{"id":423597,"date":"2024-10-29T11:19:04","date_gmt":"2024-10-29T04:19:04","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423597"},"modified":"2024-11-14T23:43:45","modified_gmt":"2024-11-14T16:43:45","slug":"batuk-berdarah-karena-apa-cek-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/batuk-berdarah-karena-apa-cek-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Batuk Berdarah karena Apa? Cek Penyebabnya!"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ada banyak alasan mengapa batuk berdarah bisa terjadi. Memang sangat mengkhawatirkan jika Anda mengalaminya. Jika ingin dapat perawatan terbaik dan lekas pulih, sebaiknya ketahui batuk berdarah karena apa di sini.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi batuk berdarah atau yang juga sering disebut hemoptisis merupakan kondisi medis yang cukup mengkhawatirkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasalnya, kondisi ini bisa menandakan terjadinya gangguan serius di sistem pernapasan atau organ tubuh lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Walaupun tidak selalu berarti kondisi serius, penting untuk mengetahui penyebab dan tindakan penanganan batuk berdarah.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417719\" aria-describedby=\"caption-attachment-417719\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-417719 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417719\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Dokter Umum Terdekat ke Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/batuk-berdarah-karena-apa-cek-penyebabnya\/#Batuk_Berdarah_karena_Apa_Ini_Penyebabnya\" >Batuk Berdarah karena Apa? Ini Penyebabnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/batuk-berdarah-karena-apa-cek-penyebabnya\/#Pengobatan_Darurat_untuk_Batuk_Darah_Berat\" >Pengobatan Darurat untuk Batuk Darah Berat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/batuk-berdarah-karena-apa-cek-penyebabnya\/#Harapan_Hidup_Penderita_Batuk_Berdarah\" >Harapan Hidup Penderita Batuk Berdarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/batuk-berdarah-karena-apa-cek-penyebabnya\/#Penting_untuk_Segera_Tahu_Kondisi_agar_Penanganan_Lebih_Cepat\" >Penting untuk Segera Tahu Kondisi agar Penanganan Lebih Cepat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Batuk_Berdarah_karena_Apa_Ini_Penyebabnya\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Batuk Berdarah karena Apa? Ini Penyebabnya<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Mengetahui penyebab batuk berdarah dapat membuat Anda memahami kondisi yang mungkin terjadi pada tubuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Batuk berdarah karena apa? Bisa jadi karena ini penyebabnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Infeksi Saluran Pernapasan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari laman <em>Mayo Clinic<\/em>, penyebab pertama batuk berdarah adalah infeksi saluran pernapasan, seperti pneumonia atau bronkitis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Peradangan yang muncul karena infeksi ini bisa merusak pembuluh darah kecil yang terdapat dalam saluran pernapasan. Itulah yang bisa memicu keluar darah saat batuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Umumnya, darah yang dikeluarkan juga tercampur dengan lendir, serta sering disertai gejala demam dan gejala infeksi lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada kasus yang ringan, batuk darah karena infeksi bisa sembuh dengan antibiotik atau perawatan medis dari dokter.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tuberkulosis (TBC)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, infeksi bakteri serius yang banyak dialami oleh penderita batuk berdarah adalah <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/waspada-batuk-tbc-kering-ini-ciri-ciri\/\">TBC<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya kondisi ini terjadi di berbagai negara yang yang memiliki angka kasus TBC tinggi. Laman Verywell Health menyebut bahwa bakteri <em>Mycobacterium tuberculosis<\/em> bisa merusak jaringan pada paru-paru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jadi, jika Anda mencari batuk berdarah karena apa, maka salah satu kemungkinan penyebabnya adalah TBC yang memicu rusaknya jaringan paru-paru dan mengakibatkan perdarahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penderita TBC perlu menjalani pengobatan jangka panjang agar infeksinya benar-benar hilang. Pengobatan biasanya dilakukan\u00a0 dengan pemberian antibiotik yang sesuai dengan anjuran dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kanker Paru-paru<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Batuk yang mengeluarkan darah bisa jadi indikator awal kanker paru-paru. Kondisi ini lebih berisiko bagi perokok atau yang berusia di atas 50 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada penderita kanker paru-paru, ada tumor yang menekan dan merusak pembuluh darah di dalamnya. Akhirnya, darah akan keluar ketika batuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala ini sering ditandai dengan kondisi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/nyeri-dada-pada-saat-batuk\/\">nyeri dada<\/a>, berat badan turun secara drastis, serta napas yang pendek.