{"id":423701,"date":"2024-11-10T11:22:03","date_gmt":"2024-11-10T04:22:03","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423701"},"modified":"2024-11-14T14:19:30","modified_gmt":"2024-11-14T07:19:30","slug":"4-penyebab-alergi-debu-kulit-dan-pencegahannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-debu-kulit-dan-pencegahannya\/","title":{"rendered":"4 Penyebab Alergi Debu Kulit dan Tips Pencegahannya"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Alergi debu kulit merupakan reaksi alergi yang muncul pada kulit saat terpapar oleh berbagai partikel debu di udara yang tercampur dengan zat pemicu alergi. Gejala yang dapat muncul adalah <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mengobati-alergi-gatal-pada-kulit\/\">gatal<\/a>, ruam, kemerahan, dan iritasi kulit.\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>American College of Allergy, Asthma, &amp; Immunology<\/em> (ACAAI) mengatakan bahwa <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-alergi-debu-yang-wajib-diketahui\/\">gejala alergi debu<\/a> bisa memburuk selama atau setelah menyedot, menyapu, dan juga membersihkan debu di rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasalnya, partikel-partikel debu akan teraduk dengan zat pemicu alergi dan membuatnya melayang di udara. Dengan ini, maka risiko reaksi alergi muncul menjadi sangat tinggi karena kulit mudah terpapar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ingin tahu lebih lanjut soal alergi debu kulit? Cek di sini.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-debu-kulit-dan-pencegahannya\/#Penyebab_Alergi_Debu_Kulit\" >Penyebab Alergi Debu Kulit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-debu-kulit-dan-pencegahannya\/#Tips_Pencegahan_Munculnya_Reaksi_Alergi_Debu\" >Tips Pencegahan Munculnya Reaksi Alergi Debu<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Alergi_Debu_Kulit\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Alergi Debu Kulit<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alergi debu terjadi lantaran sistem imun tubuh keliru menganggap bahwa debu merupakan zat berbahaya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akhirnya, sistem imun melepas senyawa kimia histamin untuk melawan berbagai partikel asing yang terdapat dalam debu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meski peran histamin penting untuk melawan partikel asing yang dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya, senyawa ini bisa memicu reaksi peradangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun peradangannya seperti bersin, batuk, sesak napas, juga ruam pada kulit yang merupakan gejala dari alergi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari segi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-alergi-debu\/\">penyebab<\/a>, bukan hanya ketika Anda menghirup debu, tapi alergi debu kulit bisa terjadi karena ini:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kecoak<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kecoak dapat hidup di berbagai jenis bangunan dan lingkungan sekitar Anda. Beberapa orang mungkin mengalami gejala alergi saat mereka ada di lingkungan yang terdapat kecoak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hewan ini dapat memicu alergi debu kulit karena partikel kecil dalam kecoak menjadi komponen umum debu rumah tangga yang mengakibatkan munculnya gejala alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tungau Debu<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tungau debu disebut sebagai penyebab paling umum dari alergi debu kulit oleh laman ACAAI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tungau itu sendiri hidup dan berkembang biak secara mudah pada tempat-tempat yang lembab dan hangat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Partikel-partikel tungau debu akan sering ditemukan di kasur, bantal, karpet, dan juga perabot yang dilapisi oleh kain. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat kulit Anda melakukan kontak langsung (bersentuhan) dengan partikel-partikel tungau, maka gejala alergi bisa muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam partikel itulah sebenarnya terdapat jenis protein yang oleh sistem imun tubuh secara keliru dianggap berbahaya dan memicu reaksi alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Spora Jamur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jamur memakai butiran spora untuk berkembang biak. Masalahnya, butiran spora sangat ringan dan mudah melayang di udara. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda pun sangat mungkin menghirup spora jamur tersebut. Selain itu, sangat mungkin spora jamur menempel pada kulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika masuk ke dalam tubuh atau saat kontak langsung dengan kulit Anda, reaksi dari sistem kekebalan akan menganggapnya juga sebagai ancaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akhirnya, ada gejala alergi debu kulit yang muncul seperti batuk, bersin, ruam, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bentol-merah-gatal-di-wajah-dan-kulit\/\">kemerahan<\/a>, bahkan iritasi pada kulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bulu hewan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam debu, terkadang terdapat bulu hewan yang menjadi salah satu zat pemicu alergi pada beberapa orang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda punya alergi debu kulit, reaksinya akan muncul setelah Anda menghirup udara yang terdapat bulu-bulu hewan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahkan, reaksinya dapat muncul saat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/macam-macam-alergi-pada-kulit-bayi-orang-tua-wajib-tahu\/\">kulit<\/a> Anda bersentuhan langsung dengan bulu-bulu hewan peliharaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Pencegahan_Munculnya_Reaksi_Alergi_Debu\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Tips Pencegahan Munculnya Reaksi Alergi Debu<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menghindari berbagai zat pemicu alergi, menurut <em>Mayo Clinic<\/em>, merupakan strategi terbaik yang bisa Anda lakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun tak sepenuhnya bisa menghilangkan zat pemicu alergi, tapi setidaknya Anda bisa mengurangi risiko reaksi alergi secara signifikan. Ini caranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Menggunakan <\/b><b><i>bed cover<\/i><\/b><b> anti-alergen<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara mencegah alergi debu yang berikutnya adalah dengan menggunakan penutup tempat tidur yang memiliki anti-alergen. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada fakta menarik dari <em>Cleveland Clinic<\/em> yang menjelaskan bahwa pada tempat tidur Anda, ada sekitar 100.000 hingga 10 juta tungau debu mikroskopis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Guna mencegah reaksi alergi muncul, Anda bisa pertimbangkan untuk menggunakan seprai atau bahkan rangkaian produk anti-alergi untuk tempat tidur lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasalnya, terdapat serat berongga anti-alergi yang bisa melindungi selimut, <em>bed cover<\/em>, kasur, dan bantal Anda di rumah dari berbagai bakteri dan tungau debu yang menjadi pemicu alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-alergi-debu-yang-wajib-diketahui\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6\"><style> .