{"id":424190,"date":"2024-12-31T08:29:33","date_gmt":"2024-12-31T01:29:33","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=424190"},"modified":"2024-12-31T08:29:33","modified_gmt":"2024-12-31T01:29:33","slug":"nutrisi-ibu-menyusui-ini-makanan-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/nutrisi-ibu-menyusui-ini-makanan-yang-baik\/","title":{"rendered":"Nutrisi Ibu Menyusui:  Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi dan yang Harus Dihindari untuk Menjaga Kualitas ASI"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pelajari nutrisi ibu menyusui yang terbaik, seperti makanan yang meningkatkan kualitas ASI, serta makanan yang harus dihindari demi kesehatan bayi dan ibu.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah hamil dan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/menjaga-kesehatan-mental-ibu-setelah-melahirkan\/\">melahirkan<\/a>, perjuangan seorang ibu belum selesai di situ saja. Selanjutnya, ibu akan memasuki fase menyusui si Kecil untuk memberikan nutrisi terbaik bagi si Kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, untuk mendukung proses ini, ibu membutuhkan kondisi tubuh yang sehat, salah satunya dengan memerhatikan nutrisi ibu menyusui yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terlebih lagi, apa yang ibu konsumsi selama masa <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/makanan-ibu-menyusui-agar-asi-banyak\/\">menyusui<\/a> tidak hanya memengaruhi kesehatan ibu, tetapi juga kualitas ASI yang akan menentukan tumbuh kembang bayi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di bawah ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai nutrisi ibu menyusui, termasuk makanan yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI, serta makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kualitas ASI.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_415428\" aria-describedby=\"caption-attachment-415428\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-415428 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"769\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-300x175.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-1024x596.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-768x447.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-415428\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Bayi di Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/nutrisi-ibu-menyusui-ini-makanan-yang-baik\/#Nutrisi_Ibu_Menyusui_sangat_Memengaruhi_Kualitas_ASI\" >Nutrisi Ibu Menyusui sangat Memengaruhi Kualitas ASI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/nutrisi-ibu-menyusui-ini-makanan-yang-baik\/#Makanan_yang_Baik_Dikonsumsi_Ibu_Menyusui\" >Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Menyusui<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/nutrisi-ibu-menyusui-ini-makanan-yang-baik\/#Daftar_Makanan_dan_Minuman_yang_Sebaiknya_Dihindari_oleh_Ibu_Menyusui\" >Daftar Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari oleh Ibu Menyusui<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nutrisi_Ibu_Menyusui_sangat_Memengaruhi_Kualitas_ASI\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nutrisi Ibu Menyusui sangat Memengaruhi Kualitas ASI<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ASI merupakan asupan terbaik bagi bayi karena di dalamnya mengandung nutrisi yang lengkap, termasuk karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Semua kandungan ini berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi, mulai dari perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, hingga pertumbuhan fisik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, selain menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, penting untuk memerhatikan nutrisi ibu menyusui untuk menjaga kuantitas dan kualitas ASI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari laman <em>Madela<\/em>, nutrisi ibu menyusui dan ASI yang keluar saling berkaitan erat, jadi apa yang Anda konsumsi setiap hari dapat memengaruhi ASI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahkan, dilansir dari <em>Mayo Clinic<\/em>, berbagai makanan yang dikonsumsi ibu menyusui akan berpengaruh terhadap rasa ASI Anda. Hal ini akan membuat bayi mengenal berbagai rasa, yang mungkin akan membantunya lebih mudah menerima makanan padat di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makanan_yang_Baik_Dikonsumsi_Ibu_Menyusui\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Menyusui<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat masa menyusui, konsumsilah makanan yang sehat dan bernutrisi seimbang untuk mendukung produksi ASI. Untuk memastikan kualitas ASI tetap optimal, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dimasukkan dalam pola makan ibu menyusui, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Makanan berprotein<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat menyusui, Anda harus mengonsumsi dua hingga tiga porsi protein per hari. Satu takaran porsi setara dengan 3 sampai 4 ons sumber protein.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beragam makanan seperti ikan, ayam, telur, daging rendah lemak, keju, susu, tempe, dan tahu menyediakan protein yang baik untuk ibu hamil.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Makanan yang mengandung kalsium<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalsium memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan tulang baik pada ibu maupun bayi. Ibu menyusui dianjurkan memenuhi kebutuhan kalsium harian sebanyak 1.300 mg.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa makanan kaya kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan ini antara lain susu, yogurt, keju, sayuran hijau, edamame, dan kacang kedelai.