{"id":424988,"date":"2025-04-30T09:59:24","date_gmt":"2025-04-30T02:59:24","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=424988"},"modified":"2025-04-30T09:59:54","modified_gmt":"2025-04-30T02:59:54","slug":"posisi-tidur-penderita-asma-agar-tidur-lebih-nyenyak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/posisi-tidur-penderita-asma-agar-tidur-lebih-nyenyak\/","title":{"rendered":"Posisi Tidur Penderita Asma agar Tidur Lebih Nyenyak"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Cari tahu posisi tidur penderita asma agar tidur lebih nyaman dan gejala berkurang. Simak juga tips menjaga kualitas tidur untuk penderita asma di sini!<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/asma-disebabkan-oleh-apa-kenali-pemicunya\/\">Asma<\/a> adalah kondisi umum yang memengaruhi saluran pernapasan. Beberapa gejala utama yang sering dialami penderita asma meliputi napas berbunyi mengi (wheezing), batuk, sesak napas, serta rasa sesak atau berat di dada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala-gejala ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat memperburuk <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/efek-kurang-tidur\/\">kualitas tidur<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu upaya sederhana yang bisa membantu adalah dengan memperhatikan posisi tidur. Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai posisi tidur penderita asma:<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_417718\" aria-describedby=\"caption-attachment-417718\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-417718 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg\" alt=\"Gejala Anak Autis Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Banner-Pop-Up-Dokter-Ke-Rumah-dan-Dokter-Umum-Terdekat-Medi-Call-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-417718\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/posisi-tidur-penderita-asma-agar-tidur-lebih-nyenyak\/#Posisi_Tidur_Penderita_Asma\" >Posisi Tidur Penderita Asma<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/posisi-tidur-penderita-asma-agar-tidur-lebih-nyenyak\/#Tips_Tidur_Nyaman_untuk_Penderita_Asma\" >Tips Tidur Nyaman untuk Penderita Asma<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Posisi_Tidur_Penderita_Asma\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Posisi Tidur Penderita Asma<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Asma bukan hanya menyerang saat beraktivitas, tetapi juga bisa mengganggu kenyamanan saat tidur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bagi penderita asma, tidur nyenyak sering kali menjadi tantangan karena gejala seperti sesak napas, batuk, dan dada terasa berat cenderung memburuk di malam hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu faktor yang dapat membantu mengurangi keluhan tersebut adalah posisi tidur yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lantas, bagaimana posisi tidur yang dianjurkan untuk penderita asma agar bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan aman? Simak di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tidur telentang dengan bahu dan leher sedikit diangkat<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Posisi tidur untuk penderita asma yang pertama adalah tidur telentang dengan bahu dan leher sedikit diangkat. <\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tidur dalam posisi telentang bisa membantu paru-paru tetap terbuka dan tidak terjepit. Gunakan dua atau tiga bantal untuk menopang leher dan bahu agar saluran napas tetap terbuka saat tidur.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika Anda sering mengalami hidung tersumbat atau lendir mengalir ke tenggorok saat tidur, posisi ini juga membantu. Dengan bahu sedikit terangkat, lendir akan lebih mudah turun karena bantuan gravitasi, sehingga Anda bisa bernapas lebih lega saat tidur.<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tidur miring ke kiri dengan bantal di antara kedua kaki<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda lebih nyaman tidur menyamping, cobalah tidur miring ke kiri, terutama jika Anda juga sering mengalami maag atau asam lambung naik (refluks). Asam lambung bisa memicu gejala asma dan biasanya akan makin parah saat kita berbaring.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan tidur miring ke kiri, gravitasi, bentuk lambung, dan posisi sambungan antara lambung dan kerongkongan akan membantu mengurangi asam lambung naik.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalau masih terasa kurang nyaman, Anda bisa menambahkan bantal di antara kedua kaki untuk menjaga posisi tulang belakang tetap stabil, sehingga postur tidur lebih baik dan napas lebih lancar.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, jika Anda juga mengalami <em>sleep apnea<\/em> (gangguan napas saat tidur), tidur menyamping bisa membantu saluran napas tetap terbuka.<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tidur telentang dengan kepala diangkat dan lutut ditekuk (bantal di bawah lutut)\u00a0<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagi sebagian orang, tidur miring terasa tidak nyaman. Jika Anda lebih suka tidur telentang dengan kepala dan bahu diangkat menggunakan beberapa bantal, Anda bisa menambahkan satu bantal lagi di bawah lutut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bantal di bawah lutut ini bisa membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga tubuh tetap stabil sepanjang malam, supaya posisi tidur tetap nyaman dan tidak berubah saat tidur.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Tidur_Nyaman_untuk_Penderita_Asma\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Tips Tidur Nyaman untuk Penderita Asma<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain memilih posisi tidur yang tepat, ada beberapa langkah lain yang bisa dilakukan penderita asma untuk mengurangi risiko serangan asma di malam hari, meredakan gejala asma, dan meningkatkan kualitas tidur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut beberapa tips yang bisa dicoba:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bersihkan kamar dari alergen<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Debu, tungau debu, dan alergen lain bisa menumpuk di kamar tidur dan memicu serangan asma. Rajinlah membersihkan kamar dengan cara mengelap debu dan menyedot debu menggunakan <em>vacuum cleaner<\/em> secara rutin.