{"id":423635,"date":"2024-11-10T14:58:56","date_gmt":"2024-11-10T07:58:56","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423635"},"modified":"2024-11-15T10:11:35","modified_gmt":"2024-11-15T03:11:35","slug":"pemeriksaan-penunjang-osteoporosis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pemeriksaan-penunjang-osteoporosis\/","title":{"rendered":"Pemeriksaan Penunjang Osteoporosis untuk Deteksi Awal"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pemeriksaan penunjang osteoporosis<\/b><b> bertujuan untuk memperkirakan risiko osteoporosis dan mendeteksi kepadatan tulang lebih dini sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam pemeriksaan penunjang osteoporosis, nantinya akan ada upaya mendeteksi penurunan kepadatan tulang sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius dan menilai risiko fraktur (patah tulang) di kemudian hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, pemeriksaan penunjang osteoporosis akan membantu dokter memutuskan pengobatan apa yang tepat bagi Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan tahu kondisi tulang, maka intervensi medis seperti pemberian obat-obatan, suplemen, atau bahkan perubahan gaya hidup bisa Anda peroleh lebih dini guna mencegah komplikasi lebih lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_390491\" aria-describedby=\"caption-attachment-390491\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-390491 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"banner caregiver medi-call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-390491\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Caregiver di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Daftar Pemeriksaan Penunjang Osteoporosis<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain diagnosis osteoporosis, ada beberapa pemeriksaan yang penting untuk memberikan informasi tambahan untuk membantu dokter memahami kondisi tulang secara komprehensif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Memang, ini bukan menjadi metode utama untuk mendiagnosis, tapi sangat berperan untuk mendeteksi faktor tambahan yang mungkin sebelumnya tidak terlihat dalam pemeriksaan utama seperti <em>Dual-Energy X-ray Absorptiometry<\/em> (DXA).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini daftar pemeriksaan penunjang osteoporosis dianjurkan untuk Anda lakukan:\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Fracture Risk Assessment Tools Model (FRAX)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama, yakni FRAX. Laman Osteoporosis Canada menjelaskan jika pemeriksaan ini bisa digunakan untuk memprediksi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/apakah-patah-tulang-bisa-sembuh-sendiri\/\">patah tulang<\/a> dalam 10 tahun ke depan yang diakibatkan osteoporosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alat ini dikembangkan oleh WHO dengan cara menggabungkan berbagai faktor klinis seperti usia, jenis kelamin, penggunaan obat golongan glukokortikoid, riwayat patah tulang, serta konsumsi alkohol dan aktivitas merokok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">FRAX bisa digunakan berdasarkan atau tanpa hasil dari <em>Bone Mineral Index<\/em> (BMD) guna menghitung risiko terjadinya fraktur di bagian <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/operasi-tulang-belakang\/\">tulang belakang<\/a>, tulang pinggul, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Quantitative Computed Tomography (QCT)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Health<\/em> menjelaskan salah satu metode yang sering digunakan untuk mengetahui kesehatan (kepadatan) tulang adalah QCT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak sepopuler DXA memang, tapi metode ini menawarkan keunggulan karena mampu memberi gambaran tiga dimensi dari kepadatan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Utamanya untuk <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cedera-tulang-belakang\/\">tulang belakang<\/a> dan tulang pinggul yang menjadi area terpenting diagnosis osteoporosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Biomechanical Computed Tomography (BCT)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, ada pemeriksaan penunjang osteoporosis BCT yang menggunakan radiologi canggih untuk mengukur kekuatan dan kepadatan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengapa ini cocok menjadi pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis? Alasannya karena BCT mampu memberi gambar tiga dimensi (3D) yang lebih detail daripada DXA.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bahkan, BCT bisa menunjukkan struktur tulang dan memberi analisis secara spesifik mengenai kekuatan tulang Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">BCT pun efektif untuk mengidentifikasi pasien yang memiliki risiko tinggi mengalami fraktur (<a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pertolongan-pertama-patah-tulang\/\">patah tulang<\/a>), meskipun hasil BMD masih menunjukkan osteopenia (kepadatan tulang rendah tapi belum osteoporosis).\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pemeriksaan Laboratorium<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemeriksaan laboratorium juga penting untuk menyingkirkan atau mencari penyebab osteoporosis sekunder (osteoporosis yang disebabkan oleh kondisi atau penyakit lain seperti kekurangan nutrisi, gangguan hormon, atau penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Misalnya, dengan Hitung Darah Lengkap (CBC), Kalsium, Fosfor, Kreatinin Serum, Magnesium, Alanin Aminotransferase (ALT), serta sejumlah panel metabolik dan hormonal lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/terapi-osteoporosis-pada-lansia\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4\"><style> .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 , .