{"id":425021,"date":"2025-04-30T14:37:50","date_gmt":"2025-04-30T07:37:50","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=425021"},"modified":"2025-04-30T14:37:50","modified_gmt":"2025-04-30T07:37:50","slug":"epilepsi-pada-bayi-gejala-penyebab-dan-pengobatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/epilepsi-pada-bayi-gejala-penyebab-dan-pengobatannya\/","title":{"rendered":"Epilepsi pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kenali gejala, penyebab, dan cara mengatasi epilepsi pada bayi. Penting bagi orang tua untuk memahami kondisi kejang pada si Kecil sejak dini dan langkah penanganannya.<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Epilepsi merupakan masalah kesehatan yang tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi bayi juga bisa mengalaminya. Tentu rasanya begitu mengkhawatirkan bagi orang tua saat melihat si Kecil mengalami epilepsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memahami apa itu <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mengatasi-bayi-kejang-bunda-wajib-tahu\/\">epilepsi pada bayi<\/a>, bagaimana gejalanya, apa penyebab yang mungkin terjadi, serta bagaimana cara menanganinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan pengetahuan yang tepat, orang tua dapat lebih sigap dalam menghadapi epilepsi pada bayi.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_415428\" aria-describedby=\"caption-attachment-415428\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-415428 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg\" alt=\"\" width=\"1322\" height=\"769\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-300x175.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-1024x596.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mom-And-Baby-Medi-Call-768x447.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-415428\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Perawat Bayi di Rumah<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/epilepsi-pada-bayi-gejala-penyebab-dan-pengobatannya\/#Mengenal_Kondisi_Epilepsi_pada_Bayi\" >Mengenal Kondisi Epilepsi pada Bayi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/epilepsi-pada-bayi-gejala-penyebab-dan-pengobatannya\/#Gejala_Epilepsi_pada_Bayi\" >Gejala Epilepsi pada Bayi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/epilepsi-pada-bayi-gejala-penyebab-dan-pengobatannya\/#Penyebab_Epilepsi_pada_Bayi\" >Penyebab Epilepsi pada Bayi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/epilepsi-pada-bayi-gejala-penyebab-dan-pengobatannya\/#Pengobatan_Epilepsi_pada_Bayi\" >Pengobatan Epilepsi pada Bayi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengenal_Kondisi_Epilepsi_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Mengenal Kondisi Epilepsi pada Bayi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Epilepsi adalah kondisi neurologis (saraf pada otak) yang ditandai dengan adanya aktivitas listrik yang tidak teratur di otak, yang menyebabkan terjadinya kejang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski epilepsi lebih umum menyerang anak-anak dan orang dewasa, faktanya, kondisi ini juga bisa dialami oleh bayi, bahkan sejak hari pertama kehidupannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Risiko terjadinya <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/efek-vaksin-mmr\/\">kejang<\/a> akibat epilepsi paling tinggi terjadi pada tahun pertama setelah bayi lahir, terutama pada bulan pertama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bayi yang lahir prematur atau memiliki masalah kesehatan tertentu sejak lahir termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap epilepsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, tidak semua kejang pada bayi berarti epilepsi, sehingga penting untuk dilakukan pemeriksaan medis guna memastikan diagnosis.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Epilepsi_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Gejala Epilepsi pada Bayi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala utama epilepsi pada bayi adalah kejang. Namun, tanda-tanda kejang bisa sangat samar dan sulit dikenali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa bayi mungkin tidak menunjukkan gejala yang jelas sebelum kejang terjadi, sehingga orang tua perlu lebih waspada terhadap perubahan perilaku yang tidak biasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa tanda awal yang mungkin mengindikasikan kejang meliputi:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hilangnya kesadaran atau bayi tampak &#8220;melamun&#8221; dengan tatapan kosong.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bayi tampak kebingungan sesaat setelah kejang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perubahan mendadak pada indera, seperti penglihatan atau pendengaran, meskipun sulit dideteksi pada bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perasaan tidak nyaman seperti gelisah atau suhu tubuh yang berubah tanpa sebab yang jelas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk memahami epilepsi pada bayi, penting untuk mengenali apa saja yang mungkin terjadi pada bayi selama kejang berlangsung. Beberapa hal yang bisa terlihat antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gerakan otot yang tidak terkendali, seperti kejang, kedutan, atau gerakan berulang pada bagian tubuh tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kesulitan berbicara (pada bayi yang sudah mulai mengoceh) atau gerakan mulut seperti mengunyah atau mengecap tanpa alasan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Napas yang cepat dan detak jantung yang meningkat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak responsif terhadap suara atau rangsangan sekitarnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala kejang biasanya berlangsung hanya 30 detik hingga 1,5 menit dan bisa berbeda antara satu bayi dengan yang lain. Namun, pada banyak kasus, bayi akan menunjukkan pola gejala yang serupa setiap kali kejang terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah kejang berakhir, bayi bisa tampak lelah, bingung, atau <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/cara-mengatasi-bayi-rewel-setelah-imunisasi-dpt-1\/\">rewel<\/a>. Karena sulitnya mengenali gejala epilepsi pada bayi, penting bagi orang tua untuk mencatat perilaku yang tidak biasa, termasuk durasinya, dan segera berkonsultasi dengan dokter jika ada kekhawatiran.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Epilepsi_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Penyebab Epilepsi pada Bayi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Epilepsi pada bayi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, meskipun sayangnya, dalam sekitar 60% kasus, penyebab pastinya tidak diketahui. Beberapa penyebab epilepsi pada bayi yang paling umum meliputi:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/7-cara-perawatan-bayi-prematur-agar-lebih-aman\/\">Kelahiran prematur<\/a> yang dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan di otak (perdarahan intrakranial).