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, cucilah seprai, sarung bantal, dan selimut minimal seminggu sekali untuk menghilangkan kotoran dan membunuh bakteri, sehingga mencegah infeksi dan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/4-penyebab-alergi-debu-kulit-dan-pencegahannya\/\">reaksi alergi<\/a>.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Gunakan sarung bantal dan kasur anti-tungau<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan pelindung kasur (<em>bed cover<\/em>) dan bantal yang tahan terhadap tungau bisa membantu mencegah tungau berkembang biak di tempat tidur.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan mengurangi jumlah tungau, risiko partikel kecil ini masuk ke saluran napas saat tidur juga akan berkurang.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pastikan kamar tidak lembap dan berjamur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkungan kamar yang lembap dan adanya jamur bisa membuat saluran napas lebih mudah teriritasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamar tidur bebas dari lembap dan jamur, dengan memastikan ventilasi rumah yang baik untuk membantu mengurangi risiko serangan asma di malam hari.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Gunakan humidifier dan air purifier<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Udara kering dan penuh alergen bisa memicu iritasi saluran napas dan serangan asma.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Menggunakan <em>air purifier<\/em> dapat membantu menyaring alergen di udara, sedangkan <em>humidifier<\/em> menjaga kelembapan udara tetap seimbang, sehingga saluran napas tidak mudah teriritasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tutup jendela di malam hari<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Membuka jendela saat malam hari bisa membiarkan masuknya alergen dari luar, seperti serbuk sari dan debu, yang dapat memperburuk gejala asma. Sebaiknya tutup jendela untuk menjaga kualitas udara kamar tetap bersih dari pemicu asma.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Jauhkan hewan peliharaan dari kamar tidur<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400; padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bulu hewan dapat memicu iritasi saluran napas dan serangan asma. Supaya tidur lebih nyaman, sebaiknya hewan peliharaan tidak dibiarkan masuk ke kamar tidur.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian informasi mengenai posisi tidur penderita asma. Dengan memperhatikan posisi tidur yang tepat dan menjaga kebersihan lingkungan kamar, penderita asma dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi risiko serangan asma di malam hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, jika gejala asma tetap mengganggu meskipun sudah melakukan berbagai upaya, sebaiknya segera mendapatkan bantuan medis untuk penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_303917\" aria-describedby=\"caption-attachment-303917\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-303917 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"Gejala Anak Autis Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Banner-Pop-Up-Dokter-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-303917\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila membutuhkan bantuan medis, Anda dapat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/dokter\">panggil dokter ke rumah<\/a> agar mendapatkan pengobatan secara langsung dengan penanganan sesuai kondisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika ingin mendatangkan dokter ke rumah, Anda dapat menghubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> atau lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi Medi-Call<\/a>. Hubungi sekarang!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">NHS. Asthma [Internet]. NHS. 2021. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/conditions\/asthma\/\">https:\/\/www.nhs.uk\/conditions\/asthma\/<\/a><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Watson K. How to Sleep with Asthma: Positions and Tips [Internet]. Healthline. 2021. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/asthma\/how-to-sleep-with-asthma-positions#best-sleep-positions\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/asthma\/how-to-sleep-with-asthma-positions#best-sleep-positions<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lucchetti L. How to sleep with asthma: Sleeping positions and other strategies to try [Internet]. Medicalnewstoday.com. Medical News Today; 2023 [cited 2025 Apr 28]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.medicalnewstoday.com\/articles\/how-to-sleep-with-asthma#other-preventive-strategies-to-try\">https:\/\/www.medicalnewstoday.com\/articles\/how-to-sleep-with-asthma#other-preventive-strategies-to-try<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cari tahu posisi tidur penderita asma agar tidur lebih nyaman dan gejala berkurang. Simak juga tips menjaga kualitas tidur untuk penderita asma di sini! Asma adalah kondisi umum yang memengaruhi saluran pernapasan. Beberapa gejala utama yang sering dialami penderita asma meliputi napas berbunyi mengi (wheezing), batuk, sesak napas, serta rasa sesak atau berat di dada.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":424992,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294,295],"tags":[28,45,152,13,10,27,15],"class_list":["post-424988","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","category-penyakit-a-z","tag-aplikasi-panggil-dokter","tag-cari-dokter","tag-dokter-di-rumah","tag-dokter-home-visit","tag-dokter-ke-rumah","tag-medi-call","tag-panggil-dokter-ke-rumah"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=424988"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":424996,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424988\/revisions\/424996"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/424992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=424988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=424988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=424988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}