{"id":426488,"date":"2026-08-05T20:16:34","date_gmt":"2026-08-05T13:16:34","guid":{"rendered":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/?p=426488"},"modified":"2026-08-05T20:49:07","modified_gmt":"2026-08-05T13:49:07","slug":"apa-itu-anemia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/apa-itu-anemia\/","title":{"rendered":"Apa Itu Anemia?"},"content":{"rendered":"<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin berada di bawah nilai normal<\/span><span class=\"s2\">.<\/span><span class=\"s3\"> Hemoglobin adalah komponen di dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru menuju seluruh jaringan tubuh. Saat kadar hemoglobin menurun, pasokan oksigen ikut berkurang sehingga berbagai organ tidak memperoleh suplai sesuai kebutuhannya.<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s7\">Riskesdas 2013 mencatat prevalensi anemia nasional sebesar 21,7%, di mana angka pada ibu hamil mencapai 37,1%. Selain itu, kasus anemia lebih tinggi ditemukan pada perempuan \u00a0dibandingkan laki-<\/span><span class=\"s7\">laki<\/span><span class=\"s3\">. Banyak orang menganggap anemia sama dengan rasa lelah setelah beraktivitas. Padahal, kondisi ini memiliki penyebab yang beragam dan memerlukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber masalahnya. Pada sebagian orang, anemia berkaitan dengan kekurangan zat besi. Pada kasus lain, kondisi tersebut muncul akibat perdarahan, gangguan penyerapan nutrisi, penyakit kronis, hingga kelainan pada sumsum tulang.<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Karena penyebabnya tidak selalu sama, penanganan anemia perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan medis. Langkah tersebut membantu dokter menentukan terapi yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.<\/span><\/p>\n<h2>Anemia Secara Medis<\/h2>\n<p><span class=\"s3\">Secara medis, anemia adalah keadaan ketika tubuh memiliki jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin di bawah batas normal. <\/span><span class=\"s7\">Hemoglobin<\/span><span class=\"s7\"> adalah protein di dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen menuju seluruh jaringan tubuh. <\/span><span class=\"s3\">Apabila jumlahnya menurun, distribusi oksigen menuju organ dan jaringan ikut berkurang sehingga berbagai fungsi tubuh ikut terpengaruh. <\/span><span class=\"s3\">Pembentukan sel darah merah berlangsung di sumsum tulang dan memerlukan berbagai zat gizi, terutama zat besi, vitamin B12, serta asam folat. Bila salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi atau proses pembentukannya <\/span><span class=\"s7\">di sumsum tulang<\/span><span class=\"s3\"> mengalami gangguan, produksi sel darah merah ikut menurun.<\/span><\/p>\n<p>Anemia terdiri atas beberapa jenis, antara lain:<\/p>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Anemia yang berkaitan dengan penyakit kronis<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s7\">Anemia akibat perdarahan berlebih <\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Anemia<\/span>\u00a0<span class=\"s7\">akibat gangguan pada sumsum tulang<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Anemia <\/span><span class=\"s7\">akibat sel darah merah cepat rusak<\/span><\/div>\n<div class=\"s15\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s7\">Anemia akibat<\/span><span class=\"s3\"> kelainan genetik <\/span><span class=\"s11\">lain<\/span><span class=\"s3\"> yang mempengaruhi pembentukan sel darah merah <\/span><span class=\"s7\">seperti talasemia dan anemia sel sabit<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span class=\"s3\">Setiap jenis anemia memiliki penyebab, mekanisme, dan penanganan yang berbeda. Oleh sebab itu, pemeriksaan oleh tenaga medis menjadi langkah penting sebelum terapi dimulai<\/span><span class=\"s2\">.<\/span><\/div>\n<div>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Bagaimana Anemia Terjadi?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Tubuh terus memproduksi sel darah merah baru sekaligus mengganti sel yang telah tua. Dalam kondisi normal, kedua proses tersebut berada dalam keseimbangan. Anemia muncul ketika keseimbangan itu terganggu sehingga jumlah sel darah merah menurun atau kadar hemoglobin menjadi lebih rendah dari nilai normal. Secara umum, anemia terjadi melalui tiga mekanisme berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 class=\"s10\"><span class=\"s17\">1. Produksi sel darah merah menurun<\/span><\/h3>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Pembentukan sel darah merah membutuhkan zat besi, vitamin B12, asam folat, serta sumsum tulang yang berfungsi dengan baik<\/span><span class=\"s3\">. <\/span><span class=\"s7\">Jika tubuh kekurangan nutrisi ini atau sumsum tulang mengalami gangguan, produksi sel darah merah ikut berkurang. Akibatnya, kadar hemoglobin ikut menurun dan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 class=\"s10\"><span class=\"s17\">2. Kehilangan darah<\/span><\/h3>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Perdarahan menjadi salah satu penyebab anemia yang paling banyak ditemukan. <\/span><span class=\"s7\">Sel darah merah keluar bersama darah yang hilang. <\/span><span class=\"s3\">Kehilangan darah bisa terjadi akibat menstruasi dengan volume berlebih, cedera, tindakan operasi, perdarahan saluran cerna, maupun kondisi medis lainnya <\/span><span class=\"s7\">yang menyebabkan perdarahan berulang<\/span><span class=\"s3\">. <\/span><span class=\"s7\">Bila perdarahan berlangsung terus-menerus, tubuh tidak mampu mengganti sel darah merah secepat darah yang hilang, sehingga timbul anemia.