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cedera otak saat lahir, misalnya akibat kekurangan oksigen (hipoksia) yang kemudian menyebabkan kerusakan jaringan otak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Infeksi serius, seperti infeksi yang menyerang otak atau sistem saraf pusat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kelainan pada struktur otak, termasuk gangguan pada perkembangan otak yang sudah terjadi sejak dalam kandungan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisi genetik tertentu, seperti sklerosis tuberosa, yang dapat memengaruhi fungsi dan struktur otak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengetahui penyebab epilepsi sangat membantu dalam menentukan pengobatan dan memilih strategi terbaik untuk mengontrol kejang.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perlu diingat juga, sebagian bayi atau anak-anak bisa mengalami satu atau dua kali kejang dalam waktu singkat, kemudian tidak pernah mengalaminya lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, pada beberapa kasus, kejang bisa muncul kembali di kemudian hari dan berlangsung terus hingga masa kanak-kanak.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_Epilepsi_pada_Bayi\"><\/span><span style=\"color: #000000;\">Pengobatan Epilepsi pada Bayi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penanganan epilepsi pada bayi umumnya melibatkan pemberian obat anti-kejang (<em>anti-seizure medication<\/em>) yang bertujuan untuk mengontrol atau mengurangi frekuensi kejang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat berbagai jenis obat yang digunakan dan pemilihannya sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis kejang yang dialami bayi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Usia bayi saat kejang pertama kali muncul<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyebab epilepsi, jika sudah diketahui<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Riwayat kondisi kesehatan lain yang dimiliki bayi, termasuk penggunaan obat-obatan lain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perkiraan perkembangan kondisi epilepsinya ke depan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pengobatan epilepsi bersifat individual, sehingga pemantauan dan evaluasi rutin sangat penting untuk memastikan pengobatan berjalan efektif dan aman bagi bayi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian informasi mengenai epilepsi pada bayi. Menghadapi kondisi epilepsi pada bayi tentu bukan perkara mudah. Perlu ketenangan, pemahaman yang tepat, dan dukungan dari tenaga medis yang andal.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_365412\" aria-describedby=\"caption-attachment-365412\" style=\"width: 1322px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-365412 size-full\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg\" alt=\"layanan baby care Medi-Call\" width=\"1322\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01.jpg 1322w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Banner-Pop-Up-Baby-Care-Medi-Call-01-768x446.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1322px) 100vw, 1322px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-365412\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Baby Care di Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Anda membutuhkan bantuan profesional untuk merawat si Kecil yang memiliki kondisi khusus seperti epilepsi, Medi-Call hadir untuk membantu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Layanan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/layanan-perawat-bayi\/\">perawat bayi di rumah<\/a> dari Medi-Call siap memberikan perawatan terlatih, penuh perhatian, dan sesuai kebutuhan si Kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Segera hubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=628112858855&amp;text=Halo+medi-call.id%2C+Saya+ingin+mencari+tahu+layanan+home+care%3A+Dokter%2C+Perawat%2C+Fisioterapi%2C+dan+Babycare.+Mohon+untuk+memberikan+informasi+lebih+lanjut&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">WhatsApp Medi-Call<\/a> sekarang atau pesan jasanya lewat <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient&amp;pli=1\">aplikasi<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Cleveland Clinic. Signs and Symptoms of Epilepsy in Children [Internet]. Cleveland Clinic. 2023. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/12252-epilepsy-in-children\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/12252-epilepsy-in-children<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Epilepsy in Infants and Young Children Treatments for epilepsy Managing seizures Living with epilepsy [Internet]. [cited 2025 Apr 22]. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.youngepilepsy.org.uk\/dmdocuments\/Infant-handbook-interactive.pdf\">https:\/\/www.youngepilepsy.org.uk\/dmdocuments\/Infant-handbook-interactive.pdf<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Epilepsy in babies [Internet]. Epilepsy Action. Available from: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.epilepsy.org.uk\/living\/parents-and-children\/your-childs-epilepsy\/epilepsy-in-babies\">https:\/\/www.epilepsy.org.uk\/living\/parents-and-children\/your-childs-epilepsy\/epilepsy-in-babies<\/a>\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenali gejala, penyebab, dan cara mengatasi epilepsi pada bayi. Penting bagi orang tua untuk memahami kondisi kejang pada si Kecil sejak dini dan langkah penanganannya. Epilepsi merupakan masalah kesehatan yang tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi bayi juga bisa mengalaminya. Tentu rasanya begitu mengkhawatirkan bagi orang tua saat melihat si Kecil mengalami epilepsi.\u00a0 Maka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":425023,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[307,308],"tags":[65,12,314,170,66,103,171],"class_list":["post-425021","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ibu-dan-bayi","category-masalah-kesehatan-bayi","tag-baby-care","tag-baby-care-di-rumah","tag-bayi","tag-masalah-pada-bayi-baru-lahir","tag-perawat-bayi","tag-perawat-bayi-ke-rumah","tag-perawatan-bayi-baru-lahir"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/425021","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=425021"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/425021\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":425025,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/425021\/revisions\/425025"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/425023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=425021"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=425021"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=425021"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}