{"id":422942,"date":"2024-09-02T09:33:37","date_gmt":"2024-09-02T02:33:37","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=422942"},"modified":"2024-11-15T09:44:20","modified_gmt":"2024-11-15T02:44:20","slug":"gejala-degenerasi-makula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-degenerasi-makula\/","title":{"rendered":"7 Gejala Degenerasi Makula, Masalah Penglihatan pada Orang Tua"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Gejala degenerasi Makula ditandai dengan <\/b><b>menurunnya kemampuan penglihatan, termasuk penglihatan kabur, kesulitan melihat di cahaya redup, distorsi garis, perubahan kecerahan warna, hingga serta kesulitan mengenali wajah.<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Degenerasi makula adalah suatu penyakit yang memengaruhi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/mengatasi-gangguan-penglihatan-pada-lansia\/\">penglihatan<\/a>, khususnya pada bagian tengah penglihatan atau penglihatan sentral.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini menyebabkan penderita degenerasi makula tidak dapat melihat benda secara langsung di depan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Degenerasi makula merupakan penyakit yang sering menyerang orang tua yang berusia di atas 50 tahun. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini juga merupakan penyebab utama kebutaan pada orang yang berusia 60 tahun ke atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_390491\" aria-describedby=\"caption-attachment-390491\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-390491 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"banner caregiver medi-call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-390491\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Caregiver di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-degenerasi-makula\/#Gejala_Degenerasi_Makula\" >Gejala Degenerasi Makula<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-degenerasi-makula\/#Perbedaan_Gejala_Degenerasi_Makula_Basah_dan_Kering\" >Perbedaan Gejala Degenerasi Makula Basah dan Kering<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Degenerasi_Makula\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala Degenerasi Makula<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Makula adalah area kecil di retina mata yang memiliki peran untuk memberikan penglihatan sentral yang jernih dan tajam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Makula membantu mengirimkan gambar dari saraf optik mata ke otak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika makula mengalami gangguan, otak tidak dapat memahami atau membaca gambar yang dilihat mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang dengan degenerasi makula tidak sepenuhnya buta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penglihatan perifer mereka (kemampuan untuk melihat benda di samping) umumnya masih berfungsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa penderita degenerasi makula tidak merasakan gejala yang signifikan hingga penyakit ini berkembang lebih lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, kondisi ini biasanya ditandai oleh beberapa kondisi yang memengaruhi penglihatan, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Penglihatan kabur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala degenerasi makula yang pertama adalah penglihatan kabur atau <em><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-gangguan-penglihatan-pada-lansia\/\">blurry vision<\/a><\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Degenerasi makula dapat memengaruhi bagian tengah penglihatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penderitanya mungkin merasa kesulitan membaca teks kecil atau melihat detail dari wajah seseorang.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kesulitan melihat di tempat minim cahaya<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala degenerasi makula selanjutnya adalah sering merasa kesulitan melihat dalam kondisi cahaya redup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, penderitanya mungkin juga kesulitan melihat saat transisi dari terang ke gelap karena memerlukan waktu lebih lama untuk beradaptasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Distorsi pada penglihatan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat melihat garis lurus, penderita degenerasi makula mungkin melihatnya tampak bengkok atau bergelombang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini umumnya merupakan kondisi awal degenerasi makula basah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Penglihatan sentral menghilang<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seiring berjalannya waktu, penderita degenerasi makula mengalami penglihatan sentral menjadi redup, kabur, atau kurang tajam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penglihatan sentral menghilang merupakan gejala utama dari penyakit degenerasi makula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bahkan, seiring berjalannya waktu, titik buta dapat muncul di pusat penglihatan, membuat objek tampak hilang dari pandangan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Perubahan terhadap kecerahan warna<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala degenerasi makula selanjutnya adalah ada perubahan kemampuan saat penderitanya melihat warna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penderita mungkin mulai menyadari bahwa warna-warna yang biasanya terlihat cerah dan tajam mungkin menjadi terlihat kurang jelas, kecerahan warna menjadi menurun, atau lebih pucat dari biasanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kesulitan mengenali wajah<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Degenerasi makula juga dapat menyebabkan penderitanya kesulitan dalam mengenali wajah orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala ini muncul karena masalah penglihatan pada lansia ini dapat merusak penglihatan bagian sentral, yakni penglihatan untuk melihat detail di depan mata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alhasil, penderitanya seringkali kesulitan dalam mengenali wajah karena detailnya tampak kabur atau hilang.