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .postImageUrl , .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 , .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:hover , .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:visited , .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:active { border:0!important; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:active , .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4 .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"u6bed690ed0d057ff73ca5a5a9736edb4-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Terapi Osteoporosis Pada Lansia<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Radiofrequency Echographic Multi-Spectrometry (REMS)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menjadi salah satu teknologi inovatif, pemeriksaan dengan REMS juga dapat menegakkan diagnosis osteoporosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beda dengan DXA, metode REMS tidak memanfaatkan radiasi, sehingga sangat aman untuk penggunaan berulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">REMS memakai teknologi <em>ultrasound<\/em> untuk mengevaluasi tingkat kepadatan tulang dan memberi informasi detail mengenai kualitas tulang dan risiko patah tulang.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Metode ini juga cocok bagi kelompok seperti orang dewasa muda atau wanita hamil yang berisiko jika terpapar radiasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teknologi non-invasif ini bisa mengukur kepadatan tulang pada area seperti bagian tulang belakang dan leher femur (tulang di bawah sendi panggul), yang mana menjadi area penting dalam mendukung diagnosis osteoporosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tes densitas tulang di bagian perifer<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, pemeriksaan penunjang osteoporosis yakni pemeriksaan densitas tulang di situs perifer seperti lengan, kaki, jari, tumit, dan pergelangan tangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tes ini juga menjadi metode alternatif yang bisa mendukung diagnosis dari osteoporosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh metode yang sering digunakan untuk mengukur kepadatan tulang pada bagian <em>non-spine <\/em>(area selain tulang belakang serta tulang ekor) dan <em>non-hip<\/em> ini seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Peripheral Dual-Energy X-ray Absorptiometry<\/em> (pDXA)<\/strong>: menjadi versi portabel dari DXA untuk pengukuran kepadatan tulang di bagian perifer seperti lengan bawah atau pergelangan tangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Peripheral Quantitative Computed Tomography<\/em> (pQCT)<\/strong>: memberi pengukuran volumetrik kepadatan tulang bagian pergelangan tangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Quantitative Ultrasound<\/em> (QUS)<\/strong>: merupakan metode non-radiasi untuk memeriksa tulang tumit. Walaupun tidak bisa mendiagnosis osteoporosis, tapi QUS bisa digunakan untuk menilai risiko fraktur dan menjadi skrining awal.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Upaya menjalani tes di atas bisa menjadi pemeriksaan penunjang osteoporosis. Anda bisa melakukannya di tempat dengan staf terlatih dan tersertifikasi oleh organisasi seperti <em>International Society for Clinical Densitometry<\/em> (ISCD).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagian besar bisa Anda temukan di departemen radiologi rumah sakit, kelompok radiologi swasta, dan beberapa praktik medis menawarkan tes kepadatan tulang atau di sejumlah tempat praktik medis yang menawarkan tes kepadatan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski tak seakurat tes DXA yang menjadi standar emas dalam diagnosis osteoporosis, metode-metode ini akan membantu Anda mendeteksi risiko rendahnya kepadatan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Vertebral Fracture Assessment (VFA)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pemeriksaan penunjang osteoporosis selanjutnya adalah VFA yang merupakan teknik pencitraan untuk mendeteksi terjadinya fraktur di tulang belakang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Adanya fraktur di tulang belakang sering kali jadi tanda osteoporosis. VFA umumnya akan dilakukan berbarengan dengan DXA guna mengukur tingkat kepadatan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, VFA juga memeriksa terjadinya fraktur vertebra (tulang belakang) dalam satu sesi pemeriksaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">VFA ini sangat berguna karena banyak fraktur yang tak terdeteksi akibat tak adanya gejala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Padahal, fraktur terutama fraktur vertebra (baik yang memiliki gejala maupun \u2018<em>silent vertebral vacture<\/em>\u2019 tanpa gejala) menjadi salah satu indikator kuat mengenai peningkatan risiko fraktur lainnya di masa depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, VFA ini cocok sebagai pemeriksaan penunjang osteoporosis karena mampu mendeteksi fraktur yang tanpa gejala, memiliki paparan radiasi lebih rendah, dan juga meningkatkan keputusan pengobatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu dia informasi mengenai pemeriksaan penunjang osteoporosis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menjaga <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-menjaga-kesehatan-tulang-dan-otot\/\">kesehatan tulang<\/a> serta mencegah komplikasi osteoporosis sejak dini sangat penting untuk Anda, utamanya melalui beragam pemeriksaan penunjang osteoporosis seperti yang telah disebutkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_293681\" aria-describedby=\"caption-attachment-293681\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-293681 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawat Home Care dan Perawat Luka Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-293681\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Home Care dan Perawat Luka di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda butuh bantuan pemeriksaan atau konsultasi lebih lanjut, bisa <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">panggil dokter ke rumah<\/a> dengan layanan dari Medi-Call. Cukup hubungi dokter lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> atau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">Aplikasi Medi-Call<\/a>!