{"id":424752,"date":"2025-03-17T12:35:55","date_gmt":"2025-03-17T05:35:55","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=424752"},"modified":"2025-03-17T12:35:55","modified_gmt":"2025-03-17T05:35:55","slug":"6-cara-menjaga-pola-makan-saat-berpuasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-cara-menjaga-pola-makan-saat-berpuasa\/","title":{"rendered":"6 Cara Menjaga Pola Makan Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Sangat penting untuk <\/b><b>menjaga pola makan saat berpuasa <\/b><b>agar tidak mengalami risiko seperti kurang energi, dehidrasi, gangguan pencernaan, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menjaga pola makan saat berpuasa penting Anda lakukan karena selama Ramadan, Anda tidak bisa menerapkan pola makan seperti di hari normal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara umum, orang biasanya makan tiga kali sehari. Tetapi saat berpuasa, pola ini berubah menjadi sebanyak dua kali sehari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meskipun pola makan berubah saat berpuasa, tetap penting bagi Anda untuk menjaga asupan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/6-nutrisi-ibu-menyusui-saat-puasa-yang-wajib-dipenuhi\/\">nutrisi<\/a> yang optimal serta seimbang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tujuan dari menjaga pola makan saat berpuasa adalah agar kondisi tubuh tetap sehat dan bisa menjalani puasa dengan baik. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai cara menjaga pola makan saat berpuasa:<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_303917\" aria-describedby=\"caption-attachment-303917\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-303917 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Gejala Anak Autis Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-303917\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Cara Menjaga Pola Makan saat Berpuasa<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menerapkan cara menjaga pola makan saat \u00a0berpuasa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penting dalam memilih jenis makanan yang tepat, baik ketika sahur atau saat berbuka puasa. Berikut ini cara menjaga pola makan saat berpuasa:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pola makan saat sahur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika sedang menjalankan sahur, Anda wajib memilih jenis makanan yang bisa bertahan lama di tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, seperti yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa sehingga tubuh tidak mudah merasa lapar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, sebaiknya batasi atau hindari makanan yang digoreng karena dapat meningkatkan rasa lapar lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagai alternatif, olahlah makanan sahur dengan cara dikukus atau direbus untuk menjaga <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/manfaat-puasa-untuk-kesehatan\/\">kesehatan<\/a> tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Makanan yang digoreng cenderung menyebabkan rasa haus dan membuat tubuh lebih cepat lemas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mengonsumsi makanan utama, lengkapi dengan buah-buahan yang mengandung gula alami untuk membantu menjaga kesehatan serta kestabilan kadar gula darah selama berpuasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tak hanya makanan bergizi, cara menjaga pola makan saat berpuasa yang tak boleh Anda lupakan adalah perbanyak minum air putih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat sahur, sebaiknya mengonsumsi dua gelas air putih. Hal ini sangat penting agar tubuh bisa tetap terhidrasi selama berpuasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika tidak ingin tubuh terasa lemas, hindari tidur langsung setelah sahur. Pasalnya, kebiasaan ini dapat memicu peningkatan asam lambung dan gangguan pencernaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pola makan saat berbuka puasa<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain saat sahur, menjaga pola makan saat berbuka puasa juga sangat penting. Setelah menahan lapar dan haus sepanjang hari, banyak orang cenderung makan berlebihan saat berbuka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Namun, kebiasaan ini sebaiknya Anda hindari karena dapat berdampak buruk pada kesehatan. Lantas, bagaimana cara menjaga pola makan saat berpuasa yang tepat?<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Mulailah berbuka puasa secara bertahap. Konsumsilah makanan manis alami, seperti kurma, melon, semangka, atau jeruk, untuk membantu mengembalikan kadar <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cegah-gula-darah-tinggi-saat-berpuasa\/\">gula darah<\/a> yang menurun selama puasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengontrol porsi makanan juga penting agar tubuh tidak mengalami gangguan pencernaan, rasa kantuk, atau kelelahan setelah makan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hindari langsung mengonsumsi makanan berat saat berbuka, karena hal ini dapat membebani sistem pencernaan dan menyebabkan perut terasa tidak nyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebaiknya, awali berbuka dengan air putih, kemudian konsumsi camilan ringan atau takjil sebelum beralih ke makanan utama setelah jeda beberapa saat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pastikan juga untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan meminum setidaknya empat gelas air putih saat berbuka agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Hindari makanan manis, pedas, dan berminyak saat sahur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Saat sahur, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman manis.\u00a0Asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah secara drastis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini memicu pelepasan insulin untuk menurunkan kadar gula, yang pada akhirnya membuat tubuh lebih cepat merasa lapar.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain membatasi makanan manis, hindari juga makanan pedas dan berminyak. Makanan pedas dapat memicu peningkatan asam lambung, sementara makanan berminyak berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengonsumsi jenis makanan ini saat sahur bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada perut dan mengganggu kelancaran puasa Anda sepanjang hari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pilih karbohidrat kompleks dan makanan tinggi serat<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat sahur, mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan serat tinggi sangat dianjurkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sumber makanan seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum utuh, dan nasi merah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, bahkan hingga lebih dari enam jam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini terjadi karena serat memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga tubuh menyerap makanan secara bertahap.