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Penurunan ketajaman penglihatan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penurunan ketajaman penglihatan adalah salah satu gejala utama dari degenerasi makula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini mengacu pada penurunan kemampuan mata untuk melihat detail halus dan objek kecil dengan jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini kemudian dapat membuat tugas-tugas sehari-hari yang memerlukan ketajaman visual tinggi menjadi semakin sulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Misalnya, membaca, menyetir, hingga melakukan kegiatan yang melibatkan koordinasi mata-tangan, seperti menjahit atau memasang kancing.<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-gangguan-penglihatan-pada-lansia\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82\"><style> .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 , .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .postImageUrl , .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 , .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:hover , .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:visited , .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:active { border:0!important; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:active , .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82 .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"uae17331e829529e776ff57e2f8b7dd82-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Penyebab Gangguan Penglihatan pada Lansia Selain Karena Usia<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Gejala_Degenerasi_Makula_Basah_dan_Kering\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan Gejala Degenerasi Makula Basah dan Kering<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Degenerasi makula terdiri dari dua jenis, yaitu degenerasi makula kering dan basah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Degenerasi makula kering dipicu oleh endapan protein berwarna kuning kecil yang dikenal dengan istilah drusen dan terbentuk di bawah makula.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan degenerasi makula basah terjadi ketika pembuluh darah abnormal terbentuk di bawah retina dan makula.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala degenerasi makula kering berkembang secara perlahan dan bertahap, bukan secara cepat atau mendadak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini terkadang membuat penderitanya tidak menyadari gejala yang muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan gejala degenerasi makula basah terjadi secara tiba-tiba dan cenderung memburuk dengan cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Degenerasi makula dapat membuat lansia mengalami penurunan kemampuan penglihatan, sehingga kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka dari itu, lansia mungkin membutuhkan seseorang untuk menemani dan mengawasinya dalam beraktivitas.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_293681\" aria-describedby=\"caption-attachment-293681\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-293681 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawat Home Care dan Perawat Luka Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-293681\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Home Care dan Perawat Luka di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak perlu khawatir, perawat homecare Medi-Call dapat membantu menemani dan mengawasi lansia beraktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda cukup hubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=628112858855&amp;text=Hi+Medi-Call+ada+yang+ingin+saya+tanyakan\">Call-Center 24 Jam<\/a> atau gunakan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call<\/a> untuk mendapatkan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">layanan perawat homecare Medi-Call datang ke rumah<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cleveland Clinic (2023). Macular Degeneration.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Stanford Medicine. Macular Degeneration Diagnosis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gejala degenerasi Makula ditandai dengan menurunnya kemampuan penglihatan, termasuk penglihatan kabur, kesulitan melihat di cahaya redup, distorsi garis, perubahan kecerahan warna, hingga serta kesulitan mengenali wajah. Degenerasi makula adalah suatu penyakit yang memengaruhi penglihatan, khususnya pada bagian tengah penglihatan atau penglihatan sentral.\u00a0 Kondisi ini menyebabkan penderita degenerasi makula tidak dapat melihat benda secara langsung di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":422943,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[46],"tags":[27,67,55,22,64,62],"class_list":["post-422942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawat","tag-medi-call","tag-perawat-di-rumah","tag-perawat-home-care","tag-perawat-ke-rumah","tag-perawat-lansia","tag-perawat-lansia-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=422942"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423872,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422942\/revisions\/423872"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/422943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=422942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=422942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=422942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}