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bronkiektasis<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, batuk berdarah juga bisa disebabkan oleh Bronkiektasis, yakni kondisi ketika saluran napas melebar dan mengalami penumpukan lendir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan kondisi tersebut, biasanya risiko infeksi berulang makin besar. Akhirnya, ini bisa mengakibatkan perdarahan di bagian saluran napas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Batuk berdarah di kondisi bronkiektasis umumnya tak terlalu parah, tapi kemunculannya tidak menentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Emboli Paru<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari laman\u00a0<em>Verywell Health<\/em> dan <em>Mayo Clinic<\/em> menyebutkan bahwa penyebab batuk berdarah juga bisa karena emboli paru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Emboli paru terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah arteri di bagian paru-paru karena adanya bekuan darah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kondisi ini terjadi pada penderita yang memiliki riwayat gangguan pembekuan darah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, kondisi lain yang menjadi faktor risiko emboli paru yakni penyakit varises (penyumbatan pembuluh darah kaki), riwayat mengidap kanker, dan riwayat terbaring di ranjang dalam jangka waktu lama (<em>bedridden<\/em>).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengenai gejala yang bisa diamati dari penderita emboli paru yakni nyeri dada, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-sesak-nafas-dan-batuk\/\">sesak napas<\/a> mendadak, dan salah satunya adalah batuk darah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk mencari tahu penyebab pasti dari batuk berdarah, sebaiknya hubungi dokter agar mendapat pemeriksaan yang akurat.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_Darurat_untuk_Batuk_Darah_Berat\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Pengobatan Darurat untuk Batuk Darah Berat<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain tahu batuk berdarah karena apa saja, penting juga untuk mengetahui pengobatan khusus yang perlu dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apalagi jika sudah masuk dalam <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-batuk-tidak-kunjung-sembuh\/\">kategori berat<\/a> atau ketika disertai dengan sesak napas, batuk semakin parah ketika malam hari, dan terjadi secara terus-menerus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah beberapa penanganan medis batuk berdarah berat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bronkoskopi Terapeutik<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertama adalah bronkoskopi terapeutik. Cara ini bukan sekadar jadi metode diagnosis, tapi sekaligus menghentikan adanya perdarahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nantinya, dokter akan memasukkan zat yang dapat menghentikan perdarahan ketika batuk. Misalnya dengan garam beku 0.9 NaCl dingin (<em>cold saline<\/em>) atau fibrinogen.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Vasokonstriksi dan intubasi<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di kasus batuk darah berat, dokter bisa saja memakai obat vasokonstriktor yang akan membantu Anda untuk mengurangi pendarahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mekanismenya dengan mengerutkan pembuluh darah yang ada dalam paru-paru. Intubasi (memasukkan selang pernapasan ke dalam saluran napas) pun diperlukan agar risiko tersumbatnya saluran napas karena darah bisa diminimalisir.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Operasi<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Operasi sangat dibutuhkan jika sumber pendarahannya adalah dari tumor yang besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam operasi ini, Anda akan melalui tahap pengangkatan seluruh atau sebagian tumor yang mungkin membantu untuk mengatasi perdarahan saat batuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Argon plasma coagulation<\/i><\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, ada prosedur bernama <em>argon plasma coagulation<\/em> yang merupakan tahap untuk mengatasi perdarahan di dinding paru-paru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Prosedur ini dilakukan dengan gas argon dan listrik untuk proses pembakaran area tersebut, sehingga perdarahan berhenti.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Terapi laser<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ini bertujuan untuk langsung menghilangkan tumor dengan menggunakan laser. Caranya dengan membakar area yang mengalami perdarahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-tbc-pada-orang-dewasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66\"><style> .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 , .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .postImageUrl , .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 , .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:hover , .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:visited , .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:active { border:0!important; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:active , .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66 .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"u3171d2ea64f072012860c1fea7becf66-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Ketahui 6 Gejala TBC pada Orang Dewasa dan Cara Pencegahannya<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harapan_Hidup_Penderita_Batuk_Berdarah\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Harapan Hidup Penderita Batuk Berdarah<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Menyimak batuk berdarah karena apa sekaligus pengobatannya mungkin cukup mengkhawatirkan. Dengan ini, maka timbul pertanyaan tentang bagaimana harapan hidupnya?