{"id":423275,"date":"2024-09-30T11:07:40","date_gmt":"2024-09-30T04:07:40","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423275"},"modified":"2024-11-15T09:14:24","modified_gmt":"2024-11-15T02:14:24","slug":"4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/","title":{"rendered":"4 Penyebab Alergi Udang, Wajib Dihindari Selagi Mungkin!"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Meskipun banyak faktor yang jadi <\/b><b>penyebab alergi udang<\/b><b>, Anda tidak perlu khawatir karena ini jenis alergi yang mudah dikendalikan. Hanya dengan menghindari faktor pemicu, Anda bisa kembali menikmati hidup seperti biasa.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Udang, memang menjadi salah satu seafood favorit yang digemari oleh hampir semua orang. Namun, tak semua mampu menikmati hidangan ini dengan segala jenis olahannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Olahan udang seperti terasi, kaldu, kerupuk, dan olahan lain memang sangat lezat. Tapi, bukan bagi penderita alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/#Apa_Penyebab_Alergi_Udang\" >Apa Penyebab Alergi Udang?\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/#Gejala_dan_Tanda_Alergi_Udang\" >Gejala dan Tanda Alergi Udang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/#Pengobatan_Alergi_Udang\" >Pengobatan Alergi Udang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/#Pencegahan_Alergi_Udang\" >Pencegahan Alergi Udang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Penyebab_Alergi_Udang\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Apa Penyebab Alergi Udang?\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Membahas soal penyebab alergi udang, ternyata tidak sesederhana karena mengonsumsi berbagai jenis udang saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-alergi-makanan\/\">faktor-faktor<\/a> yang bisa menjadi penyebab alergi udang:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Mengonsumsi jenis kerang-kerangan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alergi udang, menurut <em>Cleveland Clinic<\/em> merupakan jenis alergi atas kerang-kerangan atau <em>shellfish<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan kata lain, bisa jadi bukan hanya udang yang memicu penyebabnya. Melainkan reaksi alergi dapat muncul setelah mengonsumsi berbagai jenis hewan laut yang memiliki cangkang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, jika Anda mengkonsumsi seafood seperti kepiting, kerang, tiram, dan juga udang, maka reaksi tubuh atas pemicu tersebut adalah alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah tubuh bereaksi atau saat alergi terjadi, maka seumur hidup biasanya tubuh Anda akan sangat sensitif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sistem imun tubuh yang telah bereaksi berlebihan ini bahkan bisa membuat alerginya jadi sensitif terhadap jenis protein lain yang sama dengan protein pada jenis kerang-kerangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Reaksi berlebihan sistem imun tubuh<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyebab alergi udang lainnya adalah reaksi yang berlebihan dari sistem imun tubuh. Bukan hanya untuk alergi udang, tapi jenis alergi lain juga bisa terpicu dan muncul karena reaksi berlebihan ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam tubuh Anda, sistem kekebalan tubuh mengidentifikasi zat yang sebenarnya tak berbahaya sebagai zat yang berbahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Zat tersebut, diberi nama dengan alergen. Jika Anda alergi udang, maka sistem imun Anda keliru mengidentifikasi protein tertentu yang ada di dalam udang sebagai zat yang berbahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka dari itu, akhirnya sistem kekebalan tubuh Anda berupaya untuk melindungi dirinya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hasilnya yakni yang disebut dengan antibodi imunoglobulin E atau IgE. Setelah itu, saat ada kesempatan lain sistem imun Anda kembali bersentuhan dengan protein sejenis udang, maka akan ada sinyal dalam tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Akhirnya, sistem kekebalan tubuh melepas bahan kimia bernama histamin ke aliran darah. Nah, histamin dalam darah inilah yang akhirnya membuat reaksi alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kontak silang dengan alergen<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, penyebab alergi udang bisa jadi karena kontak silang dengan alergen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika makanan diproses di restoran atau tempat makan misalnya, bisa saja sebelum memasak makanan untuk Anda, terdapat alergen yang ditransfer dari makanan sebelumnya yang punya kandungan protein dalam kerang-kerangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kemudian, sangat wajar jika akhirnya Anda masih mengalami alergi meski sudah meminta makanan bebas udang dan kerang-kerangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Reaktivitas pada non-kerang<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alergen dalam kerang-kerangan, ternyata juga ditemukan di tungau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-alergi-debu\/\">debu<\/a> dan juga kecoa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat Anda tersentuh oleh tungau maupun kecoa, mungkin saja itu berperan terhadap munculnya alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_dan_Tanda_Alergi_Udang\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Gejala dan Tanda Alergi Udang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain memahami penyebab alergi udang, Anda juga harus mengamati sejumlah gejala guna memastikan alerginya benar-benar terpicu oleh kerang-kerangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri\u2013ciri dan gejala ini, umumnya muncul beberapa menit dan jam setelah Anda mengkonsumsi udang. Mengutip dari <em>Cleveland Clinic<\/em>, berikut reaksi yang umumnya muncul:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kulit mengalami <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bentol-merah-gatal-di-wajah-dan-kulit\/\">gatal<\/a> atau eksim (radang dan memerah).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bengkak di bagian wajah, bibir, lidah, tenggorokan, maupun bagian tubuh lain.