{"id":423231,"date":"2024-09-25T14:49:59","date_gmt":"2024-09-25T07:49:59","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423231"},"modified":"2024-11-15T09:17:02","modified_gmt":"2024-11-15T02:17:02","slug":"gejala-penyakit-anemia-yang-perlu-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-penyakit-anemia-yang-perlu-diwaspadai\/","title":{"rendered":"8 Gejala Penyakit Anemia yang Perlu Diwaspadai, Mulai dari Kelelahan Hingga Sesak Napas"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tahukah Anda bahwa beberapa gejala penyakit anemia tidak disadari penderitanya? Cari tahu gejala penyakit anemia, mulai dari rasa lelah, sakit kepala, hingga sesak napas.<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anemia merupakan masalah kesehatan yang terjadi ketika rendahnya kadar sel darah merah sehat yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam tes darah rutin, anemia merupakan rendahnya hemoglobin atau hematokrit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hemoglobin sendiri merupakan protein utama dalam sel darah merah.\u00a0Hemoglobin berperan membawa oksigen dan menyalurkannya ke seluruh tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Maka dari itu, anemia membuat jaringan atau organ tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.\u00a0Kondisi ini kemudian menimbulkan beberapa gejala, termasuk kelelahan dan sesak napas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, simak informasi selengkapnya mengenai gejala penyakit anemia di bawah ini.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_303917\" aria-describedby=\"caption-attachment-303917\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-303917 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Gejala Anak Autis Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-303917\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala Penyakit Anemia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala penyakit <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/mengenal-cara-perawatan-anemia-aplastik\/\">anemia<\/a> bisa sangat ringan sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, saat jumlah sel darah merah turun ke tingkat tertentu, barulah gejala penyakit anemia mulai tampak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala yang muncul bisa berbeda-beda tergantung pada penyebabnya. Berikut adalah beberapa gejala penyakit anemia:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Sering merasa lemas atau kelelahan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu gejala penyakit anemia adalah perasaan lelah yang berlebihan, bahkan setelah melakukan aktivitas ringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Oksigen yang cukup sangat penting bagi tubuh untuk menjalankan fungsinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika sel darah merah rendah, kemampuan tubuh untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh menjadi terbatas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini menyebabkan penderita anemia merasa lemas atau lebih mudah lelah daripada biasanya<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Sakit kepala<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anemia bisa menyebabkan otak kekurangan pasokan oksigen yang cukup.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini menyebabkan penderita anemia sering mengalami sakit kepala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, gejala penyakit anemia juga bisa berupa pusing atau kepala seperti berputar yang muncul secara tiba-tiba.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Masalah pada konsentrasi<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Oksigen yang tidak mencukupi dalam tubuh juga bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dilansir dari laman Kemenkes, anemia menyebabkan oksigen yang mencapai sel otak berkurang.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini kemudian dapat menurunkan konsentrasi dan ketajaman berpikir dari penderita anemia.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Hilangnya nafsu makan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada beberapa kasus, gejala penyakit anemia bisa berupa kehilangan nafsu makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini disebabkan oleh kurangnya oksigen yang dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh, termasuk ke organ pencernaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Padahal, oksigen sangat penting untuk membakar nutrisi dan menghasilkan energi di dalam sel.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini kemudian bisa mengganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan penurunan nafsu makan pada penderita anemia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kulit tampak lebih pucat dari biasanya<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala penyakit anemia selanjutnya adalah kulit tampak lebih pucat dari biasanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Warna pucat juga terlihat di bagian dalam kelopak mata bawah yang mengindikasikan kekurangan zat besi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Sesak napas<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila kadar hemoglobin rendah akibat kekurangan zat besi, kadar oksigen juga menjadi rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini menyebabkan otot tidak akan menerima cukup oksigen untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan atau berolahraga.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Akibatnya, laju pernapasan akan meningkat karena tubuh mencoba mendapatkan lebih banyak oksigen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akibat kondisi ini, orang yang mengalami anemia sering mengalami <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-sesak-nafas-dan-batuk\/\">sesak napas<\/a>.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Jantung berdebar<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikutnya, gejala penyakit anemia juga bisa berupa detak jantung yang cepat atau yang juga memiliki istilah palpitasi jantung.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini bisa dialami oleh penderita anemia defisiensi zat besi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kadar oksigen darah yang rendah menyebabkan palpitasi jantung, takikardia (irama jantung cepat), dan nyeri dada.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Rambut dan kulit kering dan rusak<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kulit dan rambut kering atau rusak juga bisa menjadi gejala penyakit anemia defisiensi besi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, kerontokan rambut juga bisa menjadi tanda seseorang mengalami anemia.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini terjadi karena berkurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke berbagai organ dan jaringan tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika oksigen berkurang, jaringan tubuh, termasuk kulit dan rambut, menjadi lebih rapuh dan mudah mengalami kerusakan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pembengkakan dan rasa nyeri di lidah dan mulut<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perubahan yang muncul di area mulut atau sekitarnya juga dapat mengindikasikan adanya anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Beberapa gejala yang muncul bisa berupa selaput lendir (membran mukosa) yang bengkak, meradang, atau pucat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penderita anemia mungkin juga mengalami sensasi lidah terbakar, mulut kering, sensasi terbakar di dalam mulut, retakan merah dan nyeri di sudut mulut, hingga sariawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417719\" aria-describedby=\"caption-attachment-417719\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-417719 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417719\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Dokter Umum Terdekat ke Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika anda mengalami gejala penyakit anemia yang terus berlanjut, segera menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda dapat menghubungi tim <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">dokter Medi-Call<\/a> yang sudah berpengalaman dalam mengatasi anemia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda dapat memanggil layanan dokter Medi-Call dengan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Call-Center 24 jam Medi-Call <\/a>atau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pcampaignid=web_share\">aplikasi Medi-Call<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic (2024). Anemia.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">WebMD (2023). Anemia.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mount Sinai. Anemia.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ayo Sehat Kemkes (2022). Remaja Bebas Anemia: Konsentrasi Belajar Meningkat, Bebas Prestasi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Healthline (2024). 14 Symptoms of Iron Deficiency Anemia.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda bahwa beberapa gejala penyakit anemia tidak disadari penderitanya? Cari tahu gejala penyakit anemia, mulai dari rasa lelah, sakit kepala, hingga sesak napas. Anemia merupakan masalah kesehatan yang terjadi ketika rendahnya kadar sel darah merah sehat yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.\u00a0 Dalam tes darah rutin, anemia merupakan rendahnya hemoglobin atau hematokrit. Hemoglobin sendiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[],"class_list":["post-423231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423231"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423848,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423231\/revisions\/423848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}