{"id":423368,"date":"2024-10-17T21:32:43","date_gmt":"2024-10-17T14:32:43","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423368"},"modified":"2024-11-15T09:03:42","modified_gmt":"2024-11-15T02:03:42","slug":"menjaga-kesehatan-mental-ibu-setelah-melahirkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/menjaga-kesehatan-mental-ibu-setelah-melahirkan\/","title":{"rendered":"6 Cara Menjaga Kesehatan Mental Ibu Setelah Melahirkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Ketahui cara menjaga kesehatan mental ibu setelah melahirkan untuk mencegah depresi pascapersalinan. Mulai dari tidur yang cukup hingga mencari bantuan profesional.<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah melahirkan, seorang ibu tentunya diselimuti kebahagiaan atas kehadiran sang buah hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, di sisi lain, banyak ibu mengalami perubahan besar setelah <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/jasa-perawatan-bayi-baru-lahir\/\">melahirkan<\/a>, baik perubahan fisik maupun mental.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Maka dari itu, selain menjaga tubuh, menjaga kesehatan mental ibu setelah melahirkan juga sangat penting agar dapat menjalani peran barunya dengan maksimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terlebih lagi, seorang ibu juga rentan mengalami masalah kesehatan mental pascamelahirkan, yaitu <em>baby blues<\/em> hingga depresi pascapersalinan (<em>postpartum depression<\/em>).\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_365412\" aria-describedby=\"caption-attachment-365412\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-365412 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"layanan baby care Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-365412\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Baby Care di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/menjaga-kesehatan-mental-ibu-setelah-melahirkan\/#Perbedaan_Baby_Blues_dan_Depresi_Pascapersalinan\" >Perbedaan Baby Blues dan Depresi Pascapersalinan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/menjaga-kesehatan-mental-ibu-setelah-melahirkan\/#Cara_Menjaga_Kesehatan_Mental_Ibu_Setelah_Melahirkan\" >Cara Menjaga Kesehatan Mental Ibu Setelah Melahirkan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Baby_Blues_dan_Depresi_Pascapersalinan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan Baby Blues dan Depresi Pascapersalinan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada dasarnya, <em>baby blues<\/em> dan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/depresi-post-partum\/\">depresi pascapersalinan<\/a> memiliki ciri-ciri yang mirip, seperti muncul perasaan sedih sepanjang hari, khawatir, mudah emosi, tidak berenergi, sulit tidur, dan sulit berkonsentrasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun <em>baby blues<\/em> dan depresi pascapersalinan merupakan dua kondisi yang berbeda. Perbedaannya terletak pada waktu dan tingkat keparahan gejala yang dialami penderitanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada <em>baby blues<\/em>, gejala-gejala yang dialami umumnya akan mereda dan menghilang dalam waktu 2 minggu pascapersalinan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara pada depresi pascapersalinan, gejala-gejala yang dialami cenderung menetap lebih dari 2 minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, depresi pascapersalinan memiliki tingkat keparahan yang lebih serius, seperti muncul pikiran untuk bunuh diri, merasa diri tidak berharga, nafsu makan hilang atau jadi berlebihan, dan gerakan menjadi lebih lamban.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan demikian, ibu yang menderita depresi pascapersalinan tidak bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal dan membutuhkan pertolongan medis.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menjaga_Kesehatan_Mental_Ibu_Setelah_Melahirkan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara Menjaga Kesehatan Mental Ibu Setelah Melahirkan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut informasi dari situs WHO, sekitar 13% ibu yang baru saja melahirkan mengalami masalah kesehatan mental, khususnya depresi. Di negara-negara berkembang, angka ini bahkan mencapai 19,8%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk menjaga mental ibu setelah melahirkan dan mencegah depresi pascapersalinan, ada beberapa hal yang bisa diterapkan ibu setelah melahirkan si Kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ini dia cara menjaga kesehatan mental ibu setelah melahirkan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pastikan mendapatkan tidur yang cukup<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat baru melahirkan, jadwal tidur mungkin menjadi sangat tidak teratur karena bayi sering terbangun di malam hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, penting untuk memahami bahwa kurang tidur bisa memengaruhi suasana hati, bahkan menyebabkan stres atau depresi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tipsnya adalah dengan memanfaatkan waktu tidur bayi. Cobalah untuk tidur saat bayi juga sedang tertidur, meskipun hanya dalam waktu yang singkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, jangan ragu untuk meminta bantuan pasangan, keluarga, atau teman dekat untuk menjaga bayi selama beberapa saat agar ibu bisa mendapat tidur yang cukup.