{"id":425356,"date":"2025-07-03T14:50:43","date_gmt":"2025-07-03T07:50:43","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=425356"},"modified":"2025-07-03T14:38:03","modified_gmt":"2025-07-03T07:38:03","slug":"bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/","title":{"rendered":"Bidai Tulang Kering: Gejala, Cara Perawatan dan Pengobatan dengan Cepat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Anda mungkin pernah merasakan nyeri yang menusuk di bagian depan atau dalam tulang kering setelah lari jauh atau latihan yang intens. Kondisi itu dikenal sebagai bidai tulang kering atau dalam istilah medis disebut <i>medial tibial stress syndrome<\/i>.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bidai tulang kering terjadi saat otot, tendon, dan jaringan tulang di sekitar tulang kering mengalami peradangan akibat stres berulang, terutama selama aktivitas yang melibatkan banyak lompatan atau hentakan kaki, seperti lari jarak jauh, basket, atau sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini bukan hanya dialami oleh atlet profesional. Justru, pemula yang baru mulai aktif berolahraga sering mengalami masalah ini karena tubuh belum terbiasa menanggung beban yang meningkat drastis.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Penyebab_Bidai_Tulang_Kering\" >Penyebab Bidai Tulang Kering<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Gejala_Bidai_Tulang_Kering\" >Gejala Bidai Tulang Kering<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Cara_Mengobati_Bidai_Tulang_Kering\" >Cara Mengobati Bidai Tulang Kering<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#1_Istirahat_Total\" >1. Istirahat Total<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#2_Kompres_Es\" >2. Kompres Es<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#3_Obat_Pereda_Nyeri_NSAID\" >3. Obat Pereda Nyeri (NSAID)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#4_Tinggikan_Kaki\" >4. Tinggikan Kaki<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#5_Gunakan_Alat_Bantu\" >5. Gunakan Alat Bantu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#6_Latihan_Peregangan_dan_Penguatan\" >6. Latihan Peregangan dan Penguatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#7_Fisioterapi\" >7. Fisioterapi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#8_Evaluasi_Sepatu_dan_Permukaan_Latihan\" >8. Evaluasi Sepatu dan Permukaan Latihan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#9_Monitoring_dan_Re-evaluasi\" >9. Monitoring dan Re-evaluasi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Diagnosis_Bidai_Tulang_Kering\" >Diagnosis Bidai Tulang Kering<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Perawatan_Bidai_Tulang_Kering_secara_Mandiri\" >Perawatan Bidai Tulang Kering secara Mandiri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Cara_Mencegah_Bidai_Tulang_Kering\" >Cara Mencegah Bidai Tulang Kering<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/bidai-tulang-kering-gejala-cara-perawatan-dan-pengobatan-dengan-cepat\/#Solusi_dari_Medi-Call\" >Solusi dari Medi-Call<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Bidai_Tulang_Kering\"><\/span><b>Penyebab Bidai Tulang Kering<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, bidai tulang kering muncul akibat tekanan berulang pada tulang kering dan jaringan lunak di sekitarnya. Berikut beberapa penyebab umumnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan aktivitas secara tiba-tiba, seperti menambah jarak lari atau intensitas latihan tanpa pemanasan yang cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan alas kaki yang tidak mendukung, misalnya sepatu yang sudah usang atau tidak sesuai untuk olahraga tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Permukaan latihan yang keras, seperti aspal atau lantai beton.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi kaki tertentu, seperti overpronasi (telapak kaki berguling ke dalam saat berjalan) atau kaki datar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/17467-shin-splints\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Cleveland Clinic (2024)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, khususnya atlet pelari mengalami bidai tulang kering dalam fase tertentu dari pelatihan mereka. Ini berarti Anda tidak sendirian jika sedang mengalaminya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Bidai_Tulang_Kering\"><\/span><b>Gejala Bidai Tulang Kering<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala paling umum adalah nyeri tumpul di sepanjang sisi dalam tulang kering. Biasanya terasa saat olahraga, namun bisa berlanjut saat beristirahat jika tidak segera ditangani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala lainnya yang perlu diwaspadai:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa nyeri yang makin parah saat Anda melanjutkan aktivitas fisik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri berkurang saat istirahat, tapi kembali muncul saat berolahraga lagi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit pembengkakan di bagian bawah kaki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa ngilu saat menyentuh tulang kering.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Anda merasa nyeri tetap ada bahkan saat tidak berolahraga, bisa jadi ini bukan sekadar bidai biasa. Bisa saja itu tanda retak tulang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stress fracture<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Dalam kasus seperti ini, pemeriksaan medis segera sangat disarankan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Catatan: Jika nyeri tulang kering terasa tajam, menetap, atau disertai pembengkakan hebat, segera cari bantuan medis profesional.