{"id":423672,"date":"2024-11-07T22:09:02","date_gmt":"2024-11-07T15:09:02","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423672"},"modified":"2024-11-14T23:32:41","modified_gmt":"2024-11-14T16:32:41","slug":"4-penyebab-alergi-udang-dan-pengobatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-dan-pengobatannya\/","title":{"rendered":"4 Penyebab Alergi Udang dan Langkah Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Ada beberapa <\/b><b>penyebab alergi udang<\/b><b>. Gejala yang dapat muncul ketika Anda memiliki alergi udang yakni gatal, sesak nafas, bahkan bisa memicu anafilaksis jika sensitif.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>U.S Food &amp; Drugs Administration<\/em> (FDA) menyebutkan bahwa kelompok udang-udangan dan kerang-kerangan menjadi salah satu dari delapan alergen utama yang memicu alergi makanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Memiliki alergi terhadap protein pada udang bisa memicu sejumlah masalah, seperti gatal-gatal bahkan sampai sulit bernapas. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kasus paling parahnya adalah anafilaksis yang dapat mengancam nyawa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda memiliki keluhan atau sedang dalam kondisi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/\">alergi udang<\/a>, penting untuk tahu lebih dalam mengenai jenis alergi satu ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Gejala Alergi Udang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum memahami apa penyebab alergi udang, alangkah baiknya pahami terlebih dahulu apa saja reaksi yang muncul pada tubuh setelah Anda mengonsumsi zat pemicu alerginya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah gejala alergi udang yang perlu diketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Reaksi pada kulit<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala paling umum dari alergi udang adalah munculnya reaksi pada kulit, seperti kulit kemerahan, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bentol-merah-gatal-di-wajah-dan-kulit\/\">bengkak di area tertentu<\/a>, gatal, dan juga mengalami ruam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala ini bisa Anda amati tak lama setelah mengonsumsi atau terpapar makanan yang tercampur dengan udang.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bengkak di bagian tubuh<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada juga reaksi alergi udang yang membuat beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan. Contohnya bengkak di wajah, bibir, lidah, bahkan tenggorok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari laman <em>McGovern Allergy<\/em>, kondisi pembengkakan bisa berkembang menjadi kesulitan bernapas. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Segeralah berkonsultasi ke dokter spesialis alergi-imunologi untuk dapat penanganan yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Gangguan pernapasan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari <em>Cleveland Clinic<\/em>, salah satu gejala alergi udang yakni mengalami gangguan pernapasan seperti kesulitan bernapas, rasa sesak, bahkan mengi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ini bisa terjadi salah satunya karena bagian tenggorok Anda bengkak dan menghambat aliran udara yang masuk ke paru-paru.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Masalah Pencernaan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alergi udang juga sering membuat tubuh mengalami masalah pencernaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda mual, muntah, bahkan langsung diare sesaat setelah mengkonsumsi udang, maka mungkin benar itu adalah salah satu gejala Anda mengalami alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Anafilaksis<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anafilaksis adalah kasus yang paling parah dan bisa melibatkan berbagai gejala di atas dalam waktu bersamaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anafilaksis merupakan kondisi ketika seseorang yang alergi sangat kesulitan dalam bernapas, tekanan darah menurun, dan hilang kesadaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-udang-wajib-dihindari\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1\"><style> .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 , .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .postImageUrl , .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 , .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:hover , .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:visited , .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:active { border:0!important; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:active , .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1 .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"uea3cc07674b12b63cd571beba4e4ecb1-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">4 Penyebab Alergi Udang, Wajib Dihindari Selagi Mungkin!<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Alergi Udang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Melihat dari segi penyebab alergi udang, berikut penjelasan lebih lengkap yang dilansir dari beberapa laman kesehatan dunia:\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Protein tropomiosin pada udang<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama, studi dari <em>Allergy, Asthma, &amp; Immunology Research<\/em> mengatakan jika tropomiosin yang menjadi penyebab alergi udang yang utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Protein ini merupakan zat yang terkandung dalam udang serta beberapa jenis makanan laut kerang-kerangan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tropomiosin memang menjadi penyebab alergi udang yang akan memicu respon imun dari tubuh Anda ataupun penderitanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap orang yang mengalami alergi, memiliki sistem kekebalan yang mengenali protein tersebut sebagai ancaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akhirnya, ada pelepasan zat dalam tubuh yang memunculkan gejala seperti ruam, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mengobati-alergi-gatal-pada-kulit\/\">gatal<\/a>, sampai gejala berat seperti anafilaksis.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Proses imunologis dan zat histamin\u00a0<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mekanisme alergi udang melibatkan proses imunologis dan peran histamin. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Healthline <\/em>mengatakan bahwa saat tropomiosin terdeteksi, maka sistem kekebalan tubuh akan memberikan reaksi.\u00a0Reaksinya adalah pelepasan zat yang bernama histamin. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mast cell<\/em> yang mengeluarkan histamin sebagai zat utama untuk melawan tropomiosin inilah yang membuat berbagai gejala alergi muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses ini sangat menunjukkan bagaimana alergi udang akan memengaruhi berbagai organ pernapasan, kulit, bahkan juga pencernaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Faktor genetik<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selanjutnya, jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat alergi makanan terutama udang, maka risiko Anda mengalaminya juga makin tinggi, bahkan untuk berbagai jenis makanan laut lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Faktor genetik bisa menjadi penyebab alergi udang karena adanya kecenderungan bawaan yang membuat tubuh lebih sensitif terhadap protein tropomiosin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut <em>Mayo Clinic<\/em>, jika ada orang tua atau saudara kandung memiliki alergi, maka kemungkinan anggota keluarga lain juga bisa punya alergi serupa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Risikonya memang bisa meningkat jika ada orang tua maupun saudara kandung dengan riwayat alergi serupa.