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Garrick N. Osteoporosis [Internet]. National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. 2022. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.niams.nih.gov\/health-topics\/osteoporosis\/diagnosis-treatment-and-steps-to-take\">https:\/\/www.niams.nih.gov\/health-topics\/osteoporosis\/diagnosis-treatment-and-steps-to-take<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Will the New Ultrasound Device Replace DEXA Bone Density Testing? [Internet]. Better Bones, Better Body. 2021. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.betterbones.com\/bone-health-basics\/will-the-new-ultrasound-device-replace-dexa-bone-density-testing\/\">https:\/\/www.betterbones.com\/bone-health-basics\/will-the-new-ultrasound-device-replace-dexa-bone-density-testing\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">DXA and VFA [Internet]. Washington Radiology. 2022 [cited 2024 Nov 5]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.washingtonradiology.com\/services\/bone-density\/dxa-and-vfa\">https:\/\/www.washingtonradiology.com\/services\/bone-density\/dxa-and-vfa<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. DEXA Scan (DXA): Bone Density Test, What Is It &amp; How It\u2019s Done [Internet]. Cleveland Clinic. 2020. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diagnostics\/10683-dexa-dxa-scan-bone-density-test\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diagnostics\/10683-dexa-dxa-scan-bone-density-test<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bone Health and Osteoporosis Foundation. Bone Density Test, Osteoporosis Screening &amp; T-score Interpretation [Internet]. Bone Health &amp; Osteoporosis Foundation. 2022. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.bonehealthandosteoporosis.org\/patients\/diagnosis-information\/bone-density-examtesting\/\">https:\/\/www.bonehealthandosteoporosis.org\/patients\/diagnosis-information\/bone-density-examtesting\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Is Your Pain or Weakness Due to Osteoporosis? Here\u2019s How To Find Out. Health [Internet]. 2024 [cited 2024 Nov 5]; Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.health.com\/osteoporosis-diagnosis-8576231\">https:\/\/www.health.com\/osteoporosis-diagnosis-8576231<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">FRAX | Osteoporosis Canada [Internet]. 2019. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/osteoporosis.ca\/frax\/\">https:\/\/osteoporosis.ca\/frax\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">The Ins and Outs of FRAX, a Fracture Risk Assessment Tool. Verywell Health [Internet]. 2024 [cited 2024 Nov 5]; Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.verywellhealth.com\/what-is-frax-190168\">https:\/\/www.verywellhealth.com\/what-is-frax-190168<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Quantitative computed tomography [Internet]. Wikipedia. 2021. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Quantitative_computed_tomography\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Quantitative_computed_tomography<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Osteoporosis [Internet]. Cleveland Clinic. 2023. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/4443-osteoporosis\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/4443-osteoporosis<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemeriksaan penunjang osteoporosis bertujuan untuk memperkirakan risiko osteoporosis dan mendeteksi kepadatan tulang lebih dini sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius.\u00a0 Dalam pemeriksaan penunjang osteoporosis, nantinya akan ada upaya mendeteksi penurunan kepadatan tulang sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius dan menilai risiko fraktur (patah tulang) di kemudian hari.\u00a0 Selain itu, pemeriksaan penunjang osteoporosis akan membantu dokter [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423719,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[303,301],"tags":[27,55,22],"ppma_author":[327],"class_list":["post-423635","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hidup-sehat","category-keluarga","tag-medi-call","tag-perawat-home-care","tag-perawat-ke-rumah"],"modified_by":"Medi Call","authors":[{"term_id":327,"user_id":2,"is_guest":0,"slug":"medicall_editor","display_name":"Medi-Call Writers","avatar_url":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/2d40e809b373ad56feb297bb21f6d4c0.jpg?ver=1774848208","author_category":"","first_name":"Medi-Call","last_name":"Writers","user_url":"","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423635","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423635"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423635\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423900,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423635\/revisions\/423900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423719"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423635"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423635"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423635"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=423635"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}