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain membantu menjaga rasa kenyang, asupan serat yang cukup juga berperan penting dalam mendukung kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan memilih makanan berserat tinggi saat sahur, Anda bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman dan tetap bertenaga sepanjang hari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Konsumsi protein dalam jumlah yang cukup<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Banyak orang menjalani puasa sebagai upaya menurunkan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/puasa-agar-berat-badan-tidak-naik\/\">berat badan<\/a>. Namun, defisit kalori tidak selalu menyebabkan kehilangan massa otot, selama Anda mengonsumsi cukup protein.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk menjaga otot tetap kuat selama berpuasa, laman <em>Healthline<\/em> menyarankan untuk mendapatkan asupan protein yang cukup pada waktu makan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika porsi makan Anda terbatas saat berpuasa, menambahkan sumber protein juga dapat membantu mengontrol rasa lapar dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Upayakan tetap terhidrasi<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Cara menjaga pola makan berpusa berikutnya adalah upayakan tetap terhidrasi.\u00a0Menjaga kecukupan cairan tubuh saat puasa sangat penting agar tubuh tetap <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/tips-puasa-untuk-lansia\/\">bugar<\/a> dan terhindar dari dehidrasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kurangnya asupan cairan bisa memicu sakit kepala dan menurunkan tekanan darah, yang akhirnya mengganggu kelancaran puasa Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk mencegahnya, pastikan Anda minum setidaknya <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/berapa-liter-air-sehari-saat-puasa\/\">delapan gelas air<\/a> dalam sehari.\u00a0Anda bisa membaginya menjadi dua gelas saat sahur, empat gelas setelah berbuka, dan dua gelas sebelum tidur.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh kental saat sahur. Kafein bersifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan memilih minuman yang tepat, Anda bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman dan tetap terhidrasi sepanjang hari.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-89703 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Perawatan Abses Gigi Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Banner-Pop-Up-Vaksin-covid-19-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu adalah cara menjaga pola makan saat berpuasa yang bisa Anda lakukan. Jika Anda membutuhkan saran asupan nutrisi dan tips\u00a0menjaga pola makan saat berpuasa lebih lanjut, hubungi layanan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">dokter ke rumah<\/a> dari Medi-Call.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lebih mudah menghubungi dokter lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> atau lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Referensi:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Org.uk. [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.nutrition.org.uk\/media\/bytokjkm\/healthy-ramadan-2021.pdf\">https:\/\/www.nutrition.org.uk\/media\/bytokjkm\/healthy-ramadan-2021.pdf<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">NCDs. Stay healthy during Ramadan [Internet]. World Health Organization &#8211; Regional Office for the Eastern Mediterranean. [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.emro.who.int\/noncommunicable-diseases\/campaigns\/stay-healthy-during-ramadan.html\">https:\/\/www.emro.who.int\/noncommunicable-diseases\/campaigns\/stay-healthy-during-ramadan.html<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Maintaining diet during fasting [Internet]. PKGM. 2022 [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/pkgm.fk.ugm.ac.id\/en\/2022\/04\/19\/maintaining-diet-during-fasting\/\">https:\/\/pkgm.fk.ugm.ac.id\/en\/2022\/04\/19\/maintaining-diet-during-fasting\/<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">West H, RD, Ajmera R, MS, RD. How to fast safely: 10 helpful tips [Internet]. Healthline. 2019 [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/how-to-fast\">https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/how-to-fast<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Important things to do to keep your body fit while fasting [Internet]. EMC Healthcare &#8211; SAME. [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.emc.id\/en\/care-plus\/5-important-things-to-do-to-keep-your-body-fit-during-fasting\">https:\/\/www.emc.id\/en\/care-plus\/5-important-things-to-do-to-keep-your-body-fit-during-fasting<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bad eating habits: When, what and how often you eat matters [Internet]. good-food. UC Davis Health; 2023 [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/health.ucdavis.edu\/blog\/good-food\/bad-eating-habits-when-what-and-how-often-you-eat-matters\/2023\/06\">https:\/\/health.ucdavis.edu\/blog\/good-food\/bad-eating-habits-when-what-and-how-often-you-eat-matters\/2023\/06<\/a><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">A healthy Ramadan [Internet]. British Nutrition Foundation. [cited 2025 Mar 13]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.nutrition.org.uk\/creating-a-healthy-diet\/a-healthy-ramadan\/\">https:\/\/www.nutrition.org.uk\/creating-a-healthy-diet\/a-healthy-ramadan\/<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sangat penting untuk menjaga pola makan saat berpuasa agar tidak mengalami risiko seperti kurang energi, dehidrasi, gangguan pencernaan, dan masih banyak lagi.\u00a0 Menjaga pola makan saat berpuasa penting Anda lakukan karena selama Ramadan, Anda tidak bisa menerapkan pola makan seperti di hari normal.\u00a0 Secara umum, orang biasanya makan tiga kali sehari. Tetapi saat berpuasa, pola [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":424767,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294],"tags":[13,10,27,15],"class_list":["post-424752","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","tag-dokter-home-visit","tag-dokter-ke-rumah","tag-medi-call","tag-panggil-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424752","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=424752"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424752\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424769,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424752\/revisions\/424769"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/424767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=424752"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=424752"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=424752"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}