{"id":417267,"date":"2022-08-29T11:28:03","date_gmt":"2022-08-29T04:28:03","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=417267"},"modified":"2025-04-20T16:31:09","modified_gmt":"2025-04-20T09:31:09","slug":"penularan-rabies-dari-manusia-ke-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penularan-rabies-dari-manusia-ke-manusia\/","title":{"rendered":"Penularan Rabies dari Manusia ke Manusia, Apakah Bisa Terjadi dan Berbahaya?"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Rabies biasanya disebabkan oleh hewan kepada manusia, tapi bisakah penularan rabies dari manusia ke manusia terjadi? Simak informasi lengkapnya berikut ini!<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rabies adalah virus mematikan yang menyebar ke manusia dari air liur hewan yang terinfeksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hewan yang paling mungkin menyebarkan rabies ke manusia adalah anjing, rubah, rakun dan sigung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Virus rabies biasanya ditularkan melalui gigitan hewan yang terinfeksi dengan area tubuh seperti kulit yang terluka, mata, hidung atau mulut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tapi tidak semua kontak dengan hewan yang terinfeksi akan menularkan rabies.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Membelai hewan yang terinfeksi rabies atau melakukan kontak dengan darah, urin, atau feses kemungkinan besar tidak akan menularkan rabies ke manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala pertama rabies dapat muncul dari beberapa hari hingga lebih dari setahun setelah gigitan terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Awalnya, ada rasa kesemutan, perih, atau gatal di sekitar area gigitan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seseorang juga mungkin memiliki gejala seperti <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bahaya-flu-pada-bayi\/\">flu<\/a><\/span> seperti <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/akibat-demam-tinggi-pada-orang-dewasa\/\">demam<\/a><\/span>, <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-sakit-kepala-yang-tidak-kunjung-hilang\/\">sakit kepala<\/a><\/span>, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-mual-terus-menerus\/\">mual<\/a><\/span>, dan kelelahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda mengalami gejala seperti di atas setelah digigit hewan sebaiknya segera<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\"> hubungi dokter Medi-Call<\/a><\/span> datang ke rumah dengan menggunakan<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\"> aplikasi Medi-Call<\/a><\/span> atau <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417718\" aria-describedby=\"caption-attachment-417718\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-417718\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417718\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penularan Rabies dari Manusia ke Manusia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengapa Anda perlu memperhatikan penularan rabies dari manusia ke manusia?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ini dikarenakan rabies yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan berkembang menjadi gejala neurologis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala neurologis akibat rabies adalah seseorang dapat berubah menjadi agresif dan melakukan gerakan yang berlebihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala lainnya orang yang terkena rabies biasanya mengalami kebingungan, pikirannya menjadi aneh dan cenderung berhalusinasi.<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/hewan-penular-penyakit-rabies\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77\"><style> .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 , .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .postImageUrl , .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 , .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:hover , .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:visited , .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:active { border:0!important; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:active , .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77 .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"u2b70902dc9e42db6b215e6a8b04e7c77-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Ciri Hewan yang Terkena dan Menularkan Penyakit Rabies<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang yang terkena rabies akan mengalami kejang otot, postur tubuh yang berubah dan menjadi tidak biasa serta kelumpuhan di beberapa anggota tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, orang dengan rabies cenderung mempunyai sensitivitas ekstrim terhadap cahaya terang, suara, maupun sentuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seseorang dengan rabies dapat menghasilkan banyak air liur atau ludah, dan kejang otot di tenggorokan mereka mungkin membuatnya sulit untuk menelan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini menyebabkan efek berbusa di mulut pada penderita yang telah lama dikaitkan dengan infeksi rabies.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sayangnya, jika rabies sudah masuk ke dalam tubuh, tidak ada pengobatan yang efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun sejumlah kecil orang selamat dari rabies, penyakit ini biasanya menyebabkan kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Oleh karena itu Anda sebaiknya berhati-hati terutama pada penularan rabies dari manusia ke manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun bagaimana sebenarnya penularan rabies dari manusia ke manusia terjadi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Umumnya penularan rabies dari manusia ke manusia tidak dapat terjadi karena penularannya hanya dari hewan ke manusia melalui gigitan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sampai sejauh ini, meskipun secara teori memungkinkan namun penularan rabies dari manusia ke manusia belum pernah ditemukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain yang disebabkan oleh transplantasi organ atau jaringan dari manusia yang terinfeksi rabies kepada manusia lain yang tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, apakah benar ini menjadi penyebab penularan rabies dari manusia ke manusia.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_414613\" aria-describedby=\"caption-attachment-414613\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-414613\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Panggil Dokter 24 Jam ke Rumah Anda\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-414613\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Infus, Vaksin dan Vitamin di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun ada beberapa orang yang dapat sembuh setelah terkena rabies, namun penyakit ini berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu cara untuk melindungi diri Anda adalah dengan mendapatkan <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-vaksin-rabies\/\">vaksin rabies<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terutama untuk Anda yang memiliki risiko tinggi digigit hewan seperti yang memelihara anjing, kucing, kelelawar dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda bisa mendapatkan <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">vaksinasi rabies bersama dokter Medi-Call ke rumah<\/a><\/span> dengan menghubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam<\/a> <\/span>atau <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabies biasanya disebabkan oleh hewan kepada manusia, tapi bisakah penularan rabies dari manusia ke manusia terjadi? Simak informasi lengkapnya berikut ini! Rabies adalah virus mematikan yang menyebar ke manusia dari air liur hewan yang terinfeksi. Hewan yang paling mungkin menyebarkan rabies ke manusia adalah anjing, rubah, rakun dan sigung. Virus rabies biasanya ditularkan melalui gigitan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":417270,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[],"class_list":["post-417267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/417267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=417267"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/417267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424966,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/417267\/revisions\/424966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/417270"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=417267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=417267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=417267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}