaksi_Alergi_pada_Hewan_Peliharaan\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Mitos Alergi: Anjing atau Kucing, Ras Hypoallergenic Dapat Membantu Mengurangi Reaksi Alergi pada Hewan Peliharaan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Ras hypoallergenic menjadi pusat perhatian karena banyak orang yang kebetulan memiliki alergi pada hewan peliharaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun mereka bisa mengurus anjing dengan ras yang dipercaya bersifat hypoallergenic seperti Poodles, Shih-Tzu, Yorkies, dan Portuguese Water.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, menurut penelitian, tidak ada ras yang benar-benar memiliki sifat hypoallergenic.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Karena zat allergen tersebut dikeluarkan dari saliva, kelenjar keringat, dan kelenjar anus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tidak sama dengan yang orang-orang percayai, yaitu reaksi alergi yang timbul karena bersentuhan dengan bulu hewan peliharaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun memang ada beberapa ras yang dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah dibandingkan ras yang lain.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Alergi_Pewarna_Artifisial_Menyebabkan_Alergi_dan_ADHD_pada_Anak-Anak\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mitos Alergi: Pewarna Artifisial Menyebabkan Alergi dan ADHD pada Anak-Anak<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Tidak ada bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung adanya hubungan antara paparan pada pewarna artifisial dengan alergi-alergi tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, beberapa studi pun muncul mengenai klaim bahwa pewarna artifial dapat menyebabkan perubahan perilaku pada anak-anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Termasuk berkontribusi dalam meningkatkan gangguan perilaku seperti <em>Attention Deficit Hyperactivity Disorder<\/em> (ADHD)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun dalam menindaklanjuti studi tersebut, <em>Food and Drug Administration<\/em> (FDA) Amerika menemukan bahwa hanya sub-kelompok tertentu dari sampel anak-anak dengan kondisi hiperaktif atau gejala mirip yang mengalami perubahan perilaku secara minim atau sedang yang bukan merupakan ciri khas sindrom ADHD.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Alergi_Anak-anak_yang_Lebih_Muda_dari_Satu_Tahun_Tidak_Diperbolehkan_Makan_Makanan_yang_Berpotensi_Menyebabkan_Alergi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mitos Alergi: <\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Anak-anak yang Lebih Muda dari Satu Tahun Tidak Diperbolehkan Makan Makanan yang Berpotensi Menyebabkan Alergi<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumor di atas merupakan rumor yang bertolakbelakang jika tujuan Anda adalah membantu anak Anda dalam menghindari <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi-makanan\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">alergi pada makanan<\/span><\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Beberapa studi menunjukkan bahwa pengenalan awal pada makanan yang berpotensi memicu alergi tinggi seperti kacang dan telur akan menimbulkan toleransi pada bahan makanan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagi beberapa anak-anak, tidak ada bukti yang pasti untuk mendukung mereka dalam menghindari makan-makanan yang berpotensi memicul alergi tinggi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Alergi_Vaksin_Akan_Memicu_Timbulnya_Alergi_Pada_Telur\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mitos Alergi: <\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Vaksin Akan Memicu Timbulnya Alergi Pada Telur<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Banyak orang dengan alergi pada telur percaya bahwa mereka tidak bisa mendapatkan <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksinasi-untuk-menghindari-resistensi-antibiotik\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">vaksinasi<\/span><\/a> karena virus pada vaksin tersebut dikembangbiakkan di embrio ayam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, pengembangan virus vaksin sekarang ini, termasuk vaksin flu, sudah aman diterapkan pada banyak orang.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Alergi_Pewarna_Kontras_Yodium_Bisa_Memperparah_Alergi_Pada_Kerang\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mitos Alergi: Pewarna Kontras Yodium Bisa Memperparah Alergi Pada Kerang<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Yodium digunakan dalam pewarna kontras pada CT Scan karena zat tersebut dapat memberikan <em>image <\/em>organ tubuh dan pembuluh darah yang lebih jelas di dalam tubuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Karena kerang juga mengandung yodium, banyak tenaga medis yang juga percaya bahwa orang-orang yang mengidap alergi pada kerang harus meenghindari zat kontras yodium. Namun hal tersebut hanyalah mitos juga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Karena yodium bukan merupakan zat allergen, sejatinya yodium pun dapat ditemukan di dalam tubuh manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun ada beberapa orang yang hypersensitive terhadap yodium dan akan mendapatkkan gejala-gejala anaphylaxis jika terpapar pada yodium.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda merasa memiliki alergi pada suatu hal tertentu, ada baiknya Anda berkonsultasi pada <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter ke rumah<\/span><\/a> dan <em>allergist <\/em>mengenai kondisi tubuh Anda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mitos alergi muncul dan berkembang menjadi isu yang dipercaya di masyarakat. Namun apakah mitos tersebut benar? Simak lebih lanjut artikel ini. Sekarang ini, hasil riset dan penelitian dari beberapa tenaga medis menyebutkan bahwa pemahaman kesehatan terdahulu atau yang berlangsung secara turun-temurun kebanyakan tidak tepat. Sayangnya, informasi tersebut banyak tersebar di internet, yang menyebabkan mis-informasi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21808,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[24,10,25],"ppma_author":[327],"class_list":["post-17685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-bentol-dan-gatal","tag-dokter-ke-rumah","tag-kulit-dan-kelamin"],"modified_by":"Medi Call","authors":[{"term_id":327,"user_id":2,"is_guest":0,"slug":"medicall_editor","display_name":"Medi-Call Writers","avatar_url":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/2d40e809b373ad56feb297bb21f6d4c0.jpg?ver=1775453014","author_category":"","first_name":"Medi-Call","last_name":"Writers","user_url":"","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17685"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424910,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17685\/revisions\/424910"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17685"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=17685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}