{"id":422216,"date":"2024-07-30T15:25:01","date_gmt":"2024-07-30T08:25:01","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=422216"},"modified":"2024-11-15T10:05:48","modified_gmt":"2024-11-15T03:05:48","slug":"prinsip-etika-keperawatan-yang-penting-untuk-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/prinsip-etika-keperawatan-yang-penting-untuk-diketahui\/","title":{"rendered":"Prinsip Etika Keperawatan yang Penting untuk Diketahui"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Menerapkan <\/b><b>prinsip etika keperawatan <\/b><b>sangat penting agar tak ada kerugian bagi pasien yang menjadi penyebab bahaya fisik dan emosional.<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal tersebut dimaksudkan agar perawat bisa memberi layanan keperawatan terbaik kepada masyarakat, serta menjauhi hal-hal yang bisa menyebabkan kerugian.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ringkasnya, prinsip etika keperawatan penting untuk diperhatikan agar semua tindakan yang diambil tetap memprioritaskan kebaikan pasien.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setidaknya, terdapat 8 etika keperawatan yang wajib diketahui bagi perawat untuk memberi layanan keperawatan pada pasiennya, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_293681\" aria-describedby=\"caption-attachment-293681\" style=\"width: 656px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-293681\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Perawat Home Care dan Perawat Luka Medi-Call\" width=\"656\" height=\"381\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 656px) 100vw, 656px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-293681\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Home Care dan Perawat Luka di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Prinsip Etika Keperawatan yang Wajib Diketahui<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain keterampilan teknis dan pengetahuan medis, perawat juga harus mematuhi prinsip-prinsip etika untuk memastikan kualitas <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bagaimana-mekanisme-pelayanan-home-care\/\">pelayanan <\/a>yang diberikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut 8 prinsip etika keperawatan yang harus dimiliki oleh seorang perawat, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Otonomi (<em>Autonomy<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Prinsip etika keperawatan yang pertama adalah otonomi. Prinsip ini mencerminkan pentingnya bagi perawat untuk menghormati hak pasien dalam membuat keputusan tentang perawatan diri mereka sendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perawat harus memberikan informasi yang jelas dan detail kepada pasien, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang bijaksana tentang perawatan mereka. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satu contoh tindakan yang tidak berdasarkan otonomi yaitu menyampaikan keadaan pasien baik, padahal ada gangguan tertentu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Berbuat baik (<em>Beneficence<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><em>Beneficence<\/em> artinya bisa melakukan sesuatu yang baik pada pasien. Kebaikan bisa mencegah kesalahan dalam segala tindakan yang dilakukan perawat ke pasiennya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Misalnya, pasien memiliki keinginan untuk mengikuti program latihan untuk kesehatan. Namun, perawat memberi saran agar pasien tidak melakukannya karena ada risiko <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/serangan-jantung-mendadak-dan-gejalanya\/\">serangan jantung<\/a> yang bisa membahayakan pasien.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Keadilan (<em>Justice<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Prinsip etika keperawatan selanjutnya yang tak kalah penting adalah keadilan atau <em>justice<\/em>. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Prinsip ini tercermin dalam praktik profesional ketika perawat memberikan pelayanan yang tepat sesuai dengan hukum, standar praktik, dan keyakinan yang benar.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai contoh, terdapat pasien yang baru masuk dan terdapat pula pasien rawat inap yang membutuhkan bantuan. Maka, perawat harus mempertimbangkan beberapa faktor untuk menentukan pasien yang mana yang menjadi prioritas secara adil.<\/span><br style=\"font-weight: 400;\" \/><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tidak merugikan (<em>Nonmaleficence<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Maksud dari prinsip etika keperawatan ini yakni perawat harus menghindari tindakan yang dapat menyebabkan kerugian atau cedera pada pasien, baik kerugian fisik maupun mental.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Prinsip ini mencakup menghindari kesalahan medis, tindakan yang ceroboh, atau perawatan yang tidak sesuai dengan standar yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jadi, perawat harus selalu mempertimbangkan risiko dan manfaat untuk menghindari bahaya yang bisa merugikan pasien.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kejujuran (<em>Veracity<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nilai kejujuran sangat diperlukan bagi penyedia layanan kesehatan untuk mengkomunikasikan kebenaran kepada setiap pelanggan, serta memastikan bahwa pelanggan benar-benar memahaminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Informasi yang tersedia harus akurat, komprehensif, dan objektif, tanpa menyembunyikan fakta penting atau memberikan harapan palsu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kejujuran membantu membangun kepercayaan pasien dan memastikan bahwa pasien dapat membuat keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang benar.<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pentingnya-jasa-perawat-di-rumah-sakit\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d\"><style> .