{"id":423799,"date":"2024-11-14T20:56:03","date_gmt":"2024-11-14T13:56:03","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=423799"},"modified":"2024-11-14T20:56:03","modified_gmt":"2024-11-14T13:56:03","slug":"penyebab-kolik-pada-bayi-hingga-perawatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-kolik-pada-bayi-hingga-perawatannya\/","title":{"rendered":"Orang Tua Wajib Tahu, Ini Penyebab Kolik pada Bayi, Gejala, hingga Perawatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Kolik pada bayi merupakan keadaan saat bayi yang sehat justru menangis selama berjam-jam tanpa alasan yang jelas. <\/b><b>Penyebab kolik pada bayi <\/b><b>masih belum diketahui secara pasti, tapi terdapat sejumlah faktor yang berperan memicu munculnya gejala.<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Family Doctor<\/em> menjelaskan mengenai kolik sebagai kondisi ketika bayi yang tampak tidak mengalami masalah kesehatan apapun sering menangis dan rewel tanpa adanya alasan yang jelas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahkan, bayi bisa menangis lebih dari 3 jam sehari, setidaknya 3 hari dalam seminggu, dan bisa berlangsung lebih dari 3 minggu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terkadang, tak ada yang bisa Anda lakukan untuk meredakan tangisannya. Mengelola kolik justru akan menambah stres, apalagi jika Anda merupakan orang tua baru yang masih beradaptasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_415428\" aria-describedby=\"caption-attachment-415428\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-415428 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"769\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-300x175.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-1024x596.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-768x447.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-415428\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Bayi di Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-kolik-pada-bayi-hingga-perawatannya\/#Gejala_Kolik_pada_Bayi\" >Gejala Kolik pada Bayi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-kolik-pada-bayi-hingga-perawatannya\/#Penyebab_Kolik_pada_Bayi\" >Penyebab Kolik pada Bayi\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-kolik-pada-bayi-hingga-perawatannya\/#Diagnosis_Kolik_pada_Bayi\" >Diagnosis Kolik pada Bayi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-kolik-pada-bayi-hingga-perawatannya\/#Perawatan_Kolik\" >Perawatan Kolik<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Kolik_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Gejala Kolik pada Bayi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum memahami penyebab kolik pada bayi, mari ketahui dulu beberapa gejala ketika bayi Anda mengalami kolik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada dasarnya, bayi rewel dan menangis itu normal. Namun, jika si Kecil menangis lebih sering dan lebih banyak daripada bayi lainnya meskipun sehat, maka artinya ia mengalami kolik. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun beberapa gejala kolik pada bayi antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menangis tanpa ada alasan jelas meskipun tidak sedang lapar atau tidak perlu ganti popok<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sering menangis di waktu yang relatif sama setiap hari. Bayi yang kolik sering menangis dan rewel ketika malam hari, tetapi tidak menutup kemungkinan bayi menangis kapan saja\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menangis seolah sedang merasa kesakitan\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mengepalkan tangan ketika menangis<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menarik kaki ke atas<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sering menutup atau membuka mata dengan lebar<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/perut-kembung-pada-bayi\/\">Perut kembung<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika tangisan bayi nampak berlebihan dan ada gejala lain, seperti muntah, demam, diare, maka sebaiknya hubungi dokter spesialis pediatri (dokter anak) untuk berkonsultasi lebih lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Kolik_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Kolik pada Bayi\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari laman <em>WebMD<\/em>, para dokter menganggap masih belum diketahui penyebab kolik pada bayi yang sudah pasti menjadi memicunya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Artikel dalam <em>Family Doctor<\/em> juga menyebut jika para dokter tidak yakin akan penyebab kolik pada bayi yang pasti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Begitu juga dengan <em>Health Choc<\/em> yang mengatakan bahwa hanya ada sejumlah teori mengapa kolik pada bayi bisa muncul. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, ada beberapa faktor yang diyakini berkontribusi terhadap kolik, seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Sensitivitas ASI<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bayi kolik mungkin memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu yang ibunya konsumsi dan kemudian memengaruhi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/pentingnya-asi-eksklusif-untuk-bayi\/\">ASI<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saran dari laman <em>Health Choc<\/em> yakni coba diet atau menghindari makanan yang bisa mengakibatkan masalah pencernaan pada bayi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Misalnya, produk susu, makanan pedas, kafein, atau makanan yang bisa menghasilkan gas seperti kubis, kacang-kacangan, dan sejenisnya perlu dihindari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan menghindari makanan-makanan tersebut, maka Anda bisa melihat apakah kolik berkurang atau tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pencernaan yang buruk<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyebab kolik pada bayi bisa jadi merupakan respons atas ketidaknyamanannya ketika mencerna. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda memakai susu formula misalnya, maka cobalah susu formula <em>hypoallergenic<\/em> (mengandung lebih sedikit bahan yang memicu reaksi alergi).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan ini, bayi bisa lebih mudah mencerna dan mengurangi gas yang mungkin memengaruhi ketidaknyamanannya dan memicu kolik.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Stimulasi berlebihan dari lingkungan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, penyebab kolik pada bayi bisa diakibatkan stimulasi berlebihan dari lingkungan di sekitarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bayi yang <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/tips-merawat-bayi-baru-lahir\/\">baru lahir<\/a> sedang dalam proses penyesuaian diri dengan dunia luar setelah ada di rahim yang tenang dan stabil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa bayi mungkin mampu beradaptasi dengan baik tanpa ada masalah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, sebagian lainnya mungkin sensitif dan kesulitan menyesuaikan diri dengan cahaya, suara keras, maupun aktivitas yang ada di sekitar mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hal ini dipercaya menjadi salah satu hal yang memicu perilaku kolik atau tangisan bayi yang berlebihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kepekaan yang berlebihan terhadap gas<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Artikel di Health Choc menyatakan bahwa terdapat sedikit bukti ilmiah yang mendukung penyebab kolik pada bayi satu ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasalnya, pemberian obat guna mengatasi gas dalam perut bayi juga tidak terbukti efektif dalam mengurangi kolik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, dokter percaya bahwa gas mungkin bukan penyebab utama dari kolik, tapi lebih pada efek dari tangisan berlebihan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, bayi yang kolik juga tidak menghasilkan lebih banyak gas daripada bayi yang tidak mengalaminya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika ada bayi kolik yang nampak sering mengeluarkan gas, maka besar kemungkinan penyebabnya adalah bayi menghirup lebih banyak udara ketika menangis dalam waktu lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tak hanya itu, laman <em>WebMD<\/em> juga mempercayai bahwa ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi penyebab kolik pada bayi, seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sistem saraf yang berkembang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bentuk awal migrain masa kanak-kanak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Frustasi, ketakutan, atau kegembiraan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketidakmampuan untuk menenangkan dirinya sendiri<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/gejala-kolik-pada-bayi\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb\"><style> .