{"id":23892,"date":"2019-09-24T19:35:34","date_gmt":"2019-09-24T12:35:34","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=23892"},"modified":"2024-12-24T18:48:58","modified_gmt":"2024-12-24T11:48:58","slug":"menu-makanan-sehat-untuk-mencegah-penyakit-jantung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/menu-makanan-sehat-untuk-mencegah-penyakit-jantung\/","title":{"rendered":"Menu Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung penting untuk diketahui, terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarganya.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Agar memiliki tubuh yang sehat, selain olahraga perlu diberi asupan gizi seimbang setiap harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Makanan kaya nutrisi dan rendah kalori dengan kandungan mineral, protein, biji-bijian tinggi menjadi asupan yang baik untuk mencegah penyakit jantung karena dapat mengontrol berat badan, kadar kolesterol, serta tekanan darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung yang bisa Anda terapkan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_22978\" aria-describedby=\"caption-attachment-22978\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;referrer=utm_source%3Dwebbtnyellow%26utm_medium%3Dbtn%26utm_term%3Dwebbtn%26utm_content%3Dctainstall%26utm_campaign%3Dwebbtncta\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22978 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Panggil-dokter-perawat-bidan-fisioterapis-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"medi-call, medicall, dokter ke rumah, perawat ke rumah, bidan ke rumah, fisioterapi ke rumah, perawat luka, perawat bayi, perawat home care, perawat lansia, infus vitamin c, vitamin c, vaksin\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Panggil-dokter-perawat-bidan-fisioterapis-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Panggil-dokter-perawat-bidan-fisioterapis-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Panggil-dokter-perawat-bidan-fisioterapis-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Panggil-dokter-perawat-bidan-fisioterapis-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-22978\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Tenaga Medis Ke Lokasi Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong><span style=\"color: #000000;\">Menu Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Buah dan Sayur<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buah beri seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blueberry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blackberry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">raspberry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan stroberi mengandung antioksidan dan fitonutrien tinggi yang dapat mencegah penyakit jantung.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu sayuran berwarna merah, kuning dan oranye seperti wortel, ubi jalar, paprika merah, tomat dan labu memiliki karotenoid dan vitamin yang juga baik bagi jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hindari konsumsi buah dan sayuran kalengan karena makanan tersebut telah ditambahkan gula atau garam yang berlebih yang malah memberikan dampak buruk terhadap kesehatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Serat pada sayur dan buah diproses lebih lama oleh lambung, sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda bisa menjadikan buah sebagai camilan rendah kalori, sedangkan untuk makan besar, pilihlah menu yang menggunakan banyak sayuran namun tetap terasa lezat seperti tumis sayur atau sup bening.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b style=\"color: #000000;\">2. Biji-bijian<\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Biji-bijian adalah sumber nutrisi penuh serat yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan kesehatan jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda dapat mengganti nasi putih yang biasa dikonsumsi dengan nasi merah, barley, atau kasha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, Anda bisa mulai menggunakan tepung selain terigu seperti tepung tepung gandum utuh, barley, atau quinoa.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_22977\" aria-describedby=\"caption-attachment-22977\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-22977 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/panggil-dokter-ke-rumah-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-22977\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Lemak tak jenuh\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lemak seringkali dianggap sebagai sesuatu yang dihindari, padahal zat ini tetap dibutuhkan oleh tubuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk konsumsi lemak sehari-hari, pilihlah lemak tak jenuh seperti minyak zaitun atau minyak kanola.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lemak tak jenuh lainnya juga dapat ditemukan pada ikan, alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian. Lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di darah, akan tetapi konsumsi berlebihan tetap harus dihindari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi karena kedua jenis lemak ini menyebabkan <\/span><span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-kolesterol-tinggi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">kolesterol tinggi<\/span><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #ff0000;\">\u00a0<\/span> yang menyebabkan penumpukan plak di arteri\u00a0 atau aterosklerosis.