{"id":18792,"date":"2018-05-24T15:45:50","date_gmt":"2018-05-24T08:45:50","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=18792"},"modified":"2024-12-24T18:04:13","modified_gmt":"2024-12-24T11:04:13","slug":"bahaya-wabah-meningitis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bahaya-wabah-meningitis\/","title":{"rendered":"Waspadai Bahaya Wabah Meningitis yang Sering Dianggap Flu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Meningitis merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang harus diwaspadai. Gejala penyakit ini mungkin dianggap sebagai penyakit flu, namun Anda tetap harus mewaspadainya karena bisa mengakibatkan kematian.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Meningitis disebabkan oleh beragam virus, bakteri maupun jamur yang dapat menyerang selaput otak dan saraf tulang belakang, bahkan akibat paling fatal menyebabkan kematian.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala yang ditimbulkan infeksi ini tidak sama pada setiap orang, bergantung pada beberapa faktor seperti usia serta jenis penyebabnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Infeksi ini dapat menyerang segala usia meskipun hampir sebagian besar diderita oleh anak-anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Wabah penyakit yang tergolong akut sangat sulit untuk sembuh sehingga dapat menyebabkan buta, tuli maupun lumpuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bahkan apabila penyakit ini telat mendapatkan penanganan maka dapat menimbulkan kematian.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bahaya-wabah-meningitis\/#Meningitis\" >Meningitis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bahaya-wabah-meningitis\/#Gejala_Meningitis\" >Gejala Meningitis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bahaya-wabah-meningitis\/#Bahaya_Wabah_Meningitis\" >Bahaya Wabah Meningitis<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meningitis\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Meningitis<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Meningitis adalah infeksi menular disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur yang menyerang meninges, yaitu lapisan tipis pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penularan infeksi dapat melalui udara yang menyebarkan cairan mengandung virus, bakteri maupun jamur dari tenggorokan dan hidung.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Infeksi ini dapat ditularkan langsung oleh manusia maupun binatang melalui jalur pernapasan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kronis yang dapat mengakibatkan kematian yang memerlukan penanganan khusus oleh <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff0000;\">dokter<\/span><\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada umumnya penyakit yang menyerang meninges ini diderita anak- anak, namun tidak menutup kemungkinan juga dapat menyerang orang dewasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan melakukan <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #ff0000; text-decoration: underline;\">vaksin meningitis<\/span><\/span><\/a>.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417718\" aria-describedby=\"caption-attachment-417718\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-417718\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417718\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Meningitis\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Gejala Meningitis<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala penyakit ini yang ditampilkan setiap individu berbeda. Hal ini dapat disebabkan karena faktor usia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, ada beberapa gejala awal yang dapat dikenali untuk mendiagnosa penyakit ini, antara lain :<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Demam tinggi diatas 38 derajat celcius dengan kaki dan tangan terasa dingin;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Sakit kepala parah;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Kejang-kejang;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Sensitif terhadap cahaya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Lemah dan mengantuk;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Nafsu makan menurun;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Ruam merah pada kulit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahaya_Wabah_Meningitis\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Bahaya Wabah Meningitis<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit saraf yang dapat berakibat fatal pada kematian yang dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyakit ini disebabkan oleh virus dikenal dengan istilah viral meningitis, umumnya dapat sembuh total dalam rentang waktu selama 2 minggu dengan gejala seperti flu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh bakteri merupakan hal yang harus diwaspadai karena dapat menyebabkan peradangan saraf.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bakteri yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah\u00a0<em>Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis<\/em> (meningococcus), <em>Listeria monocytogenes<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Wabah meningitis merupakan hal yang harus diwaspadai karena merupakan masalah utama bagi penderita, antara lain :<\/span><\/p>\n<ul style=\"top: -1em; list-style-position: inside; margin-left: 1em;\">\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Wabah meningitis pada anak umumnya disebabkan oleh bakteri <em>Haemophyllus influenzae<\/em> tipe B atau Hib B yang dapat berakibat fatal menyebakan kematian pada bayi. Adakalanya bayi yang terserang bakteri ini tidak terdeteksi karena gejala yang ditampilkan sama seperti gejala flu, oleh sebab itu perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh dokter untuk memberikan penanganan maksimal. Pelu diketahui apabila bayi atau anak sembuh dari meningitis dapat menyisakan gangguan mental maupun cacat fisik.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh bakter dari gigi yang membusuk, makanan yang tidak sehat serta kondisi kekebalan tubuh yang menurun dapat berakibat radang otak.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Penyakit ini dapat merusak selaput otak. Perlu diketahui sel otak yang rusak tidak dapat diperbarui, sehingga dapat menyebabkan buta, tuli serta lumpuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Penyakit ini dapat mengakibatkan TBC, infeksi telinga atau sinusitis. Hal ini disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) mengalir melalui aliran darah hingga sampai ke otak yang dapat menyebabkan peradangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Penyakit ini yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes (listeria) yang dapat ditemukan pada makanan berbahan dasar daging atau keju. Meskipun bakteri ini umumnya menyerang ibu hamil maupun bayi yang memiliki sistem imun rendah.<\/span><\/li>\n<li style=\"list-style-position: outside; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; display: contents;\">Meningitis yang disebabkan jamur dapat menyerang orang dengan daya tahan tubuh rendah seperti penderita HIV\/AIDS dan kanker. Apabila tidak segera diobati penyakit ini dapat berbahaya bagi penderita.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_414613\" aria-describedby=\"caption-attachment-414613\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-414613\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Panggil Dokter 24 Jam ke Rumah Anda\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-414613\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Infus, Vaksin dan Vitamin di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Walaupun gelaja penyakit ini terlihat berbeda-beda setiap orang dan cenderung terlihat seperti penyakit flu, seperti yang terjadi pada bayi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, penyakit ini patut untuk diwaspadai oleh setiap orang, termasuk anak kecil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda atau anggota keluarga memiliki gejala-gelaja penyakit meningitis, segera berobat ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meningitis merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang harus diwaspadai. Gejala penyakit ini mungkin dianggap sebagai penyakit flu, namun Anda tetap harus mewaspadainya karena bisa mengakibatkan kematian. Meningitis disebabkan oleh beragam virus, bakteri maupun jamur yang dapat menyerang selaput otak dan saraf tulang belakang, bahkan akibat paling fatal menyebabkan kematian. Gejala yang ditimbulkan infeksi ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19015,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[27,70,119,121],"class_list":["post-18792","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-medi-call","tag-saraf","tag-vaksin-ke-rumah","tag-vaksin-meningitis"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18792","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18792"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18792\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424100,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18792\/revisions\/424100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18792"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18792"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18792"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}