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hidung tersumbat dan mengalami kesulitan dalam bernapas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diare<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mual<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Muntah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sakit perut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pusing\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sakit kepala ringan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Paling parah, pingsan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alergi semacam ini dapat memicu reaksi yang parah. Bahkan, dalam beberapa kasus, jika tidak memahami dan menghindari penyebab alergi udang, berpotensi mengancam jiwa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Potensi yang berbahaya ini, terkenal juga dengan sebutan anafilaksis yang muncul setelah tubuh terkena paparan alergen. Anda sudah harus ke rumah sakit jika:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Syok yang disertai penurunan tekanan darah cukup parah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tenggorokan bengkak.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyempitan saluran napas yang membuat Anda sulit bernapas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pusing dan kehilangan kesadaran.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_Alergi_Udang\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Pengobatan Alergi Udang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda terlanjur terkena pemicu atau penyebab alergi udang, maka langkah terbaik yang dianjurkan adalah menggunakan Epinefrin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Epinefrin, merupakan obat utama jika mengalami anafilaksis. Setelah dokter memang mendiagnosis masalah utamanya adalah alergi kerang, maka biasanya dokter akan memberikan suntikan Epinefrin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tapi, Epinefrin diberikan jika gejalanya sudah cukup parah. Jika reaksi alergi udangnya cukup ringan, maka dokter hanya akan menyarankan obat-obatan semacam antihistamin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tujuannya agar antihistamin mampu mengurangi gejala dari alergi seperti gatal dan ruam pada kulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pencegahan_Alergi_Udang\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Pencegahan Alergi Udang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebenarnya, ada satu cara yang begitu efektif dalam mencegah Anda untuk tidak terkena alergi udang, yakni menghindari secara total udang dan makanan kerang-kerangan sejenisnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, Anda juga bisa melakukan tahapan pencegahan seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tidak memasak dan menyentuh alergen<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelumnya sudah dijelaskan soal alergen yang berupa protein dalam udang dan kerang-kerangan. Bahkan, juga kecoa dan tungau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika demikian, maka cara terbaik pencegahannya adalah menghindari memasak maupun menyentuh alergen sebisa mungkin.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Hati-hati saat di restoran seafood<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selanjutnya, Anda juga harus berhati-hati jika memang datang ke restoran seafood. Besar kemungkinan di sana banyak hidangan dengan berbahan udang dan kerang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apalagi, peralatan memasaknya kemungkinan besar memakai alat yang sama untuk hidangan kerang dan juga non-kerang. Saat terkontaminasi, maka alergi Anda bisa muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perhatikan setiap makanan yang Anda konsumsi, bahkan juga upayakan untuk terhindar dari alergen yang bisa memicu berbagai gejala alergi udang.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jangan lupa juga, sering-seringlah baca informasi kesehatan terbaru soal alergi dan kesehatan lainnya di <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/\">Medi-Call<\/a> untuk tambah pengetahuan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda juga dapat memanggil layanan dokter Medi-Call dengan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Call-Center 24 jam Medi-Call<\/a> atau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pcampaignid=web_share\">aplikasi Medi-Call<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Wyndly Care Team. Shrimp Allergy: Causes, Symptoms, Diagnosis, and Treatment [Internet]. Wyndly. 2024 [cited 2024 Sep 30]. Available from: https:\/\/www.wyndly.com\/blogs\/learn\/shrimp-allergy?srsltid=AfmBOopAOAG5mUWBUc9aPmy98hHQdXwDpNWEPLBGygCkVL77MEXl80sG <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nadolpho. Shellfish allergy | causes, symptoms &amp; treatment [Internet]. ACAAI Public Website. 2019. Available from: https:\/\/acaai.org\/allergies\/allergic-conditions\/food\/shellfish\/ <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Shellfish allergy &#8211; Symptoms and causes [Internet]. Mayo Clinic. Available from: https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/shellfish-allergy\/symptoms-causes\/syc-20377503#:~:text=In%20shellfish%20allergy%2C%20your%20immune<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Shellfish Allergies: Symptoms, Food Allergy Testing, Epinephrine [Internet]. Cleveland Clinic. Available from: https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11319-allergies-shellfish<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meskipun banyak faktor yang jadi penyebab alergi udang, Anda tidak perlu khawatir karena ini jenis alergi yang mudah dikendalikan. Hanya dengan menghindari faktor pemicu, Anda bisa kembali menikmati hidup seperti biasa.\u00a0 Udang, memang menjadi salah satu seafood favorit yang digemari oleh hampir semua orang. Namun, tak semua mampu menikmati hidangan ini dengan segala jenis olahannya.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[],"class_list":["post-423275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423275"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423275\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423846,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423275\/revisions\/423846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}