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"s10\"><span class=\"s17\">3. Sel darah merah rusak lebih cepat<\/span><\/h3>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s7\">Dalam kondisi normal, sel darah merah memiliki usia tertentu sebelum diganti dengan sel baru. <\/span><span class=\"s3\">Pada kondisi tertentu, sel darah merah mengalami penghancuran sebelum mencapai usia normalnya. Akibatnya, jumlah sel darah merah di dalam sirkulasi menurun karena proses pembentukannya tidak mampu mengimbangi <\/span><span class=\"s7\">kecepatan<\/span><span class=\"s3\"> penghancuran tersebut. <\/span><span class=\"s3\">Saat kadar hemoglobin menurun, jantung dan paru-paru bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh. Kondisi inilah yang membuat sebagian penderita mengalami jantung berdebar atau napas terasa pendek ketika beraktivitas.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Apakah Anemia Sama Dengan Kurang Darah?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Istilah <\/span><span class=\"s7\">\u201c<\/span><span class=\"s3\">kurang <\/span><span class=\"s3\">darah<\/span><span class=\"s7\">\u201d<\/span><span class=\"s3\"> sudah lama digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalam dunia medis, istilah tersebut memang mengacu pada anemia. Meski begitu, masih ada anggapan bahwa <\/span><span class=\"s7\">\u201ckurang darah\u201d<\/span><span class=\"s3\"> berarti volume darah di dalam tubuh berkurang. Kenyataannya, pada sebagian besar kasus <\/span><span class=\"s7\">anemia, <\/span><span class=\"s3\">volume darah tetap berada dalam batas normal. Perubahan justru terjadi pada jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin <\/span><span class=\"s7\">di dalam darah<\/span><span class=\"s3\">.<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Karena itu, penanganan anemia tidak selalu berkaitan dengan konsumsi makanan tinggi zat besi atau suplemen <\/span><span class=\"s7\">penambah <\/span><span class=\"s7\">darah<\/span><span class=\"s3\">. <\/span><span class=\"s7\">Langkah penanganan sebenarnya bergantung pada penyebabnya. <\/span><span class=\"s3\">Bila penyebabnya berasal dari penyakit kronis, perdarahan, gangguan pembentukan sel darah merah, atau kelainan genetik, sumber masalah tersebut perlu ditangani. Pemeriksaan darah menjadi langkah awal untuk memastikan ada atau tidaknya anemia sekaligus membantu dokter mencari penyebab yang mendasarinya.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Mengapa Anemia Menjadi Masalah Kesehatan?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Setiap sel di dalam tubuh memerlukan oksigen agar mampu menjalankan fungsinya. Oksigen dibawa oleh hemoglobin yang berada di dalam sel darah merah. Ketika kadar hemoglobin menurun, pasokan oksigen menuju organ <\/span><span class=\"s7\">tubuh <\/span><span class=\"s3\">ikut berkurang. Akibatnya, tubuh memberi <\/span><span class=\"s7\">\u201c<\/span><span class=\"s3\">sinyal<\/span><span class=\"s7\">\u201d<\/span><span class=\"s3\"> melalui berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. <\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s2\">Beberapa gejala yang dapat muncul meliputi:<\/span><\/p>\n<div class=\"s13\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Tubuh mudah lelah.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Lemas atau kehilangan tenaga.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Kulit tampak lebih pucat.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Pusing atau kepala terasa ringan.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Sakit kepala.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Napas pendek saat beraktivitas.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Jantung berdebar.<\/span><\/div>\n<div class=\"s15\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Sulit berkonsentrasi.