{"id":420568,"date":"2024-05-17T13:05:20","date_gmt":"2024-05-17T06:05:20","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=420568"},"modified":"2024-12-24T21:42:26","modified_gmt":"2024-12-24T14:42:26","slug":"alergi-kacang-tanah-gejala-dan-penyebab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi-kacang-tanah-gejala-dan-penyebab\/","title":{"rendered":"Mengenal Alergi Kacang Tanah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Kacang tanah dianggap sebagai makanan yang sehat dan enak. Meski begitu, terselip bahaya alergi kacang tanah yang bisa mengancam anak-anak hingga orang dewasa.<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alergi kacang tanah terjadi ketika penderita terekspos dengan protein pada kacang tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal itu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang tanah, menghirup bau kacang, atau bahkan mengalami kontak fisik dengan kacang tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun perlu diketahui bahwa alergi terhadap kacang tanah berbeda dengan alergi terhadap kacang pohon.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alergi terhadap kacang tanah disebabkan oleh tanaman kacang tanah dan kemungkinan juga dapat disebabkan oleh tanaman legum sejenis, seperti kedelai dan kacang polong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di sisi lain, alergi terhadap kacang pohon disebabkan oleh kacang-kacangan seperti almond, pistachio, kenari, dan sejenisnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang yang alergi terhadap kacang pohon belum tentu alergi terhadap kacang tanah, begitupun sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk mengetahui jenis alergi kacang yang mungkin Anda derita, diperlukan tes alergi di bawah pengawasan dokter atau spesialis alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda dapat berkonsultasi dengan <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\">dokter Medi-call datang ke rumah<\/a> <\/span>untuk mengetahui alergi apa yang Anda miliki serta untuk mengetahui rekomendasi pengelolaan yang sesuai.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417718\" aria-describedby=\"caption-attachment-417718\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-417718\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417718\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi-kacang-tanah-gejala-dan-penyebab\/#Alergi_Kacang_Tanah\" >Alergi Kacang Tanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi-kacang-tanah-gejala-dan-penyebab\/#Gejala_Alergi_Kacang_Tanah\" >Gejala Alergi Kacang Tanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi-kacang-tanah-gejala-dan-penyebab\/#Pengobatan_Alergi_Kacang_Tanah\" >Pengobatan Alergi Kacang Tanah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alergi_Kacang_Tanah\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alergi Kacang Tanah<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alergi kacang tanah adalah kondisi ketika <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/layanan-immune-booster\/\">sistem kekebalan tubuh<\/a><\/span> bereaksi terhadap protein yang terdapat dalam kacang tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini\u00a0 terjadi karena tubuh secara keliru menganggap bahwa protein dalam kacang tanah adalah zat berbahaya, yang kemudian memicu respons kekebalan tubuh yang berlebihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Reaksi alergi ini terjadi karena tubuh pengidap alergi kacang tanah memproduksi antibodi khusus (IgE).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika terpapar dengan protein kacang tanah, antibodi ini akan memicu pelepasan berbagai zat seperti <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/apa-itu-keracunan-histamin\/\">histamin<\/a><\/span> ke dalam aliran darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Histamin inilah yang menyebabkan berbagai gejala alergi seperti <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mengobati-alergi-gatal-pada-kulit\/\">gatal-gatal<\/a><\/span>, pembengkakan, sesak nafas, bahkan reaksi anafilaksis yang mengancam nyawa.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Alergi_Kacang_Tanah\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala Alergi Kacang Tanah<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat penderita terpapar kacang, gejala alergi dapat muncul dalam hitungan detik\u00a0 sampai jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala alergi kacang tanah bervariasi tiap orang, tergantung seberapa sensitif tubuh dengan\u00a0 kacang. Gejala-gejala tersebut dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pusing<\/b><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Mual dan muntah<\/b><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Diare<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sesak napas<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Batuk-batuk<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kesulitan bernapas<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Denyut nadi lemah<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Warna kulit pucat atau biru<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gatal-gatal atau ruam pada kulit<\/strong><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pembengkakan, pada wajah, lidah atau bibir<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam kasus yang parah, gejala-gejala di atas dapat berkembang menjadi anafilaksis, yakni\u00a0 reaksi alergi berat yang membuat tekanan darah menurun dan kesulitan untuk bernafas. Reaksi anafilaksis ini sangat membahayakan keselamatan, sehingga perlu untuk mendapat pertolongan medis sesegera mungkin.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_Alergi_Kacang_Tanah\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pengobatan Alergi Kacang Tanah<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belum ada obat yang secara total dapat menyembuhkan alergi kacang tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi terbaik agar tidak terkena alergi kacang tanah adalah dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menghindari kacang tanah dan produknya sepenuhnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda secara tidak sengaja mengkonsumsi kacang tanah, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai obat alergi yang bisa anda konsumsi. Berbagai obat alergi kacang tanah seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Antihistamin<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Antihistamin adalah obat yang membantu mengurangi gejala alergi seperti dengan menghambat efek histamin, zat kimia yang dilepaskan oleh tubuh sebagai respons terhadap alergen (seperti kacang tanah).<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Chlorpheniramine atau CTM merupakan antihistamin yang umum dipakai untuk meredakan alergi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kortikosteroid<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kortikosteroid merupakan obat antiinflamasi yang menekan reaksi antibodi terhadap alergen.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Obat ini\u00a0 digunakan untuk mengurangi peradangan dan pembengkakkan pada tubuh akibat gejala alergi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Epinefrin<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Epinefrin adalah obat darurat yang digunakan untuk mengatasi reaksi alergi yang parah (anafilaksis).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Epinefrin bekerja dengan cepat untuk meredakan gejala serius, seperti sesak napas atau penurunan tekanan darah.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_303917\" aria-describedby=\"caption-attachment-303917\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-303917\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Dokter 24 Jam Ke Rumah Anda Medi-Call\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-303917\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang obat apa saja yang bisa Anda konsumsi saat Anda mengalami alergi kacang tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda memiliki gejala seperti ruam, mual, atau sesak nafas setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang tanah, segera hubungi dokter Medi-Call agar mendapatkan penanganan segera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melalui layanan Medi-Call customer service 24 jam, dokter kami akan segera datang ke lokasi Anda untuk memberikan bantuan medis dengan cepat dan efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Panggil <a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Banner%20Pop%20Up%20Artikel&amp;utm_campaign=Layanan%20Dokter%20Visit\"><span style=\"color: #ff0000;\">dokter ke lokasi Anda<\/span><\/a> kapanpun dan dimanapun dengan Medi-Call.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hubungi Medi-Call melalui <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Customer Service 24 Jam<\/a><\/span> atau gunakan <span style=\"color: #ff0000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pcampaignid=web_share\">aplikasi Medi-Call.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kacang tanah dianggap sebagai makanan yang sehat dan enak. Meski begitu, terselip bahaya alergi kacang tanah yang bisa mengancam anak-anak hingga orang dewasa. Alergi kacang tanah terjadi ketika penderita terekspos dengan protein pada kacang tanah. Hal itu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang tanah, menghirup bau kacang, atau bahkan mengalami kontak fisik dengan kacang tanah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":420571,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[28,10,63,27,15],"class_list":["post-420568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-aplikasi-panggil-dokter","tag-dokter-ke-rumah","tag-kesehatan","tag-medi-call","tag-panggil-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/420568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=420568"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/420568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":421372,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/420568\/revisions\/421372"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/420571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=420568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=420568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=420568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}