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb , .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .postImageUrl , .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb , .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:hover , .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:visited , .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:active { border:0!important; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:active , .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"u759de8eb87f83c5726fa0af444379dbb-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Bunda Sering Rewel dan Menangis Merupakan Gejala kolik pada bayi<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diagnosis_Kolik_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Diagnosis Kolik pada Bayi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sejauh ini, tidak ada tes untuk mendiagnosis kolik pada bayi. Dokter mungkin akan bertanya tentang gejala dan riwayat medis yang mungkin bayi Anda alami. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, dokter juga melakukan pemeriksaan kondisi fisiknya yang berfokus pada:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tingkat energi<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pernapasan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Warna kulit<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/suhu-badan-bayi-normal\/\">Suhu tubuh<\/a><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berat badan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dokter mungkin juga melakukan sejumlah tes yang dilakukan guna menyingkirkan masalah lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perawatan_Kolik\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Perawatan Kolik<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantaran belum ada penyebab kolik pada bayi yang pasti, maka tak ada cara pasti untuk pengobatannya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, setidaknya Anda bisa mencoba untuk menenangkan bayi dengan cara berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memastikan bayi tidak lapar, tapi tetap beri makan secara tidak berlebihan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika menyusui, tanyakan pada dokter spesialis pediatri mengenai apakah ada makanan dan obat-obatan yang bisa memicu iritasi atau reaksi alergi pada bayi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sering-sering mengubah posisi tubuh bayi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Goyangkan atau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/mitos-pijat-bayi\/\">pijat<\/a> punggung dan perut mereka.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berbicaralah dengan nada lembut kepada bayi Anda.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kolik biasanya berakhir ketika bayi mencapai usia 3 &#8211; 4 bulan. Pada tahap ini, sebagian besar bayi tidak lagi mengalami kolik, dan gejala-gejala menangis berlebihan berangsur hilang.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_365412\" aria-describedby=\"caption-attachment-365412\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-365412 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"layanan baby care Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-365412\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Baby Care di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika kolik tak kunjung membaik, maka sebaiknya gunakan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\">jasa perawat bayi datang ke rumah<\/a>. Dengan ini, Anda akan terbantu dalam merawat bayi yang mengalami kondisi kolik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, perawat akan membantu Anda menilai kondisi buah hati untuk memutuskan mengunjungi dokter atau tidak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Panggil jasa perawat bayi dengan menghubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> atau lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">Aplikasi Medi-Call<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Colic in Babies [Internet]. WebMD. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.webmd.com\/parenting\/baby\/what-is-colic\">https:\/\/www.webmd.com\/parenting\/baby\/what-is-colic<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Colic in Babies &#8211; How to Treat and Cope With Colic [Internet]. familydoctor.org. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/familydoctor.org\/condition\/colic\/\">https:\/\/familydoctor.org\/condition\/colic\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Colic in Babies [Internet]. American Pregnancy Association. 2012. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/americanpregnancy.org\/healthy-pregnancy\/first-year-of-life\/colic\/\">https:\/\/americanpregnancy.org\/healthy-pregnancy\/first-year-of-life\/colic\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">CHOC. Colic in babies: Tips for soothing your child from a pediatrician [Internet]. CHOC &#8211; Children\u2019s health hub. 2024. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/health.choc.org\/colic-in-babies-tips-for-soothing-your-child-from-a-pediatrician\/\">https:\/\/health.choc.org\/colic-in-babies-tips-for-soothing-your-child-from-a-pediatrician\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Philadelphia TCH of. How to Soothe a Baby with Colic [Internet]. www.chop.edu. 2019. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.chop.edu\/news\/health-tip\/how-soothe-baby-colic\">https:\/\/www.chop.edu\/news\/health-tip\/how-soothe-baby-colic<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolik pada bayi merupakan keadaan saat bayi yang sehat justru menangis selama berjam-jam tanpa alasan yang jelas. Penyebab kolik pada bayi masih belum diketahui secara pasti, tapi terdapat sejumlah faktor yang berperan memicu munculnya gejala. Laman Family Doctor menjelaskan mengenai kolik sebagai kondisi ketika bayi yang tampak tidak mengalami masalah kesehatan apapun sering menangis dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":423802,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[307,308],"tags":[65,12,27],"class_list":["post-423799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ibu-dan-bayi","category-masalah-kesehatan-bayi","tag-baby-care","tag-baby-care-di-rumah","tag-medi-call"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423799"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423799\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":423808,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423799\/revisions\/423808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/423802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}