{"id":424811,"date":"2025-03-24T09:25:08","date_gmt":"2025-03-24T02:25:08","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=424811"},"modified":"2025-03-24T09:25:08","modified_gmt":"2025-03-24T02:25:08","slug":"5-tips-puasa-untuk-penderita-maag-selama-ramadan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/5-tips-puasa-untuk-penderita-maag-selama-ramadan\/","title":{"rendered":"5 Tips Puasa untuk Penderita Maag Selama Bulan Ramadan"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tips puasa untuk penderita maag <\/b><b>penting diperhatikan selama Ramadan agar tetap bisa merasakan kenikmatan ibadah. Pada bulan ini, umat muslim menahan diri dari makan atau minum sejak terbit fajar hingga tenggelam.\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perubahan pola dan jadwal makan selama puasa berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan sehubungan dengan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyebab-asam-lambung\/\">asam lambung yang naik<\/a> saat perut kosong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi ini tentu membuat perut tidak nyaman, terutama bagi pengidap sakit maag. Oleh sebab itu, penderita maag perlu menyesuaikan cara berpuasa yang aman untuk menghindari masalah pencernaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa caranya yakni dengan memerhatikan konsumsi makanan dan minuman, tetap terhidrasi, serta menghindari porsi makan besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah ini adalah informasi lebih lanjut mengenai tips puasa untuk penderita maag.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417719\" aria-describedby=\"caption-attachment-417719\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-417719 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-2-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417719\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Dokter Umum Terdekat ke Lokasi Anda<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/5-tips-puasa-untuk-penderita-maag-selama-ramadan\/#Penyebab_Sakit_Maag\" >Penyebab Sakit Maag<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/5-tips-puasa-untuk-penderita-maag-selama-ramadan\/#Tips_Puasa_untuk_Penderita_Maag\" >Tips Puasa untuk Penderita Maag<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/5-tips-puasa-untuk-penderita-maag-selama-ramadan\/#Apakah_Perlu_Konsultasi_ke_Dokter\" >Apakah Perlu Konsultasi ke Dokter?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Sakit_Maag\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Sakit Maag<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelum masuk ke pembahasan utama soal tips puasa untuk penderita maag, alangkah baiknya jika Anda mengenali penyebab sakit maag terlebih dahulu. Berikut adalah contoh penyebabnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Gaya hidup<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Mengutip dari <em>Healthline<\/em>, gaya hidup seseorang dapat memicu sakit maag. Contohnya seperti kebiasaan makan makanan pedas, berminyak, dan berlemak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Langsung berbaring setelah makan juga berisiko mempersulit proses pencernaan makanan sehingga membuat perut terasa tidak nyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum-minuman beralkohol, serta stress juga bisa menyebabkan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mencegah-penyakit-maag-kambuh\/\">penyakit maag kambuh<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Oleh sebab itu, jaga gaya hidup yang sehat agar terhindar dari masalah pencernaan saat puasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Makan terlalu banyak atau terlalu cepat<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Melansir dari situs <em>Cleveland Clinic<\/em>, maag atau sebutan lainnya dispepsia adalah rasa tidak nyaman pada perut bagian atas setelah makan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terlebih ketika Anda terlalu cepat mengunyah makanan atau berlebihan mengambil porsi. Pasalnya, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras dari biasanya untuk mencerna porsi makan yang berat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alhasil, lambung akan meregang dan membuat asam lambung lebih mudah keluar melalui bagian atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Umumnya, sakit maag bukan masalah yang serius.\u00a0 Akan tetapi, jika Anda terus-menerus mengalami gejala tidak nyaman pada perut setelah makan, harap waspada karena bisa jadi tanda <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/penyakit-maag-kronis\/\">masalah pencernaan yang lebih kompleks<\/a>.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Puasa_untuk_Penderita_Maag\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Tips Puasa untuk Penderita Maag<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Puasa memang menawarkan banyak manfaat kesehatan, namun bagi penderita maag harus tetap sadar dengan kondisinya agar puasa nyaman tanpa kesakitan. Berikut adalah tips puasa untuk penderita maag yang bisa Anda ikuti.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Minum cukup air<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tips puasa untuk penderita maag yang pertama adalah dengan minum air putih yang cukup.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat puasa, dehidrasi rentan terjadi karena waktu minum yang terbatas pada jam berbuka dan sahur. Untuk mengurangi risiko dehidrasi, pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup agar melancarkan pencernaan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain melancarkan pencernaan, tubuh yang terhidrasi juga membantu mengatasi masalah kesehatan lainnya seperti sakit kepala, sakit punggung, dan sembelit. Lalu, <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/berapa-liter-air-sehari-saat-puasa\/\">berapa liter air yang harus dikonsumsi saat puasa<\/a>?<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Idealnya, dalam sehari Anda disarankan minum air sebanyak 2 sampai 3 liter, atau setara dengan 8 sampai 12 gelas air. Hindari meminum semuanya sekaligus, tetapi sedikit demi sedikit agar mudah terserap oleh tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, hindari jenis minuman bersoda yang dapat membuat kembung. Kurangi pula konsumsi kafein yang bersifat diuretik karena menyebabkan sering buang air kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Menghindari makan berlebihan<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa pun yang berlebihan selalu tidak baik, termasuk dalam hal makanan. Memang tidak dipungkiri saat memasuki waktu buka puasa, hasrat untuk makan besar tidak terbendung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, berbuka puasa dengan porsi makan yang berlebihan dapat menyebabkan kram perut. Selain itu, asam lambung juga bisa naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Oleh sebab itu, dianjurkan buka puasa dengan porsi secukupnya. Anda bisa berhenti makan saat perut mulai terasa kenyang.