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Makanan yang mengandung zat besi<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah sekaligus mencegah terjadinya anemia. Ibu menyusui perlu mengonsumsi 9 hingga 10 mg zat besi per hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa sumber zat besi yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui meliputi daging, ayam, seafood, kacang-kacangan, dan kuning telur.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perlu diketahui pula bahwa konsumsi zat besi dari produk hewani cenderung lebih baik dibandingkan produk nabati karena tubuh lebih efektif menyerap zat besi dari produk hewani.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disarankan untuk menghindari konsumsi beberapa jenis ikan, seperti hiu, king mackerel, ikan todak, dan tilefish, karena kandungan merkuri di dalamnya cukup tinggi. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merkuri juga dapat berpindah dari ibu yang menyusui ke bayinya, sehingga berisiko memengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf bayi yang sedang tumbuh.<\/span><\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Makanan sumber vitamin C<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Vitamin C berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh ibu serta bayi. Ibu menyusui dianjurkan memenuhi kebutuhan vitamin C sebanyak 120 mg setiap hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sumber vitamin C yang baik bisa diperoleh dari buah citrus (jeruk dan lemon), brokoli, melon, paprika, tomat, dan kiwi.<\/span><\/p>\n<div style=\"clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/manfaat-infus-vitamin-c\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow\" class=\"u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712\"><style> .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 , .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .postImageUrl , .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .centered-text-area { min-height: 80px; position: relative; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 , .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:hover , .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:visited , .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:active { border:0!important; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .clearfix:after { content: \"\"; display: table; clear: both; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 { display: block; transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; width: 100%; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:active , .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; background-color: #FFFFFF; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .centered-text-area { width: 100%; position: relative; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .ctaText { border-bottom: 0 solid #fff; color: #000000; font-size: 16px; font-weight: bold; margin: 0; padding: 0; text-decoration: underline; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .postTitle { color: #C0392B; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; color: #000000; border: none; border-radius: 3px; box-shadow: none; font-size: 14px; font-weight: bold; line-height: 26px; moz-border-radius: 3px; text-align: center; text-decoration: none; text-shadow: none; width: 80px; min-height: 80px; background: url(https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/plugins\/intelly-related-posts\/assets\/images\/simple-arrow.png)no-repeat; position: absolute; right: 0; top: 0; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:hover .ctaButton { background-color: #eaeaea!important; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .centered-text { display: table; height: 80px; padding-left: 18px; top: 0; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712 .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712-content { display: table-cell; margin: 0; padding: 0; padding-right: 108px; position: relative; vertical-align: middle; width: 100%; } .u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712:after { content: \"\"; display: block; clear: both; } <\/style><div class=\"centered-text-area\"><div class=\"centered-text\" style=\"float: left;\"><div class=\"u543d57091ef7379b5fdbe07720c02712-content\"><span class=\"ctaText\">Baca juga:<\/span>&nbsp; <span class=\"postTitle\">Menyingkap Manfaat Vitamin C dan Aturan Konsumsinya untuk Tubuh Sehat<\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"ctaButton\"><\/div><\/a><\/div>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Mengonsumsi multivitamin<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain mengonsumsi makanan sehat, ibu menyusui, khususnya yang memiliki pola gizi tidak seimbang, seperti pola makan vegan atau kesulitan mengonsumsi makanan bergizi, maka dianjurkan untuk mengonsumsi multivitamin harian.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, bagi ibu menyusui dengan pola makan yang normal dan seimbang, konsumsi multivitamin bersifat opsional atau tidak wajib.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Daftar_Makanan_dan_Minuman_yang_Sebaiknya_Dihindari_oleh_Ibu_Menyusui\"><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Daftar Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari oleh Ibu Menyusui<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari oleh ibu menyusui, karena dapat memengaruhi kualitas ASI atau kesehatan bayi, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Alkohol<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alkohol merupakan salah satu minuman yang sebaiknya dihindari ibu menyusui. Pasalnya, ada sedikit persentase alkohol yang dapat keluar pada ASI dan dikonsumsi oleh bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, secara tidak langsung mengonsumsi alkohol yang berlebihan bisa memabukkan sang ibu. Alhasil, perawatan kepada si Kecil menjadi tidak optimal.