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kontaminasi maupun paparan yang tak disengaja<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyebab alergi udang selanjutnya memang bukan karena Anda berniat untuk mengonsumsi udang atau makanan laut dengan protein sejenis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tapi, alergi juga bisa terpicu jika Anda mengonsumsi langsung, bahkan paparan secara tidak langsung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contohnya, mungkin Anda pernah menghirup partikel udang ketika dalam proses memasak atau secara tak sengaja menyentuh bagian permukaan yang terkontaminasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun kontaknya secara tidak langsung, tapi tetap reaksi alergi bisa muncul pada tubuh Anda.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Thermo Fisher<\/em> juga menyebut jika terdapat kasus reaksi alergi terjadi karena kontaminasi silang atau mengonsumsi makanan yang tercampur dengan udang karena dimasak dengan alat dan proses produksi yang sama.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Langkah Pencegahan dan Pengobatan Alergi Udang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tak kalah penting dari memahami penyebab alergi udang adalah langkah untuk mencegahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebenarnya, untuk pencegahan, Anda hanya perlu menghindari konsumsi udang, produk terkait, serta <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/alergi-makanan\/\">menghindari paparan atau makanan yang tercampur dengan udang<\/a> yang terjadi secara tidak langsung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tapi, untuk pengobatan mungkin butuh perawatan seperti pemberian antihistamin untuk gejala alergi udang yang ringan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, jika gejala alergi berat yang muncul, coba konsultasi dengan dokter spesialis alergi-imunologi untuk tahu perawatan terbaik ketika gejala muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu dia informasi selengkapnya mengenai penyebab alergi udang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika gejala alergi membuat Anda kesulitan untuk mengunjungi dokter ke rumah sakit atau ke tempat praktiknya, maka langsung <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">panggil dokter ke rumah<\/a> dengan layanan dari Medi-Call.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tinggal hubungi lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">CS Medi-Call<\/a> atau melalui <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi Medi-Call<\/a> untuk segera dapat penanganan! <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, dokter di lokasi terdekat Anda akan langsung menuju alamat yang ditentukan. Hubungi sekarang!<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/strong><\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nutrition C for FS and A. Food Allergies: What You Need to Know. FDA [Internet]. 2021 Apr 2; Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.fda.gov\/food\/buy-store-serve-safe-food\/food-allergies-what-you-need-know\">https:\/\/www.fda.gov\/food\/buy-store-serve-safe-food\/food-allergies-what-you-need-know<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Food Allergy [Internet]. Medlineplus.gov. National Library of Medicine; 2019. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/medlineplus.gov\/foodallergy.html\">https:\/\/medlineplus.gov\/foodallergy.html<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mayo clinic. Shellfish allergy &#8211; Symptoms and causes [Internet]. Mayo Clinic. 2019. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/shellfish-allergy\/symptoms-causes\/syc-20377503\">https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/shellfish-allergy\/symptoms-causes\/syc-20377503<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Shellfish Allergies: Symptoms, Food Allergy Testing, Epinephrine [Internet]. Cleveland Clinic. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11319-allergies-shellfish\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11319-allergies-shellfish<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">News. What you need to know about shellfish allergy diagnosis, treatment [Internet]. news. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/health.ucdavis.edu\/news\/headlines\/what-you-need-to-know-about-shellfish-allergy-diagnosis-treatment\/2022\/10\">https:\/\/health.ucdavis.edu\/news\/headlines\/what-you-need-to-know-about-shellfish-allergy-diagnosis-treatment\/2022\/10<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Shellfish Allergies: Symptoms and Treatments [Internet]. Healthline. 2017. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/allergies\/shellfish#symptoms\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/allergies\/shellfish#symptoms<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Wong L, Huang CH, Lee BW. Shellfish and House Dust Mite Allergies: Is the Link Tropomyosin? Allergy, Asthma &amp; Immunology Research. 2016;8(2):101.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Shellfish Allergies: Symptoms, Food Allergy Testing, Epinephrine [Internet]. Cleveland Clinic. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11319-allergies-shellfish\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11319-allergies-shellfish<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Shellfish Allergy: Symptoms, Causes, And Treatments &#8211; McGovern Allergy And Asthma Clinic [Internet]. McGovern Allergy and Asthma Clinic. 2024 [cited 2024 Oct 30]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/mcgovernallergy.com\/shellfish-allergy\/\">https:\/\/mcgovernallergy.com\/shellfish-allergy\/<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada beberapa penyebab alergi udang. Gejala yang dapat muncul ketika Anda memiliki alergi udang yakni gatal, sesak nafas, bahkan bisa memicu anafilaksis jika sensitif.\u00a0 Laman U.S Food &amp; Drugs Administration (FDA) menyebutkan bahwa kelompok udang-udangan dan kerang-kerangan menjadi salah satu dari delapan alergen utama yang memicu alergi makanan.\u00a0 Memiliki alergi terhadap protein pada udang bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423673,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[32,63,27],"class_list":["post-423672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-alergi-kulit","tag-kesehatan","tag-medi-call"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423672"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423817,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423672\/revisions\/423817"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}