{"id":424431,"date":"2025-02-07T01:29:08","date_gmt":"2025-02-06T18:29:08","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=424431"},"modified":"2025-02-24T09:49:18","modified_gmt":"2025-02-24T02:49:18","slug":"penyebab-infeksi-paru-paru-pada-orang-dewasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-infeksi-paru-paru-pada-orang-dewasa\/","title":{"rendered":"Ini 7 Penyebab Infeksi Paru-Paru pada Orang Dewasa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa<\/b><b> bisa berasal dari bakteri, virus, maupun jamur yang menyerang jaringan paru-paru dan mengakibatkan peradangan.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kondisi tersebut seringkali memicu berbagai gejala seperti <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-sesak-nafas-dan-batuk\/\">sesak napas<\/a>, batuk, nyeri dada, dan demam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu bentuk infeksi paru-paru yang paling umum terjadi yakni pneumonia, yang merupakan kondisi saat kantung udara kecil di bagian paru-paru meradang serta dapat terisi cairan maupun nanah dan akan mengganggu fungsi pernapasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terus baca untuk tahu penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa hingga perawatan yang bisa Anda lakukan jika memilikinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_390491\" aria-describedby=\"caption-attachment-390491\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-390491 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"banner caregiver medi-call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Banner-Pop-Up-Caregiver-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-390491\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Caregiver di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-infeksi-paru-paru-pada-orang-dewasa\/#Penyebab_Infeksi_Paru-Paru_pada_Orang_Dewasa\" >Penyebab Infeksi Paru-Paru pada Orang Dewasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-infeksi-paru-paru-pada-orang-dewasa\/#Penyebab_Infeksi_Paru-Paru_pada_Orang_Dewasa_Berdasarkan_Jenisnya\" >Penyebab Infeksi Paru-Paru pada Orang Dewasa Berdasarkan Jenisnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-infeksi-paru-paru-pada-orang-dewasa\/#Perawatan_untuk_Infeksi_Paru-Paru\" >Perawatan untuk Infeksi Paru-Paru<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Infeksi_Paru-Paru_pada_Orang_Dewasa\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Infeksi Paru-Paru pada Orang Dewasa<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Infeksi paru-paru adalah kondisi serius yang dapat mengganggu fungsi pernapasan dan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Lalu, apa penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Healthline<\/em> menyebut bahwa virus dan bakteri merupakan dua hal yang menjadi penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis infeksinya yang paling umum seperti bronkitis (radang saluran udara paru-paru), <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/vaksin-pneumonia-untuk-lansia\/\">pneumonia<\/a> (radang paru-paru\/paru-paru basah), dan bronkiolitis (peradangan saluran napas kecil di paru-paru).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, ada jamur yang juga bisa menyebabkan infeksi paru-paru, tapi kasusnya lebih jarang. Jamur yang menjadi penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><em><span style=\"color: #000000;\">Histoplasma capsulatum<\/span><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><em><span style=\"color: #000000;\">Aspergillus<\/span><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><em><span style=\"color: #000000;\">Pneumocystis jirovecii<\/span><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan kata lain, secara umum penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa adalah virus, bakteri, dan juga jamur. Anda bisa cek penyebabnya lebih detail tergantung jenis infeksi paru-paru yang dialami:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Infeksi_Paru-Paru_pada_Orang_Dewasa_Berdasarkan_Jenisnya\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Infeksi Paru-Paru pada Orang Dewasa Berdasarkan Jenisnya<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara umum, ada beberapa jenis infeksi paru-paru yang penyebabnya berbeda-beda seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Pneumonia<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa yang pertama adalah pneumonia. Ini merupakan jenis infeksi paru-paru yang umum dan mempengaruhi bagian kantung udara paru-paru Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Infeksi ini dapat menjangkiti siapa pun dan di usia berapa pun termasuk orang dewasa. Penyebab umumnya seperti bakteri <em>Streptococcus pneumoniae<\/em> (yang paling umum), <em>Mycoplasma pneumoniae<\/em>, dan <em>Haemophilus influenzae<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Bisa juga virus seperti virus influenza atau<em> Respiratory Syncytial Virus<\/em> (RSV), dan SARS-CoV-2. Lebih lengkap, ini penyebab pneumonia:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Influenza (Flu)<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masih menjadi salah satu jenis infeksi paru-paru, influenza merupakan infeksi yang mempengaruhi saluran udara bagian tenggorok, hidung, dan juga paru-paru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada kasus influenza yang parah, bisa merusak kantung udara paru-paru, menyebabkan pneumonia, dan juga membuat Anda sulit bernapas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski flu bisa hilang dengan sendirinya, tapi orang yang punya sistem kekebalan tubuh lemah, anak kecil, bayi, atau orang dewasa yang lebih tua bisa mengalami masalah