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Berbicara dengan orang yang dipercaya<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat baru melahirkan, mungkin banyak keluh kesah yang dirasakan seorang ibu, mulai dari rasa sakit, lelah, atau perasaan cemas dengan kesehatan dan perkembangan bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cobalah untuk berbicara tentang perasaan Anda secara terbuka dengan orang yang dipercaya, baik itu pasangan, keluarga, atau sahabat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berbicara dengan seseorang yang dapat memahami dan mendukung Anda sangat penting untuk menjaga kesehatan mental ibu setelah melahirkan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Percaya pada diri sendiri dalam merawat bayi<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat baru melahirkan, mungkin akan ada banyak orang yang memberi saran mengenai bagaimana cara merawat bayi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk menghindari stres, fokuslah pada apa yang dibutuhkan oleh Anda dan sang bayi, bukan pada apa yang dikatakan orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terlebih lagi jika terdapat pendapat negatif dari orang lain mengenai sang bayi, sebaiknya jangan terlalu terpengaruh oleh pendapat negatif, melainkan fokus pada kesehatan dan kebahagiaan Anda serta sang bayi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai seorang ibu yang baru melahirkan, Anda mungkin merasa terbebani ketika melihat ibu yang lainnya tampak begitu sempurna dalam menjalani peran mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebaiknya, hindarilah membandingkan diri Anda dengan orang lain, terutama dengan apa yang Anda lihat di media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perlu diingat bahwa setiap ibu dan bayi memiliki proses perjalanan yang berbeda. Apa yang berhasil untuk orang lain belum tentu akan sama hasilnya untuk Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, fokuslah pada proses Anda sendiri, karena hanya Anda yang tahu apa yang terbaik untuk Anda dan si Kecil.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Jaga pola makan dan rutin berolahraga<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menjaga pola makan tidak hanya penting untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang seimbang, seperti buah, sayur, protein, dan karbohidrat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, usahakan untuk berolahraga secara teratur, karena kegiatan ini dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Lakukan olahraga ringan yang disukai, seperti berjalan kaki, yoga, atau senam kegel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain berkontribusi pada kesehatan tubuh, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang membantu menjaga kesehatan mental.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara menjaga mental ibu setelah melahirkan yang terakhir adalah dengan meminta bantuan tenaga profesional. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merasa emosional dan kelelahan setelah melahirkan adalah hal yang normal. Namun, berbeda halnya jika seorang ibu yang baru melahirkan mengalami depresi pascapersalinan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda merasa cemas, stres, sedih yang berkepanjangan, tidak dapat berpikir jernih, atau merasa tidak menikmati momen bersama bayi, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_415428\" aria-describedby=\"caption-attachment-415428\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-415428 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"769\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-300x175.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-1024x596.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-768x447.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-415428\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Bayi di Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu dia berbagai infomasi mengenai cara menjaga mental ibu setelah melahirkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda merasa kewalahan dalam merawat si Kecil, Medi-Call menyediakan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">layanan perawat bayi di rumah<\/a> agar ibu bisa beristirahat sejenak dan terhindar dari masalah mental ibu setelah melahirkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Caranya bisa melalui <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call<\/a> atau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Call-Center 24 Jam<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><br \/>\n<!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">World Health Organization. Maternal Mental Health [Internet]. www.who.int. 2023. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.who.int\/teams\/mental-health-and-substance-use\/promotion-prevention\/maternal-mental-health\">https:\/\/www.who.int\/teams\/mental-health-and-substance-use\/promotion-prevention\/maternal-mental-health<\/a> <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6 Tips to Maintain Your Mental Health After Baby [Internet]. intermountainhealthcare.org. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/intermountainhealthcare.org\/blogs\/tips-to-maintain-your-mental-health-after-baby\">https:\/\/intermountainhealthcare.org\/blogs\/tips-to-maintain-your-mental-health-after-baby<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahui cara menjaga kesehatan mental ibu setelah melahirkan untuk mencegah depresi pascapersalinan. Mulai dari tidur yang cukup hingga mencari bantuan profesional. Setelah melahirkan, seorang ibu tentunya diselimuti kebahagiaan atas kehadiran sang buah hati. Namun, di sisi lain, banyak ibu mengalami perubahan besar setelah melahirkan, baik perubahan fisik maupun mental.\u00a0 Maka dari itu, selain menjaga tubuh, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423370,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[307,310],"tags":[],"class_list":["post-423368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ibu-dan-bayi","category-ibu-menyusui"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423368"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423836,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423368\/revisions\/423836"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}