{"id":419306,"date":"2023-08-31T17:00:03","date_gmt":"2023-08-31T10:00:03","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=419306"},"modified":"2024-07-09T17:31:34","modified_gmt":"2024-07-09T10:31:34","slug":"penyebab-diabetes-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-diabetes-anak\/","title":{"rendered":"Anak Muda Juga Bisa Diabetes, Berikut Penyebab Diabetes Anak"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Bunda, diabetes bukanlah penyakit yang hanya terjadi pada usia lanjut saja. Tetapi juga bisa menyerang pada anak-anak, berikut penyebab diabetes anak yang perlu diketahui!<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diabetes merupakan penyakit yang lebih banyak dikenal menyerang orang-orang yang sudah lanjut usia, namun ternyata diabetes juga bisa menyerang anak-anak loh!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sekali didiagnosis menderita diabetes, anak Anda akan mengidap penyakit ini seumur hidupnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diabetes adalah suatu kondisi dimana kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat dua tipe diabetes pada anak yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/diabetes-anak-muda\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3\"><style> .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 , .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .postImageUrl , .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 , .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:hover , .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:visited , .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:active { border:0!important; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:active , .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3 .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"ub4fabeb010ec2b7a21d8455d95a3ccd3-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Diabetes Anak Muda, Memang Bisa? Simak Informasi Berikut Ini!<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anak-anak biasanya menderita diabetes tipe 1 dan mulai terjadi saat anak memasuki usia 5 sampai 6 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seringkali tanda pertama adalah peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala lainnya adalah rasa haus dan lelah yang sangat parah, berat badan turun, dan nafsu makan meningkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila Buah Hati Anda mengalami gejala seperti di atas, sebaiknya segera periksakan dengan <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter-umum-terdekat\/\">dokter Medi-Call datang ke rumah<\/a><\/span> dengan menghubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam<\/a><\/span> atau <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417719\" aria-describedby=\"caption-attachment-417719\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter-umum-terdekat\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-417719\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-300x174.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417719\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Dokter Umum Terdekat ke Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyebab Diabetes Anak<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diabetes terjadi ketika sel-sel pembuat insulin di pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin atau ketika terdapat resistensi terhadap efek insulin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Insulin diperlukan untuk memungkinkan glukosa berpindah dari darah ke sel-sel tubuh, di mana glukosa dapat digunakan sebagai bahan bakar energi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyebab diabetes anak baik pada tipe 1 maupun tipe 2 belum dapat diketahui secara pasti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun pada kebanyakan penderita diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh yang biasanya melawan bakteri dan virus berbahaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara keliru menghancurkan sel-sel penghasil insulin di pankreas sehingga anak akan memproduksi sedikit insulin atau malah tidak dapat memproduksinya sama sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tapi ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab diabetes anak, berikut ini beberapa faktornya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Riwayat keluarga<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika ada anggota keluarga yang mempunyai riwayat penyakit diabetes, ini bisa menjadi penyebab diabetes anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terlebih jika anak memiliki kecenderungan riwayat untuk mengidap diabetes kemudian menjalani pola hidup yang tidak sehat atau mengkonsumsi makanan pemicu diabetes.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka risiko anak terkena penyakit diabetes akan menjadi semakin lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Virus<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Infeksi virus ternyata juga bisa menjadi penyebab diabetes anak loh!<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Paparan berbagai virus dapat menyebabkan kerusakan pada autoimun sehingga menyerang sel-sel penghasil insulin.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Konsumsi makanan yang tidak sehat<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat merupakan penyebab diabetes anak tipe 2.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diabetes tipe 2 biasanya diakibatkan oleh pola hidup yang tidak sehat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengkonsumsi makanan manis, cepat saji dan berlemak secara rutin dapat meningkatkan risiko diabetes pada anak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Obesitas<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko kuat penyebab diabetes anak tipe 2. Semakin banyak jaringan lemak yang dimiliki anak-anak, terutama di dalam dan di antara otot dan kulit di sekitar perut.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka akan semakin besar resistensi sel-sel tubuh mereka terhadap insulin.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Medi-Call\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-89703\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala diabetes tidak akan muncul sampai lebih dari 90 persen sel beta telah hancur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Artinya sulit untuk mengetahui apakah seseorang mengidap diabetes, sampai gejala diabetesnya muncul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Oleh karenanya, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk Anda dan keluarga dapat membantu mendeteksi diabetes sejak dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Yuk lakukan <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">pemeriksaan kesehatan lengkap cukup dari rumah saja bersama dokter Medi-Call<\/a> <\/span>dengan menghubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam<\/a><\/span> atau gunakan <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bunda, diabetes bukanlah penyakit yang hanya terjadi pada usia lanjut saja. Tetapi juga bisa menyerang pada anak-anak, berikut penyebab diabetes anak yang perlu diketahui! Diabetes merupakan penyakit yang lebih banyak dikenal menyerang orang-orang yang sudah lanjut usia, namun ternyata diabetes juga bisa menyerang anak-anak loh! Sekali didiagnosis menderita diabetes, anak Anda akan mengidap penyakit ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":419308,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[10],"class_list":["post-419306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dokter","tag-dokter-ke-rumah"],"modified_by":null,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/419306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=419306"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/419306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":421494,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/419306\/revisions\/421494"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/419308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=419306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=419306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=419306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}