<\/span><\/i><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengobati_Bidai_Tulang_Kering\"><\/span><b>Cara Mengobati Bidai Tulang Kering<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berita baiknya, bidai tulang kering umumnya bisa sembuh total dengan perawatan konservatif alias non-bedah. Tapi, tetap dibutuhkan kesabaran dan konsistensi.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Istirahat_Total\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1. Istirahat Total<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hentikan aktivitas yang menimbulkan nyeri, terutama olahraga berat seperti lari, melompat, atau latihan beban kaki. Gunakan waktu ini untuk memberi kesempatan tubuhmu pulih.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kompres_Es\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2. Kompres Es<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempelkan kompres es di area yang sakit selama 15-20 menit setiap 3-4 jam sekali, terutama setelah beraktivitas. Es membantu meredakan pembengkakan dan peradangan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Obat_Pereda_Nyeri_NSAID\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3. Obat Pereda Nyeri (NSAID)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibuprofen atau naproksen efektif mengurangi peradangan dan nyeri. Namun, penggunaannya jangka panjang perlu pengawasan dokter khususnya bagi yang memiliki riwayat penyakit lambung atau gangguan ginjal.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tinggikan_Kaki\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">4. Tinggikan Kaki<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat beristirahat, posisikan kaki lebih tinggi dari jantung dengan menggunakan bantal. Ini membantu mengurangi pembengkakan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Gunakan_Alat_Bantu\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">5. Gunakan Alat Bantu<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perlu, gunakan insole khusus, penyangga kaki, atau kompresi kaki agar tekanan pada tulang kering berkurang.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Latihan_Peregangan_dan_Penguatan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">6. Latihan Peregangan dan Penguatan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah nyeri mereda, mulai perlahan dengan peregangan otot betis dan kaki. Lanjutkan dengan latihan penguatan otot tungkai bagian bawah.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Fisioterapi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">7. Fisioterapi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila nyeri berlangsung lebih dari beberapa minggu, pertimbangkan terapi fisik profesional. Fisioterapis akan membantu memulihkan fungsi dan mencegah kekambuhan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Evaluasi_Sepatu_dan_Permukaan_Latihan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">8. Evaluasi Sepatu dan Permukaan Latihan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ganti sepatu yang sudah aus dan pastikan sepatu sesuai bentuk kaki. Hindari berolahraga di permukaan keras, pilih jalur lari yang empuk seperti lintasan atletik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Monitoring_dan_Re-evaluasi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">9. Monitoring dan Re-evaluasi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika nyeri tidak membaik dalam 6-8 minggu, dokter atau fisioterapis perlu mengevaluasi ulang. Bisa jadi ada fraktur mikro, sindrom kompartemen, atau gejala lebih serius.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan membagi proses pemulihan berdasarkan fase dan memadukan berbagai strategi, mulai dari istirahat, latihan spesifik, sampai alat bantu profesional kemungkinan Anda bisa kembali beraktivitas tanpa nyeri lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Anda butuh bantuan profesional dalam menjalankan fase perawatan ini, layanan fisioterapi Medi\u2011Call siap mendampingi dari rumah. Mulai dari evaluasi, latihan semua bisa difasilitasi oleh tim ahli kami.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-424528\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Layanan-Fisioterapi-Terdekat-Medi-Call-1-300x174.jpg\" alt=\"Layanan Fisioterapi Terdekat Medi-Call\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Layanan-Fisioterapi-Terdekat-Medi-Call-1-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Layanan-Fisioterapi-Terdekat-Medi-Call-1.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diagnosis_Bidai_Tulang_Kering\"><\/span><b>Diagnosis Bidai Tulang Kering<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikan bahwa keluhanmu memang bidai tulang kering dan bukan cedera lain seperti retak tulang atau sindrom kompartemen, dokter biasanya akan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan area tulang kering.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menanyakan riwayat aktivitas fisik dan durasi nyeri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyertakan pemeriksaan penunjang seperti X-ray atau MRI bila diperlukan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diagnosis yang tepat sangat penting agar Anda mendapatkan perawatan yang sesuai dan tidak malah memperparah kondisi.