{"id":18776,"date":"2018-05-23T12:39:40","date_gmt":"2018-05-23T05:39:40","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=18776"},"modified":"2024-10-22T20:06:26","modified_gmt":"2024-10-22T13:06:26","slug":"diare-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/diare-pada-anak\/","title":{"rendered":"Diare pada Anak, Ini yang Perlu Dilakukan Orang Tua"},"content":{"rendered":"<p><strong>Diare pada anak menjadi permasalahan yang cukup meresahkan bagi para ibu.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyakit ini merupakan masalah kesehatan utama yang paling banyak terjadi bahkan diketahui menempati peringkat kedua penyebab kematian di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala umum yangsering terjadi saat anak terserang diare adalah kotoran berubah dari bentuk padat menjadi cair dengan frekuensi lebih sering.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyakit diare umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri yang penularannya disebabkan lingkungan yang kotor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Oleh sebab itu, penting menjaga kebersihan serta memperhatikan asupan makanan pada bayi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pencegahan terhadap diare harus ditingkatkan agar tidak meningkatkan kejadian diare pada anak.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/diare-pada-anak\/#Apa_itu_Diare\" >Apa itu Diare?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/diare-pada-anak\/#Cara_Mengatasi_Diare_Pada_Anak\" >Cara Mengatasi Diare Pada Anak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Diare\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Apa itu Diare?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Diare merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit, gejala awal ditandai dengan perubahan bentuk kotoran dari padat menjadi cair diikuti perubahan warna dan frekuensi buang air menjadi tidak normal (lebih dari 3 kali dalam sehari).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada kasus yang lebih parah bahkan kotoran bercampur dengan darah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada umumnya diare disebabkan oleh rotavirus yang mengakibatkan kerusakan pada jonjot usus sehingga kemampuan enzim laktase untuk mencerna laktosa berkurang yang menimbulkan kotoran berbau lebih asam dan berubah warna.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Diare pada si buah hati umumnya terjadi pada anak berusia 1 bulan hingga 4 tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Diare disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Beberapa faktor penyebab diare pada anak antara lain :<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Faktor kebersihan lingkungan area sekitar tempat tinggal;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Bayi dengan sistem imun rendah yang umumnya terjadi pada bayi prematur atau berat lahir rendah;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Kurangnya tingkat pengetahuan ibu terkait gizi dan kesehatan bayi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">Alergi<\/span><\/a> terhadap kandungan makanan atau obat tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada umunya gejala bayi yang menderita diare dapat terdeteksi apabila frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari, dan terjadi perubahan pada warna\u00a0 kotoran.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_22974\" aria-describedby=\"caption-attachment-22974\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_diare_pada_anak\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22974 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/infus-vitamin-di-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"vitamin c di rumah, vitamin c, infus di rumah, pasang infus di rumah, infus vitamin c, medicall, medi-call\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/infus-vitamin-di-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/infus-vitamin-di-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/infus-vitamin-di-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/infus-vitamin-di-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-22974\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Infus dan Vitamin di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Apabila gejala semakin parah seperti demam diatas 39 derajat, <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/mengatasi-muntah-di-rumah\/\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">muntah<\/span><\/a> dan lemas segera <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">panggil dokter<\/span><\/a> ke rumah untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengatasi_Diare_Pada_Anak\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Cara Mengatasi Diare Pada Anak<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ada banyak cara mengatasi diare pada si kecil yang dapat dilakukan dari rumah, sebelum berkonsultasi dengan dokter atau perawat bayi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Beberapa cara mengatasi diare pada anak, antara lain :<\/span><\/p>\n<ul style=\"top: -1em; list-style-position: inside; margin-left: 1em;\">\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Bagi bayi dibawah usia 2 tahun yang sulit untuk diberikan asupan makanan, dapat diberikan ASI dengan frekuensi yang cukup sering agar cairan tubuh tetap terjaga untuk menghindari terjadinya dehidrasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Berikan makanan yang lembut dan mudah dicerna agar usus tidak harus bekerja ekstra untuk menghaluskan makanan. Makanan yang mudah dicerna antara lain nasi tim, bubur dan pisang.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Berikan cairan oralit apabila diperlukan. Larutan oralit dapat dibeli di apotek terdekat atau dengan membuat sendiri di rumah. Larutan oralit dapat dibuat dengan campuran air, garam dan gula. Pemberian larutan oralit diperlukan untuk menggantikan garam pada tubuh bayi yang hilang saat diare.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Berikan air putih untuk mengurangi rasa sakit perut dan menghilangkan gas dari perut bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Hentikan pemberian susu formula pada bayi, kandungan gula pada susu formula dapat membuat diare menjadi lebih parah. Selain itu diare juga dapat disebabkan alergi terhadap susu sapi pada beberapa bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Berikan yogurt tanpa pemanis dan pengawet buatan agar tinja menjadi lebih padat. Hal ini disebabkan yogurt mengandung bakteri <em>Lactobacillus<\/em> yang sangat baik untuk pencernaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Olesi bagian punggung bayi menggunakan bawang merah. Bawang merah merupakan bahan alami yang dipercaya mampu memberikan rasa hangat pada tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Hindari mengkonsumsi makanan berserat yang dapat membuat diare semakin parah. Sebaiknya konsumsi pisang untuk membuat tinja bayi menjadi lebih padat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meskipun penyakit diare ini merupakan penyakit yang umum terjadi, namun apabila penyakit ini tidak<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Meskipun penyakit diare pada anak sering dianggap biasa oleh orang tua, namun pada kenyataannya penyakit ini tidak bisa dianggap remeh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Memperhatikan asupan gizi pada anak dan menjaga kebersihan lingkungan bisa mencegah terserang penyakit ini untuk si buah hati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, jika si kecil telah terserang diare, Anda bisa melakukan langkah-langkah di atas.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_22977\" aria-describedby=\"caption-attachment-22977\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_diare_pada_anak\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-22977 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-22977\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika diare pada anak Anda tidak kunjung pulih, segera hubungi <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter<\/span><\/a> untuk mendapatkan perawatan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diare pada anak menjadi permasalahan yang cukup meresahkan bagi para ibu. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan utama yang paling banyak terjadi bahkan diketahui menempati peringkat kedua penyebab kematian di Indonesia. Gejala umum yangsering terjadi saat anak terserang diare adalah kotoran berubah dari bentuk padat menjadi cair dengan frekuensi lebih sering. Penyakit diare umumnya disebabkan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19017,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[301,295],"tags":[106],"class_list":["post-18776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keluarga","category-penyakit-a-z","tag-layanan-infus-di-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18776"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423405,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18776\/revisions\/423405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}