pernapasan yang parah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"color: #000000;\">Adapun gejala flu atau influenza ini seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demam tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala parah seperti pilek yang tiba-tiba muncul<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nyeri otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kelelahan yang intens<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sakit kepala<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Muntah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diare<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda mengalaminya, maka penting untuk istirahat lebih sering, tetap terhidrasi, dan disarankan oleh <em>Medical News Today<\/em> untuk mengonsumsi obat-obatan untuk meringankan gejala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"color: #000000;\">Saat ini, Anda juga dapat pesan layanan vaksinasi influenza untuk melindungi diri dan keluarga bersama <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=link&amp;utm_campaign=blog_link_service\">dokter Medi-Call di rumah<\/a>.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Histoplasmosis<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, ada histoplasmosis yang disebabkan oleh spora jamur <em>Histoplasma capsulatum<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Umumnya, spora jamur tersebut ditemukan pada tanah dengan kotoran burung maupun kelelawar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mungkin beberapa orang, khususnya orang sehat, sama sekali tidak menunjukkan gejala, tapi ada pula yang mengalami gejala seperti demam, flu, batuk, dan mengalami kelelahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika kasusnya lebih parah, maka histoplasmosis bisa menjadi penyebab pneumonia atau menyebar ke organ lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>COVID-19 dan Variannya<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Muncul sebagai pandemi global, COVID-19 disebabkan oleh virus corona baru yakni SARS-CoV-2.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">COVID-19 hadir dengan berbagai jenis gejala seperti batuk, demam, sesak napas, kehilangan penciuman dan rasa, dan bahkan untuk kasus yang parah bisa mengalami kegagalan organ.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bronkitis<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selanjutnya, ada bronkitis. Kondisi ini adalah saat tabung bronkial (saluran pernapasan besar) Anda meradang. Tabung-tabung ini yang mengirimkan udara ke paru-paru Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bronkitis umumnya disebabkan oleh virus daripada infeksi bakteri. Namun, ada juga bakteri yang bisa menjadi penyebab bronkitis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa jenis bronkitis adalah seperti virus influenza, <em>Respiratory Synctitial Virus<\/em> (RSV), dan bakteri seperti <em>Mycoplasma pneumoniae<\/em>, <em>Bordetella pertusis<\/em>, dan <em>Chlamydia pneumoniae<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bronkiolitis<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan kondisi saat saluran udara terkecil yang ada di paru-paru Anda meradang dan menyebabkan kesulitan bernapas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyebab paling umum dari bronkiolitis adalah RSV, tapi juga mungkin disebabkan oleh virus lain. Bronkiolitis juga lebih sering terjadi pada anak-anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tuberculosis<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tuberculosis (TBC) merupakan jenis infeksi paru-paru yang disebabkan oleh <em>Mycobacterium tuberculosis<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada sejumlah orang, bakteri TBC ini hidup dalam tubuh tanpa menyebabkan penyakit. Tapi, dalam banyak kasus, TBC dapat mempengaruhi paru-paru dan area tubuh lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TBC<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti:\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keringat pada malam hari<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penurunan berat badan meskipun tidak sedang dalam proses diet<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Batuk yang berlangsung hingga lebih dari dua minggu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demam atau menggigil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Batuk darah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika TBC menyebar ke bagian tubuh lainnya, maka dapat memicu gejala tambahan. Misalnya, TBC yang menyebar ke tulang belakang disertai dengan gejala pembengkakan pada tulang punggung.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, menurut laman <em>Cleveland Clinic<\/em>, gejala tambahan dapat berupa ruam kulit, kulit gatal, penyakit kuning, hingga kehilangan nafsu makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perawatan_untuk_Infeksi_Paru-Paru\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Perawatan untuk Infeksi Paru-Paru<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Laman <em>Healthline<\/em> mengatakan jika perawatannya tergantung pada penyebab infeksi. Jika disebabkan oleh bakteri misalnya, maka Anda butuh antibiotik buat menyembuhkannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan untuk infeksi jamur pada paru-paru, disarankan pengobatan dengan obat anti-jamur seperti <em>voriconazole<\/em> dan juga obat yang sesuai dengan jenis jamurnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, antibiotik saja tidak akan bekerja pada infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus. Pasalnya, pada banyak kasus, tubuh Anda sendiri yang harus melawan