{"id":422678,"date":"2024-07-30T16:29:21","date_gmt":"2024-07-30T09:29:21","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=422678"},"modified":"2024-11-25T01:18:13","modified_gmt":"2024-11-24T18:18:13","slug":"demensia-pada-lansia-kenali-gejala-awal-dan-cara-perawatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/demensia-pada-lansia-kenali-gejala-awal-dan-cara-perawatannya\/","title":{"rendered":"Demensia pada Lansia: Kenali Gejala Awal dan Cara Perawatannya"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Jutaan orang di dunia mengalami demensia. Cari tahu lebih lanjut terkait apa itu demensia pada lansia, gejala, dan perawatannya di sini.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di usia senja, ada banyak tantangan kesehatan yang memengaruhi kualitas hidup seseorang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu kondisi yang memerlukan perhatian khusus adalah penurunan kemampuan kognitif, seperti\u00a0kesulitan mengingat nama, kata, atau peristiwa, yang bisa menjadi tanda kondisi demensia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perlu diketahui bahwa demensia pada lansia bukanlah hal yang wajar dan normal dari proses penuaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demensia pada lansia adalah <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mencegah-penyakit-degeneratif\/\">degenerasi <\/a>otak abnormal yang membutuhkan perhatian khusus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, berikut informasi selengkapnya terkait apa itu demensia, gejala, serta perawatan yang bisa dilakukan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_293681\" aria-describedby=\"caption-attachment-293681\" style=\"width: 788px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-293681\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"Perawat Home Care dan Perawat Luka Medi-Call\" width=\"788\" height=\"457\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 788px) 100vw, 788px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-293681\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Home Care dan Perawat Luka di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demensia pada Lansia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demensia merupakan sebutan untuk beberapa gejala yang memengaruhi daya ingat, berpikir, dan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demensia merupakan kondisi yang semakin memburuk seiring berjalannya waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, tidak semua lansia mengalaminya, sehingga demensia bukan merupakan suatu kondisi yang normal dari proses penuaan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala Demensia pada Lansia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelum masalah ingatan, demensia pada lansia umumnya ditandai dengan perubahan suasana hati dan perilaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejalanya kemudian bertambah buruk seiring berjalannya waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah beberapa gejala awal demensia pada lansia:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mengatasi-pikun-pada-orang-tua\/\"><strong>Masalah ingatan<\/strong><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">kebingungan<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Konsentrasi berkurang<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Perubahan kepribadian atau perilaku<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Penarikan diri atau depresi<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Hilangnya kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam kasus yang lebih parah, demensia ditandai dengan gejala berupa penurunan berat badan, kejang, infeksi kulit, kesulitan menelan, sering tidur, mengerang, kurangnya kontrol kandung kemih atau usus.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyebab Demensia pada Lansia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demensia terjadi akibat berbagai penyakit yang merusak sel-sel otak, sehingga mengganggu kemampuan sel-sel tersebut untuk saling berkomunikasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika sel-sel otak tidak dapat berkomunikasi secara normal, maka akan berpengaruh terhadap pemikiran, perilaku, dan perasaan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diagnosis Demensia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dokter mendiagnosis penyebab demensia dengan mengajukan pertanyaan terkait riwayat kesehatan pasien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, dokter juga melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan status mental, serta tes laboratorium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tes dapat membantu dokter mengetahui apakah hilangnya kemampuan mental disebabkan oleh suatu kondisi yang dapat diobati.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perawatan Demensia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam kasus demensia paling progresif, termasuk penyakit alzheimer, kondisi ini tidak dapat sembuh, hanya saja obat-obatan dapat meringankan gejalanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa obat yang membantu meringankan gejala demensia adalah <em>Cholinesterase Inhibitors<\/em> dan <em>Memantine<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, gejala demensia juga bisa dihambat dengan terapi khusus, seperti terapi stimulasi kognitif, terapi okupasi, terapi mengingat, dan rehabilitasi kognitif.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tips Mengelola Demensia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa diterapkan sehari-hari untuk mengelola gejala demensia:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Tetap aktif melakukan aktivitas fisik.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">menerapkan pola makan sehat.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Hindari rokok dan minum alkohol.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Rutin kontrol ke dokter.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Tuliskan tugas harian untuk membantu mengingat hal-hal penting.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Pertahankan hobi dan lakukan hal-hal yang disukai.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Menjaga pikiran tetap aktif dengan rajin beraktivitas.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Luangkan waktu untuk berinteraksi dengan teman dan keluarga, serta terlibat dalam kegiatan komunitas.<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Strategi Perawatan Demensia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demensia membuat lansia kesulitan merawat dirinya secara mandiri sehingga membutuhkan dukungan dari orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah strategi perawatan demensia pada lansia yang bisa diterapkan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Jaga rutinitas harian seperti mandi, berpakaian, dan makan pada waktu yang sama setiap hari.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Rencanakan dan lakukan aktivitas yang disukai pada waktu yang sama setiap hari.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Gunakan sistem pengingat untuk membantu minum obat secara teratur.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Dorong lansia untuk mandiri, seperti berpakaian sendiri.\u00a0<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Belilah pakaian yang longgar, nyaman, dan mudah digunakan.<\/span><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Gunakan kursi mandi yang kokoh untuk mencegah jatuh dan mendukung stabilitas.<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kualitas Hidup dengan Demensia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dikutip dari <em>Alzheimer Society<\/em>, penderita demensia tetap mampu menemukan kesenangan dan menikmati hidupnya, meskipun terjadi perubahan dan kehilangan beberapa kemampuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demensia tidak menghilangkan kemampuan seseorang untuk menghargai, menanggapi, dan merasakan perasaan seperti marah, takut, gembira, cinta, atau sedih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka dari itu, penting untuk memahami kemampuan, minat, dan keterampilan seumur hidup untuk membantu mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup hingga lansia.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_390491\" aria-describedby=\"caption-attachment-390491\" style=\"width: 805px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-390491\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg\" alt=\"banner caregiver medi-call\" width=\"805\" height=\"467\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 805px) 100vw, 805px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-390491\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Caregiver di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda memiliki orang tua yang mengalami demensia, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">perawat homecare<\/a> bisa membantu dalam aktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contohnya seperti menyiapkan peralatan makan dan mandi, serta menemani orang tua untuk berkomunikasi atau menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda dapat memperoleh layanan perawat homecare yang terpercaya di rumah melalui <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi Medi-Call <\/a>atau menghubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Call-Center Medi-Call <\/a>yang tersedia 24 jam.<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">NHS.UK (2024). Causes of dementia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mayo Clinic (2024). Dementia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">CAMH. Dementia in Older Adults.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jutaan orang di dunia mengalami demensia. Cari tahu lebih lanjut terkait apa itu demensia pada lansia, gejala, dan perawatannya di sini. Di usia senja, ada banyak tantangan kesehatan yang memengaruhi kualitas hidup seseorang.\u00a0 Salah satu kondisi yang memerlukan perhatian khusus adalah penurunan kemampuan kognitif, seperti\u00a0kesulitan mengingat nama, kata, atau peristiwa, yang bisa menjadi tanda kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":422689,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[300,302],"tags":[],"class_list":["post-422678","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lansia","category-penyakit-degeneratif"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422678","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=422678"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422678\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423892,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422678\/revisions\/423892"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/422689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=422678"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=422678"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=422678"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}