{"id":418969,"date":"2023-07-19T17:02:10","date_gmt":"2023-07-19T10:02:10","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=418969"},"modified":"2024-07-09T17:31:39","modified_gmt":"2024-07-09T10:31:39","slug":"apa-itu-difteri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/apa-itu-difteri\/","title":{"rendered":"Mengenal Lebih Dalam Tentang Apa Itu Difteri?\u00a0Apakah Berbahaya?"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Mengenal lebih dalam mengenai apa itu difteri. Penyakit menular yang sering terlupakan oleh masyarakat ini ternyata dapat menimbulkan efek serius bila tidak ditangani dengan tepat.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tahukah Anda apa itu difteri?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Difteri merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri bernama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">corynebacterium diphtheriae.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bakteri difteri saat masuk ke dalam tubuh akan melepaskan racun yang menyebabkan penumpukan jaringan abu-abu di tenggorokan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sehingga penderitanya menyebabkan masalah saat menelan dan kesulitan untuk bernapas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyakit apa itu difteri sudah ada sejak tahun 1921 hingga saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada tahun 2018, WHO (World Health Organization) menyatakan penyakit difteri masih banyak ditemukan di beberapa negara seperti Indonesia, India, Afrika dan Amerika Selatan.<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-difteri-pada-orang-dewasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc\"><style> .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc , .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .postImageUrl , .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc , .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:hover , .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:visited , .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:active { border:0!important; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:active , .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"ue3ddf453bc62d9b28f8ac8ead3f09cfc-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Bukan Hanya Anak-anak, Gejala Difteri Pada Orang Dewasa Juga Bisa Terjadi<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun berbeda dengan zaman dahulu, sekarang penyakit apa itu difteri bisa dicegah dengan pemberian vaksin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Vaksin difteri biasanya dikombinasikan dengan vaksin tetanus dan batuk rejan (pertusis).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Vaksinasinya\u00a0 terdiri dari serangkaian lima suntikan, biasanya diberikan di lengan atau paha dan diberikan kepada anak-anak pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 15 sampai 18 bulan serta 4 sampai 6 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Vaksinasi ini penting untuk dilakukan terutama pada anak-anak agar tidak tertular penyakit apa itu difteri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bunda, sekarang <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">vaksinasi difteri bisa dilakukan cukup dari rumah saja bersama dokter Medi-Call<\/a><\/span> dengan hanya menghubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam<\/a><\/span> atau gunakan<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\"> aplikasi Medi-Call.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_414613\" aria-describedby=\"caption-attachment-414613\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-414613\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Panggil Dokter 24 Jam ke Rumah Anda\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Banner-Pop-Up-Bulider-Infus-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-414613\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Infus, Vaksin dan Vitamin di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa Itu Difteri<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa orang yang memiliki risiko terkena penyakit difteri lebih tinggi dibandingkan orang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi difteri, orang yang hidup dalam kondisi padat, serta orang yang bepergian ke negara dimana infeksi difteri masih sering terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat dua cara penyebaran apa itu difteri yang pertama adalah melalui tetesan udara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang yang terinfeksi difteri akan mengeluarkan tetesan kecil yang sudah terkontaminasi saat mereka bersin atau batuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ini menyebabkan orang-orang di sekitarnya dapat menghirup bakteri penyebab difteri, terutama saat di tempat ramai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara penyebaran yang kedua adalah melalui barang-barang pribadi yang sudah terkontaminasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang terkadang tertular difteri karena memegang barang-barang orang yang terinfeksi, seperti tisu bekas atau handuk tangan yang mungkin terkontaminasi bakteri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala dari apa itu difteri biasanya dimulai 2 hingga 5 hari setelah seseorang terinfeksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri-cirinya adalah kelelahan, demam, menggigil, kesulitan untuk bernapas, sakit tenggorokan serta adanya cairan pada hidung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, timbulnya pembengkakan di leher serta munculnya selaput abu-abu tebal yang menutupi tenggorokan dan amandel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Difteri juga dapat menyerang kulit terutama pada cuaca yang hangat atau panas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ini menimbulkan bisul yang ditutupi oleh selaput abu-abu, kemerahan serta nyeri.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417718\" aria-describedby=\"caption-attachment-417718\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-417718\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417718\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa itu difteri tidak boleh dianggap sepele karena 5-10% penderita difteri yang tidak diobati dapat berujung pada kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bakteri difteri dapat menyebabkan masalah pernapasan, kerusakan pada jantung serta saraf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Oleh karena itu, apabila Anda atau anggota keluarga menunjukkan tanda-tanda difteri seperti di atas, sebaiknya segera hubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">dokter Medi-Call datang ke rumah<\/a><\/span> untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda bisa menghubungi<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\"> Call-Center 24 Jam<\/a><\/span> atau gunakan<span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\"> aplikasi Medi-Call.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal lebih dalam mengenai apa itu difteri. Penyakit menular yang sering terlupakan oleh masyarakat ini ternyata dapat menimbulkan efek serius bila tidak ditangani dengan tepat. Tahukah Anda apa itu difteri? Difteri merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri bernama corynebacterium diphtheriae. Bakteri difteri saat masuk ke dalam tubuh akan melepaskan racun yang menyebabkan penumpukan jaringan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":418972,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[10],"class_list":["post-418969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dokter","tag-dokter-ke-rumah"],"modified_by":null,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=418969"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418969\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":421519,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418969\/revisions\/421519"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/418972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=418969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=418969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=418969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}