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perawatan_Bidai_Tulang_Kering_secara_Mandiri\"><\/span><b>Perawatan Bidai Tulang Kering secara Mandiri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau gejalanya ringan, Anda bisa mencoba perawatan mandiri di rumah. Misalnya, menghentikan latihan berintensitas tinggi dan menggantinya dengan aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">low-impact<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti berenang atau bersepeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan pelindung kaki atau insole khusus jika Anda memiliki kelainan bentuk kaki. Produk seperti ini bisa membantu distribusi tekanan lebih merata dan mencegah nyeri kambuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika setelah 2 minggu nyeri tetap ada atau makin parah, segera konsultasikan ke profesional.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mencegah_Bidai_Tulang_Kering\"><\/span><b>Cara Mencegah Bidai Tulang Kering<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan pemanasan dan pendinginan setiap sebelum dan sesudah olahraga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap. Jangan langsung menambah durasi atau kecepatan secara drastis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan alas kaki yang tepat dan ganti secara berkala.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih permukaan latihan yang lebih lunak, seperti trek lari daripada trotoar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan postur dan teknik latihan. Jika perlu, konsultasikan dengan pelatih atau fisioterapis.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Solusi_dari_Medi-Call\"><\/span><b>Solusi dari Medi-Call<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Anda ragu tentang gejala atau butuh bantuan untuk terapi rehabilitasi, layanan visit fisioterapi Medi-Call bisa jadi solusi praktis. Tenaga profesional bisa datang langsung ke rumahmu dan memberikan perawatan yang sesuai kebutuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga bisa menggunakan layanan dokter visit Medi-Call untuk melakukan evaluasi awal tanpa perlu ke klinik atau rumah sakit. Cukup lewat website dan praktis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bidai tulang kering memang bisa membuat aktivitas favoritmu terganggu, tapi dengan pemahaman yang tepat tentang apa itu bidai tulang kering, mengenali gejalanya, serta melakukan perawatan dan pengobatan bidai tulang kering secara tepat, Anda bisa pulih dengan optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan yang paling penting, jangan abaikan pencegahan. Karena saat Anda tahu cara mengobati bidai tulang kering sekaligus mencegahnya, Anda sedang menjaga tubuhmu agar tetap aktif dan sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsultasi dini dan perawatan dari tenaga medis bisa sangat membantu. Jadi jangan ragu untuk menggunakan layanan Medi-Call bila butuh bantuan langsung di tempat.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_418238\" aria-describedby=\"caption-attachment-418238\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-418238\" src=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Banner-Pop-Up-Fisioterapi-Medi-Call-2-300x174.jpg\" alt=\"Operasi Tulang Belakang Medi-Call\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Banner-Pop-Up-Fisioterapi-Medi-Call-2-300x174.jpg 300w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Banner-Pop-Up-Fisioterapi-Medi-Call-2-1024x595.jpg 1024w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Banner-Pop-Up-Fisioterapi-Medi-Call-2-768x446.jpg 768w, https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Banner-Pop-Up-Fisioterapi-Medi-Call-2.jpg 1322w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-418238\" class=\"wp-caption-text\">Medi-Call: Layanan Fisioterapi ke Lokasi Anda<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p data-start=\"1243\" data-end=\"1383\"><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa menghubungi <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/wa.me\/628112858855?text=Halo%20medi-call.id%2C%20Saya%20ingin%20mencari%20tahu%20layanan%20home%20care%3A%20Dokter%2C%20Perawat%2C%20Fisioterapi%2C%20dan%20Babycare.%20Mohon%20untuk%20memberikan%20informasi%20lebih%20lanjut\">Call-Center 24 Jam<\/a> atau gunakan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.medicall.patient\">aplikasi Medi-Call<\/a> untuk panggil layanan <a style=\"color: #ff0000;\" href=\"https:\/\/medi-call.id\/fisioterapi?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=blog_banner_service\">fisioterapis Medi-Call datang ke rumah<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mungkin pernah merasakan nyeri yang menusuk di bagian depan atau dalam tulang kering setelah lari jauh atau latihan yang intens. Kondisi itu dikenal sebagai bidai tulang kering atau dalam istilah medis disebut medial tibial stress syndrome. Bidai tulang kering terjadi saat otot, tendon, dan jaringan tulang di sekitar tulang kering mengalami peradangan akibat stres [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":425359,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[305,304,306],"tags":[19],"class_list":["post-425356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cedera","category-olahraga","category-terapi","tag-fisioterapis-ke-rumah"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/425356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=425356"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/425356\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":425360,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/425356\/revisions\/425360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/425359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=425356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=425356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=425356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}