{"id":416796,"date":"2022-06-08T17:10:44","date_gmt":"2022-06-08T10:10:44","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=416796"},"modified":"2024-12-24T21:32:44","modified_gmt":"2024-12-24T14:32:44","slug":"apa-itu-cacar-monyet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/apa-itu-cacar-monyet\/","title":{"rendered":"Apa Itu Cacar Monyet, Apakah Berbahaya dan Menular?\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Apa itu cacar monyet dan bagaimana penyebaran serta gejalanya? Kasusnya semakin melonjak naik bahkan di negara-negara yang sebelumnya tidak mengalami penyakit tersebut.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">WHO <em>(World Health Organization)<\/em> menyatakan sejak 13 mei 2022 mendapatkan pemberitahuan mengenai lonjakan kasus cacar monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lonjakan kasus ini terjadi di 12 negara yang sebelumnya tidak mempunyai riwayat endemik cacar monyet seperti Amerika Serikat dan Australia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat kurang lebih lonjakan 100 kasus di berbagai negara seperti Eropa, Kanada dan Australia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dan pasien yang terkena penyakit ini tidak memiliki riwayat bepergian ke negara yang memiliki endemik penyakit cacar monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di negara asal penyakit ini pertama kali ditemukan yaitu Afrika, cacar monyet telah menjadi salah satu penyebab kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala dari cacar monyet yaitu <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-menurunkan-demam-anak\/\">demam<\/a><\/span>, <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pertolongan-pertama-saat-nyeri-otot-dan-nyeri-sendi\/\">nyeri otot<\/a><\/span>, <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-sakit-kepala-yang-tidak-kunjung-hilang\/\">sakit kepala<\/a><\/span>, <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-menjaga-kesehatan-tulang-belakang\/\">sakit punggung<\/a> <\/span>dan kurang lebih tiga hari setelah demam akan timbul ruam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila Anda atau keluarga mengalami gejala seperti di atas sebaiknya segera hubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">dokter Medi-Call datang ke rumah<\/a><\/span> dengan menggunakan<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\"> aplikasi Medi-Call<\/a> <\/span>atau <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_303917\" aria-describedby=\"caption-attachment-303917\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-303917\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Dokter 24 Jam Ke Rumah Anda Medi-Call\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-303917\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa Itu Cacar Monyet<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa itu cacar monyet merupakan virus zoonosis yaitu virus yang ditularkan dari hewan kepada manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa itu cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958, saat terjadi dua wabah penyakit mirip cacar yang terjadi pada hewan monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kemudian penyakit cacar monyet baru menyerang manusia pada tahun 1970 dengan gejala yang hampir mirip dengan penyakit cacar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa itu cacar monyet merupakan penyakit langka dan disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyebab alami cacar monyet masih belum diketahui hingga saat ini, namun hewan pengerat dari Afrika dan hewan primata dapat menampung virus tersebut dalam tubuhnya dan menularkan kepada manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada manusia, apa itu cacar monyet memiliki gejala yang lebih ringan daripada gejala cacar biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan utamanya adalah cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masa inkubasi cacar monyet diperkirakan tujuh sampai empat belas hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda mungkin mendapatkan infeksi cacar monyet jika digigit oleh hewan pengerat seperti tikus, tupai dan hewan primata seperti monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atau jika Anda menyentuh darah, cairan tubuh, bintik dari hewan-hewan penyebab cacar monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memakan daging hewan-hewan tersebut terutama yang belum dimasak dengan sempurna juga dapat menyebabkan seseorang terkena cacar monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, apa itu cacar monyet juga dapat menular dari orang ke orang dengan cara menyentuh pakaian, tempat tidur, handuk orang yang terkena cacar monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menyentuh kulit dan berhubungan seksual dengan orang yang terkena cacar monyet juga dapat menularkan virus tersebut.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Medi-Call\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-89703\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Virus dapat masuk ke tubuh Anda melalui luka di kulit yang mungkin tidak disadari atau melalui mulut, hidung, atau mata Anda<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, batuk dan bersin orang terkena cacar monyet juga dapat menjadikan seseorang terkena cacar monyet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">WHO memperkirakan akan terjadi pengembangan kasus cacar monyet di negara-negara lain sehingga penanganan lebih lanjut sangat diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasien yang memiliki keluhan gejala ruam, koreng dan terus berkembang secara bertahap ke seluruh area tubuh sebaiknya segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila mengalami ruam dan semakin parah sebaiknya segera hubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">dokter Medi-Call<\/a><\/span> untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dengan hubungi<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\"> Call-Center 24 Jam.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu cacar monyet dan bagaimana penyebaran serta gejalanya? Kasusnya semakin melonjak naik bahkan di negara-negara yang sebelumnya tidak mengalami penyakit tersebut. WHO (World Health Organization) menyatakan sejak 13 mei 2022 mendapatkan pemberitahuan mengenai lonjakan kasus cacar monyet. Lonjakan kasus ini terjadi di 12 negara yang sebelumnya tidak mempunyai riwayat endemik cacar monyet seperti Amerika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":416799,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[10,27,15],"class_list":["post-416796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-dokter-ke-rumah","tag-medi-call","tag-panggil-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=416796"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":421710,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416796\/revisions\/421710"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/416799"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=416796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=416796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=416796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}