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 , .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .postImageUrl , .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 , .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:hover , .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:visited , .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:active { border:0!important; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:active , .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6 .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"ue04f139e1cd652285f80bf5f49be10e6-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Gejala Alergi Debu yang Wajib Diketahui!<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Mencuci tempat tidur setiap minggu<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara pencegahan munculnya gejala dari penderita alergi debu kulit bisa dengan rutin mencuci tempat tidur setiap minggu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anda harus mencuci seprai, sarung bantal, hingga selimut di air panas dengan suhu setidaknya 55\u00baC. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasalnya, terdapat studi laboratorium menunjukkan bahwa air hangat yang mengandung deterjen cucian membunuh sebagian besar tungau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika kesulitan, maka coba memasukkannya ke benda-benda yang bisa mengeringkannya dengan suhu yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Misalnya seperti mesin cuci dan mesin pengering untuk membunuh tungau dan pemicu alergi yang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Menjaga tingkat kelembaban<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, cara mencegah alergi debu kulit adalah dengan menjaga kelembaban di rumah Anda. Jagalah agar kelembaban tetap rendah dan relatif di bawah 50%.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa memakai <em>dehumidifier<\/em> atau AC untuk membantu menjaga kelembaban di tingkat yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Vakum secara teratur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menyedot debu karpet dan juga perabot yang berlapis kain bisa menjadi salah satu cara pencegahan yang cukup efektif. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun perlu diingat bahwa menyedot debu saja tidak bisa sepenuhnya menghilangkan tungau debu dan zat pemicu alergi secara keseluruhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa mencoba memakai <em>vacuum cleaner<\/em> yang memiliki kantong filter mikro berlapis ganda atau yang menggunakan teknologi HEPA untuk meningkatkan efektivitasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Mencoba alternatif selain karpet dan yang berlapis kain<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa juga mencoba mencegah terjadinya alergi debu kulit dengan mencoba alternatif lain dari karpet atau perlengkapan lain yang berlapis kain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasalnya, karpet dan peralatan berlapis kain menjadi habitat yang nyaman untuk tungau dan zat pemicu alergen lainnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengurangi peralatan berlapis kain dan yang susah dibersihkan akan meminimalisir terjadinya reaksi alergi debu pada kulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_89703\" aria-describedby=\"caption-attachment-89703\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-89703\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat Anda mengalami gejala-gejala dari alergi debu kulit yang tak kunjung membaik, maka wajib melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter alergi-imunologi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hubungi melalui <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> atau melalui <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi Medi-Call<\/a> untuk kemudahan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">panggil dokter ke rumah<\/a> kapan saja dan di mana saja.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dust &amp; Dust Mite Allergies [Internet]. WebMD. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.webmd.com\/allergies\/dust-allergies\">https:\/\/www.webmd.com\/allergies\/dust-allergies<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dust Allergy | Causes, Symptoms &amp; Treatment [Internet]. ACAAI Public Website. 2018. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/acaai.org\/allergies\/allergic-conditions\/dust-allergies\/\">https:\/\/acaai.org\/allergies\/allergic-conditions\/dust-allergies\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dust mite allergy &#8211; Diagnosis and treatment &#8211; Mayo Clinic [Internet]. www.mayoclinic.org. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/dust-mites\/diagnosis-treatment\/drc-20352178\">https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/dust-mites\/diagnosis-treatment\/drc-20352178<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6 Dust Allergy Symptoms: Causes and Treatments [Internet]. Verywell Health. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.verywellhealth.com\/dust-allergy-symptoms-7963556\">https:\/\/www.verywellhealth.com\/dust-allergy-symptoms-7963556<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bedroom Allergens: Does Hypoallergenic Bedding Work? [Internet]. Cleveland Clinic. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/health.clevelandclinic.org\/do-hypoallergenic-pillow-and-mattress-covers-really-work\">https:\/\/health.clevelandclinic.org\/do-hypoallergenic-pillow-and-mattress-covers-really-work<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dust Allergy Causes, Symptoms, and Relief [Internet]. Allegra\u00ae. 2021 [cited 2024 Nov 5]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.allegra.com\/en-us\/understanding-allergies\/allergy-triggers\/dust-allergies\">https:\/\/www.allegra.com\/en-us\/understanding-allergies\/allergy-triggers\/dust-allergies<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Silentnight Anti-Allergy Bedding | Allergy UK | National Charity [Internet]. Allergyuk.org. 2024 [cited 2024 Nov 5]. Available from:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.allergyuk.org\/our-services\/allergyuk-products\/silentnight-anti-allergy-bedding\/\">https:\/\/www.allergyuk.org\/our-services\/allergyuk-products\/silentnight-anti-allergy-bedding\/<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alergi debu kulit merupakan reaksi alergi yang muncul pada kulit saat terpapar oleh berbagai partikel debu di udara yang tercampur dengan zat pemicu alergi. Gejala yang dapat muncul adalah gatal, ruam, kemerahan, dan iritasi kulit.\u00a0 Laman American College of Allergy, Asthma, &amp; Immunology (ACAAI) mengatakan bahwa gejala alergi debu bisa memburuk selama atau setelah menyedot, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423702,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[63,27],"class_list":["post-423701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-kesehatan","tag-medi-call"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423701"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423796,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423701\/revisions\/423796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}