infeksi virus tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam proses menunggu tubuh melawan infeksi, Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mempercepat proses pemulihan dan membuat diri Anda merasa lebih nyaman dengan perawatan rumahan seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Minum banyak air putih agar tubuh Anda senantiasa terhidrasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berkumur air garam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Istirahat sebanyak-banyaknya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Minum paracetamol atau ibuprofen (penurun demam)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Minum teh hangat yang dicampur jahe atau madu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pakai humidifier agar kelembaban udara ruangan Anda terjaga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gunakan antibiotik yang diresepkan dokter<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian informasi mengenai penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa. Jika Anda sedang menghadapi infeksi paru-paru, perawatan yang tepat penting buat melawan infeksi dan mempercepat proses pemulihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, kondisi tubuh yang lemah seringkali membuat Anda sukar pergi ke klinik atau rumah sakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_293681\" aria-describedby=\"caption-attachment-293681\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/perawat?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-293681 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawat Home Care dan Perawat Luka Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Nurse-Visit-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-293681\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Home Care dan Perawat Luka di Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di sinilah, layanan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-home-care\/\">perawatan di rumah<\/a> dari Medi-Call bisa jadi yang terbaik buat Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan Medi-Call, Anda akan memperoleh perawatan medis langsung di rumah dengan bantuan dari tim medis profesional kami. Segera hubungi Medi-Call lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp<\/a> atau melalui <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi<\/a> sekarang!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Referensi:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Symptoms of a Lung Infection: Diagnosis, Treatments, and More [Internet]. Healthline. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/symptoms-of-lung-infection#treatments\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/symptoms-of-lung-infection#treatments<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">What to Know About Lung Infections [Internet]. Verywell Health. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.verywellhealth.com\/lung-infection-5181440\">https:\/\/www.verywellhealth.com\/lung-infection-5181440<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Symptoms of a Lung Infection: Causes &amp; Treatments [Internet]. Medanta &#8211; The Medicity. 2022. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.medanta.org\/patient-education-blog\/symptoms-of-a-lung-infection-causes-treatments\">https:\/\/www.medanta.org\/patient-education-blog\/symptoms-of-a-lung-infection-causes-treatments<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Top 10 Causes of Lung Infections and How to Prevent Them [Internet]. Patiala Heart. 2023 [cited 2025 Jan 9]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/patialaheart.com\/blog\/top-10-causes-of-lung-infections-and-how-to-prevent-them\/\">https:\/\/patialaheart.com\/blog\/top-10-causes-of-lung-infections-and-how-to-prevent-them\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Lung infection symptoms: Bacterial, fungal, and more [Internet]. www.medicalnewstoday.com. 2021. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.medicalnewstoday.com\/articles\/lung-infection-symptoms#influenza\">https:\/\/www.medicalnewstoday.com\/articles\/lung-infection-symptoms<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Tuberculosis [Internet]. Cleveland Clinic. 2022. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11301-tuberculosis\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/11301-tuberculosis<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyebab infeksi paru-paru pada orang dewasa bisa berasal dari bakteri, virus, maupun jamur yang menyerang jaringan paru-paru dan mengakibatkan peradangan.\u00a0 Kondisi tersebut seringkali memicu berbagai gejala seperti sesak napas, batuk, nyeri dada, dan demam.\u00a0 Salah satu bentuk infeksi paru-paru yang paling umum terjadi yakni pneumonia, yang merupakan kondisi saat kantung udara kecil di bagian paru-paru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":424432,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[13,10,27],"class_list":["post-424431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-dokter-home-visit","tag-dokter-ke-rumah","tag-medi-call"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=424431"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424431\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424551,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424431\/revisions\/424551"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/424432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=424431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=424431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=424431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}