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d , .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .postImageUrl , .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d , .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:hover , .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:visited , .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:active { border:0!important; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:active , .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"u2e17382de167ac2c38a2f7228fc0545d-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Pentingnya Jasa Perawat di Rumah Sakit Untuk Mendampingi Pasien<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Menepati janji (<em>Fidelity<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya ada prinsip etika keperawatan\u00a0<em>fidelity, <\/em>yaitu setia dan jujur \u200b\u200bterhadap komitmen dan tanggung jawab profesional.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Prinsip loyalitas mengharuskan perawat untuk menepati janji dan kewajibannya kepada pasiennya. Perawat juga harus setia dan memiliki tanggung jawab, serta mampu melindungi kerahasiaan klien.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Loyalitas juga mengacu kepada kepatuhan perawat terhadap kode etik yang menyatakan bahwa tanggung jawab mendasar seorang perawat adalah meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit, memulihkan kesehatan, dan meminimalkan penderitaan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kerahasiaan (<em>Confidentiality<\/em>)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Prinsip etika keperawatan yang satu ini mencerminkan bahwa informasi tentang pasien harus dijaga kerahasiaannya. Perawat harus menjaga privasi pasien dengan hati-hati dan hanya berbagi informasi dengan pihak yang berwenang.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perawat sebaiknya menghindari membicarakan pasien di luar wilayah perawatan atau membicarakan pada teman dan keluarga tentang pasien dengan profesional perawatan kesehatan lainnya.<\/span><b><\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain dapat merusak kepercayaan pasien, melanggar kerahasiaan\u00a0dan hak privasi\u00a0pasien juga dapat dikenakan konsekuensi hukum.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Akuntabilitas (Accountability)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terakhir ada prinsip etika keperawatan berupa akuntabilitas, yang mengacu pada tanggung jawab perawat untuk tindakan mereka sendiri dan konsekuensi dari tindakan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Perawat harus selalu bertindak dengan profesional dan mengikuti standar praktik yang ditetapkan, serta siap bertanggung jawab atas kesalahan yang mungkin terjadi akibat dari tindakannya. <\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_390491\" aria-describedby=\"caption-attachment-390491\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-390491\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"banner caregiver medi-call\" width=\"650\" height=\"377\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-390491\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Caregiver di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perawat yang memahami prinsip etika keperawatan pada pasien akan menciptakan kepuasan, menjaga hubungan antara perawat dan pasien, serta dinilai profesional. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda butuh bantuan mengenai kesehatan cukup hubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Call-Center 24 Jam <\/a>atau gunakan<a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\"> aplikasi Medi-Call <\/a>untuk panggil layanan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/homecare\/jakarta\">perawat homecare Medi-Call <\/a><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/homecare\/jakarta\">datang <\/a><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/homecare\/jakarta\">ke rumah.<\/a><\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kemenkes (2022). Prinsip Etik pada Tindakan Keperawatan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">IntelyCare. 7 Ethical Principles in Nursing.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ANA Nursing Resources Hub (2023). Why Ethics in Nursing Matters.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><!--more--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menerapkan prinsip etika keperawatan sangat penting agar tak ada kerugian bagi pasien yang menjadi penyebab bahaya fisik dan emosional. Hal tersebut dimaksudkan agar perawat bisa memberi layanan keperawatan terbaik kepada masyarakat, serta menjauhi hal-hal yang bisa menyebabkan kerugian. Ringkasnya, prinsip etika keperawatan penting untuk diperhatikan agar semua tindakan yang diambil tetap memprioritaskan kebaikan pasien. Setidaknya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":422368,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[46],"tags":[82,76,103,64,74],"class_list":["post-422216","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawat","tag-home-care","tag-panggil-perawat-ke-rumah","tag-perawat-bayi-ke-rumah","tag-perawat-lansia","tag-perawat-luka-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=422216"}],"version-history":[{"count":41,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422216\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423896,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422216\/revisions\/423896"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/422368"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=422216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=422216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=422216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}