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Menghindari makanan tinggi lemak<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tips puasa untuk penderita maag berikutnya adalah menghindari kandungan makanan berlemak tinggi. Makanan tinggi lemak dapat membuat Anda merasa lesu.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, makanan berlemak cenderung memakan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga berpotensi menimbulkan sakit perut dan mual.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Itulah mengapa utamakan menu <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/makanan-sehat-untuk-lansia\/\">makanan yang sehat<\/a> dan seimbang seperti buah-buahan, sayuran, karbohidrat, serta protein alih-alih makanan berlemak tinggi dan berminyak selama Ramadan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Memakan lebih banyak serat<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rekomendasi makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan adalah makanan berserat. Jenis makanan ini mampu mencegah Anda terkena masalah kembung hingga sembelit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Namun, Anda mungkin merasa kesulitan mendapatkan asupan serat yang cukup saat berpuasa. Oleh sebab itu, Anda perlu mengatur pola makan dengan menambahkan biji-bijian utuh (<em>whole grain<\/em>) maupun kacang-kacangan ke dalam makanan.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tidak langsung tidur saat perut kenyang<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tips puasa untuk penderita maag yang terakhir adalah dengan tidak langsung tidur sehabis makan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Hentikan kebiasaan buruk langsung berbaring atau tidur tepat setelah makan selesai. Pasalnya, sistem pencernaan jadi tidak bisa berfungsi secara maksimal ketika Anda tidur dengan kondisi perut kekenyangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tips puasa untuk penderita maag agar terhindar dari masalah perut yakni dengan memberi jarak waktu antara makan dan tidur. Setidaknya tunggu sekitar 2 jam setelah makan selesai sebelum menuju ke kasur untuk berbaring atau tidur.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Perlu_Konsultasi_ke_Dokter\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Apakah Perlu Konsultasi ke Dokter?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_417718\" aria-describedby=\"caption-attachment-417718\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-417718 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg\" alt=\"Gejala Anak Autis Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417718\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun tips puasa untuk penderita maag di atas dapat membantu Anda terhindar dari masalah pencernaan selama Ramadan, ada beberapa kondisi khusus yang membutuhkan konsultasi lanjut ke dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Misalnya, Anda memiliki riwayat penyakit pencernaan yang tidak kunjung membaik atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi tubuh serta menyusun penanganan khusus agar puasa tetap aman dan nyaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, dokter juga akan memberi saran terkait pola makan yang tepat, penyesuaian aktivitas harian selama puasa, serta cara mengonsumsi obat-obatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kini, melakukan konsultasi maupun pemeriksaan jadi lebih mudah dengan layanan Medi-Call. Anda bisa langsung <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">memanggil dokter ke rumah<\/a> melalui kontak <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">Customer Service Medi-Call<\/a> atau menggunakan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi Medi-Call<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan mendapatkan rekomendasi yang tepat dari dokter, Anda bisa menjalani puasa dengan lebih tenang tanpa khawatir risiko masalah kesehatan yang memburuk akibat maag.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Indigestion: Symptoms, Causes &amp; How to Find Relief [Internet]. Cleveland Clinic. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/symptoms\/7316-indigestion-dyspepsia\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/symptoms\/7316-indigestion-dyspepsia<\/a>.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic Abu Dhabi. Ramadan Fasting and Digestive Disorders: Gastrointestinal Health [Internet]. Cleveland Clinic Abu Dhabi. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.clevelandclinicabudhabi.ae\/en\/health-byte\/ramadan\/fasting-and-digestive-disorders\">https:\/\/www.clevelandclinicabudhabi.ae\/en\/health-byte\/ramadan\/fasting-and-digestive-disorders<\/a>.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Healthline. Indigestion (Dyspepsia): Causes, Diagnosis, and Treatment [Internet]. Healthline. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/indigestion\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/indigestion<\/a>.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">First Response Healthcare. How to Deal With Digestive Issues During Ramadan [Internet]. First Response Healthcare. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/firstresponsehealthcare.com\/blog\/ae\/dubai\/how-to-deal-with-digestive-issues-during-ramadan\/\">https:\/\/firstresponsehealthcare.com\/blog\/ae\/dubai\/how-to-deal-with-digestive-issues-during-ramadan\/<\/a>.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">New Straits Times. Fasting for those with digestive issues [Internet]. New Straits Times. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.nst.com.my\/lifestyle\/heal\/2021\/05\/687133\/fasting-those-digestive-issues\">https:\/\/www.nst.com.my\/lifestyle\/heal\/2021\/05\/687133\/fasting-those-digestive-issues<\/a>.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tips puasa untuk penderita maag penting diperhatikan selama Ramadan agar tetap bisa merasakan kenikmatan ibadah. Pada bulan ini, umat muslim menahan diri dari makan atau minum sejak terbit fajar hingga tenggelam.\u00a0 Perubahan pola dan jadwal makan selama puasa berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan sehubungan dengan asam lambung yang naik saat perut kosong.\u00a0 Kondisi ini tentu membuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":424816,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294],"tags":[28,45,29,152,13,10,27,15],"class_list":["post-424811","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","tag-aplikasi-panggil-dokter","tag-cari-dokter","tag-dokter-24-jam","tag-dokter-di-rumah","tag-dokter-home-visit","tag-dokter-ke-rumah","tag-medi-call","tag-panggil-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=424811"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424822,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424811\/revisions\/424822"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/424816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=424811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=424811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=424811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}