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Verywell Health<\/em> menjelaskan jika seseorang batuk berdarah karena kanker paru-paru, maka jawabannya bervariasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tapi, makin cepat diketahuinya penyebab seseorang mengalami batuk berdarah, maka besar pula kemungkinannya untuk sembuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, hemoptisis juga bisa menjadi kondisi serius. Pasalnya, batuk darah parah bisa langsung mengancam jiwa.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apalagi jika jumlah darah yang keluar sangat banyak dan perdarahannya tidak bisa langsung dihentikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada penelitian dari <em>NCBI<\/em> yang menunjukkan bahwa mereka yang menderita kanker paru-paru dan mengalami hemoptisis punya tingkat kelangsungan hidup lebih rendah daripada penderita kanker yang tidak mengalami hemoptisis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada 41% subjek yang punya kondisi ini bisa hidup lima tahun dengan hemoptisis dibandingkan dengan 67% yang tak mengalaminya.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_303917\" aria-describedby=\"caption-attachment-303917\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-303917 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Gejala Anak Autis Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-303917\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penting_untuk_Segera_Tahu_Kondisi_agar_Penanganan_Lebih_Cepat\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penting untuk Segera Tahu Kondisi agar Penanganan Lebih Cepat<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, ada satu hal yang jadi kabar baik, yakni makin cepat Anda tahu kondisi tubuh, maka makin besar kesempatan untuk sembuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu dia informasi mengenai batuk berdarah karena apa dan berbagai pengobatan yang bisa ditempuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Oleh sebab itu, jika Anda mengalami batuk berdarah, segera <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">panggil dokter ke rumah<\/a> dengan menghubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> atau lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi Medi-Call<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Coughing up blood Causes [Internet]. Mayo Clinic. 2018. Available from: https:\/\/www.mayoclinic.org\/symptoms\/coughing-up-blood\/basics\/causes\/sym-20050934<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Coughing Up Blood (Hemoptysis): Causes, Tests &amp; Diagnosis, Treatment [Internet]. Cleveland Clinic. 2022. Available from: https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/symptoms\/17696-coughing-up-blood<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">NHS Choices. Coughing up blood (blood in phlegm) [Internet]. NHS. 2019. Available from: https:\/\/www.nhs.uk\/conditions\/coughing-up-blood\/<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Lung Cancer and Hemoptysis: When to Take Action [Internet]. Verywell Health. Available from: https:\/\/www.verywellhealth.com\/lung-cancer-and-hemoptysis-5212804<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Coughing Up Blood (Haemoptysis) | Causes, Diagnosis and Treatment [Internet]. patient.info. Available from: https:\/\/patient.info\/chest-lungs\/cough-leaflet\/coughing-up-blood-haemoptysis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1.O\u2019Gurek D, Choi HYJ. Hemoptysis: Evaluation and Management. American Family Physician [Internet]. 2022 Feb 1;105(2):144\u201351. Available from: https:\/\/www.aafp.org\/pubs\/afp\/issues\/2022\/0200\/p144.html<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hu P, Wang G, Cao H, Ma H, Sui P, Du J. Haemoptysis as a prognostic factor in lung adenocarcinoma after curative resection. British Journal of Cancer. 2013 Aug 20;109(6):1609\u201317. Available from:<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">https:\/\/pmc.ncbi.nlm.nih.gov\/articles\/PMC3776995\/<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak alasan mengapa batuk berdarah bisa terjadi. Memang sangat mengkhawatirkan jika Anda mengalaminya. Jika ingin dapat perawatan terbaik dan lekas pulih, sebaiknya ketahui batuk berdarah karena apa di sini. Kondisi batuk berdarah atau yang juga sering disebut hemoptisis merupakan kondisi medis yang cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, kondisi ini bisa menandakan terjadinya gangguan serius di sistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423602,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[13,10,27,15],"class_list":["post-423597","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-dokter-home-visit","tag-dokter-ke-rumah","tag-medi-call","tag-panggil-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423597","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423597"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423597\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423824,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423597\/revisions\/423824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423597"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423597"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423597"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}