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penumpukan lemak pada arteri ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan <\/span><span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-penyebab-stroke-ringan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">stroke<\/span><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh dan lemak trans antara lain adalah minyak sayur,\u00a0 minyak kelapa, margarin, mentega, dan produk susu lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Protein rendah lemak\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Daging merah, unggas, ikan, produk susu rendah lemak, dan telur adalah beberapa sumber protein terbaik bagi kesehatan jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, hati-hati dalam konsumsi daging merah dan unggas karena kandungan lemak yang tinggi tidak baik bagi tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ikan seperti ikan kembung, salmon, dan herring adalah alternatif yang baik karena kandungan nutrisinya dapat menurunkan resiko kolesterol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kacang-kacangan seperti kacang polong dan keledai juga merupakan sumber protein yang baik dan mengandung lebih sedikit lemak tanpa kolesterol, menjadikannya pengganti protein hewani yang baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Kurangi konsumsi garam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan mengandung garam tinggi merupakan penyebab tekanan darah tinggi yang merupakan <\/span><span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/kenali-faktor-resiko-penyakit-jantung-koroner\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">faktor risiko penyakit jantung<\/span><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pembatasan konsumsi garam harus dilakukan, untuk orang dewasa direkomendasikan mengkonsumsi garam tidak lebih dari 2.300 mg atau setara dengan satu sendok teh.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda juga harus hindari makanan instan karena memiliki kandungan garam yang tinggi, mulailah biasakan untuk memasak makanan dari bahan-bahan segar yang bisa didapat di pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengetahui menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung saja tidaklah cukup, Anda harus langsung mulai mengubah pola makan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rencanakan menu harian beserta cemilan yang sehat bersama keluarga Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah langkah mudah untuk menentukan menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rencanakan menu makan sebanyak tiga kali makan besar dan 1-2 kali untuk camilan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbanyak jumlah konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pilih sumber protein rendah lemak;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Batasi penggunaan garam dan minyak;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perhatikan jumlah kalori dari makanan (tidak lebih dari 2000 kalori untuk orang dewasa);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Variasikan menu setiap hari agar tidak bosan;<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila rutin mengkonsumsi makanan dengan pola seperti ini, Anda akan menyadari bahwa mengkonsumsi menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan perubahan menu yang sederhana namun signifikan, Anda tetap bisa makan dengan puas yang\u00a0 juga sehat bagi jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda membutuhkan konsultasi lebih lanjut mengenai menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung, konsultasikan langsung melalui aplikasi <\/span><span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;referrer=utm_source%3Dwebbtnyellow%26utm_medium%3Dbtn%26utm_term%3Dwebbtn%26utm_content%3Dctainstall%26utm_campaign%3Dwebbtncta\"><span style=\"font-weight: 400;\">Medi-Call<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_22975\" aria-describedby=\"caption-attachment-22975\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;referrer=utm_source%3Dwebbtnyellow%26utm_medium%3Dbtn%26utm_term%3Dwebbtn%26utm_content%3Dctainstall%26utm_campaign%3Dwebbtncta\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-22975 size-medium\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/medi-chat-tanya-dokter-medi-call-300x174.jpg\" alt=\"medi-chat, medi-call, medicall, konsultasi dokter, dokter konsultasi, konsultasi dengan dokter\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/medi-chat-tanya-dokter-medi-call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/medi-chat-tanya-dokter-medi-call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/medi-chat-tanya-dokter-medi-call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/medi-chat-tanya-dokter-medi-call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-22975\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Chat: Gratis Tanya Dokter Di Aplikasi Medi-Call<\/span><\/figcaption><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menu makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung penting untuk diketahui, terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarganya.\u00a0 Agar memiliki tubuh yang sehat, selain olahraga perlu diberi asupan gizi seimbang setiap harinya. Makanan kaya nutrisi dan rendah kalori dengan kandungan mineral, protein, biji-bijian tinggi menjadi asupan yang baik untuk mencegah penyakit jantung karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23903,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[303,295],"tags":[10],"class_list":["post-23892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hidup-sehat","category-penyakit-a-z","tag-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23892"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23892\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424115,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23892\/revisions\/424115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}