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ibu yang menyusui sebaiknya menghindari konsumsi alkohol, atau jika ingin mengonsumsi, pastikan memberi jeda waktu yang cukup antara konsumsi alkohol dan menyusui.<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kafein<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain alkohol, ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi kafein secara berlebihan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hindari mengonsumsi lebih dari 2 hingga 3 cangkir minuman berkafein per hari, termasuk kopi. Kafein yang terkandung dalam ASI dapat menyebabkan bayi menjadi gelisah atau mengalami gangguan tidur.<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Seafood tertentu<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meskipun makanan laut merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik, banyak jenis <em>seafood<\/em> yang mengandung merkuri atau kontaminan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Paparan merkuri yang berlebihan melalui ASI dapat membahayakan sistem saraf bayi yang sedang berkembang. Oleh karena itu, hindari makanan laut yang tinggi merkuri, seperti <em>swordfish<\/em>, makarel raja, dan <em>tilefish<\/em>.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_365412\" aria-describedby=\"caption-attachment-365412\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-365412 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"layanan baby care Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-365412\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Baby Care di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian informasi mengenai nutrisi ibu menyusui.\u00a0Jika Anda membutuhkan bantuan, perawat bayi Medi-Call bisa datang ke rumah untuk membantu merawat, memandikan, hingga memijat bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, Medi-Call juga menyediakan layanan untuk ibu, seperti <em>massage<\/em> khusus ibu menyusui, pijat oksitosin, pijat laktasi, dan kompres payudara untuk membantu proses menyusui si Kecil menjadi lebih nyaman dan optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk mendapatkan layanan tersebut, segera hubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Customer Service Medi-Call<\/a> atau gunakan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call<\/a> untuk memanggil bantuan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\">perawat bayi Medi-Call datang ke rumah.<\/a><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Medela. The Breastfeeding Diet: How Food Affects Your Milk [Internet]. Medela.com. 2024. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.medela.com\/en-us\/breastfeeding-pumping\/articles\/breastfeeding-challenges\/the-breastfeeding-diet-how-food-affects-your-milk\">https:\/\/www.medela.com\/en-us\/breastfeeding-pumping\/articles\/breastfeeding-challenges\/the-breastfeeding-diet-how-food-affects-your-milk<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">UCSF Health. Nutrition Tips for Breastfeeding Mothers [Internet]. ucsfhealth.org. UCSF Health; 2019. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.ucsfhealth.org\/education\/nutrition-tips-for-breastfeeding-mothers\">https:\/\/www.ucsfhealth.org\/education\/nutrition-tips-for-breastfeeding-mothers<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mayo Clinic. Breast-feeding nutrition: Tips for moms [Internet]. Mayo Clinic. 2022. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.mayoclinic.org\/healthy-lifestyle\/infant-and-toddler-health\/in-depth\/breastfeeding-nutrition\/art-20046912\">https:\/\/www.mayoclinic.org\/healthy-lifestyle\/infant-and-toddler-health\/in-depth\/breastfeeding-nutrition\/art-20046912<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Guide to the Breastfeeding Diet 101 [Internet]. Healthline. 2020. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/breastfeeding-diet-101#food-choices\">https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/breastfeeding-diet-101#food-choices<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari nutrisi ibu menyusui yang terbaik, seperti makanan yang meningkatkan kualitas ASI, serta makanan yang harus dihindari demi kesehatan bayi dan ibu.\u00a0 Setelah hamil dan melahirkan, perjuangan seorang ibu belum selesai di situ saja. Selanjutnya, ibu akan memasuki fase menyusui si Kecil untuk memberikan nutrisi terbaik bagi si Kecil.\u00a0 Namun, untuk mendukung proses ini, ibu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":424192,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[307,310],"tags":[],"class_list":["post-424190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ibu-dan-bayi","category-ibu-menyusui"],"modified_by":"Medi Call","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=424190"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424190\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424208,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424190\/revisions\/424208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/424192"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=424190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=424190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=424190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}