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Pada anak-anak, anemia <\/span><span class=\"s7\">yang berlangsung lama <\/span><span class=\"s3\">bisa menghambat proses tumbuh kembang<\/span><span class=\"s3\">. Pada ibu hamil, kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan selama kehamilan maupun persalinan. <\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Sementara itu, pada <\/span><span class=\"s7\">lanjut usia (<\/span><span class=\"s7\">lansia<\/span><span class=\"s7\">)<\/span><span class=\"s3\">, anemia dapat memperberat penyakit yang sudah ada, terutama gangguan jantung dan ginjal. Karena alasan tersebut, anemia sebaiknya dikenali sejak awal agar penyebabnya segera diketahui dan penanganan bisa dimulai lebih cepat.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Anemia?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Anemia bisa terjadi pada semua kelompok usia. Meski demikian, beberapa orang memiliki peluang lebih besar mengalami kondisi ini, antara lain:<\/span><\/p>\n<div class=\"s13\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Wanita dengan <\/span><span class=\"s7\">volume<\/span><span class=\"s3\"> menstruasi dalam jumlah banyak.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Ibu hamil <\/span><span class=\"s7\">dan pascamelahirkan<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Bayi dan anak yang sedang berada pada masa pertumbuhan.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Lansia.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Orang dengan pola makan rendah zat besi.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Vegetarian atau vegan dengan asupan vitamin B12 yang kurang.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Penderita penyakit ginjal kronis.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Orang dengan gangguan penyerapan nutrisi.<\/span><\/div>\n<div class=\"s15\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Pasien yang mengalami perdarahan berkepanjangan.<\/span><\/div>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Bagi kelompok tersebut, pemeriksaan kesehatan secara berkala membantu <\/span><span class=\"s7\">mendeteksi<\/span><span class=\"s3\"> kadar hemoglobin lebih awal, terutama ketika mulai muncul keluhan yang mengarah ke anemia.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Apakah Anemia Berbahaya?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Tingkat keparahan anemia bergantung pada penyebab serta kadar hemoglobin yang dimiliki seseorang. Pada anemia ringan, keluhan yang muncul mungkin hanya berupa rasa lelah atau tubuh terasa kurang bertenaga. <\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Namun, bila kadar hemoglobin semakin rendah, pasokan oksigen menuju organ penting ikut berkurang sehingga risiko gangguan kesehatan menjadi lebih besar. Anemia yang tidak ditangani berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi, seperti:<\/span><\/p>\n<div class=\"s13\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Gangguan irama jantung.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Gagal jantung pada kondisi tertentu.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Penurunan daya tahan tubuh.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Gangguan konsentrasi.<\/span><\/div>\n<div class=\"s15\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Komplikasi selama kehamilan.<\/span><\/div>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Risiko tersebut menjadi alasan mengapa gejala anemia yang berlangsung terus-menerus tidak sebaiknya diabaikan. Pemeriksaan sejak awal membantu mengetahui penyebab kondisi tersebut sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Fakta dan Mitos Tentang Anemia<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Masih ada berbagai anggapan yang kurang sesuai mengenai anemia. Berikut beberapa fakta yang penting untuk diketahui.<\/span><\/p>\n<p class=\"s10\"><span class=\"s17\"><strong>Mitos<\/strong>: Anemia hanya dialami oleh <\/span><span class=\"s18\">perempuan.<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s2\"><strong>Fakta<\/strong>: <\/span><span class=\"s7\">Remaja putri dan wanita usia subur rentan mengalami anemia, namun anemia dapat dialami siapa saja tanpa memandang jenis kelamin atau usia.<\/span><span class=\"s3\"> Penyebabnya pun berbeda-beda <\/span><span class=\"s7\">tergantung <\/span><span class=\"s3\">pada setiap kelompok usia <\/span><span class=\"s7\">dan kondisi kesehatan.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s17\"><strong>Mitos<\/strong>: Semua anemia muncul akibat kekurangan zat besi<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s2\"><strong>Fakta<\/strong>: <\/span><span class=\"s3\">Kekurangan zat besi memang menjadi penyebab yang paling banyak ditemukan. Namun, anemia <\/span><span class=\"s7\">juga <\/span><span class=\"s3\">berkaitan dengan kekurangan vitamin B12, asam folat, penyakit kronis, gangguan sumsum tulang, maupun kelainan genetik.<\/span><\/p>\n<p class=\"s10\"><span class=\"s17\"><strong>Mitos<\/strong>: Suplemen zat besi selalu menjadi solusi<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s2\"><strong>Fakta<\/strong>: <\/span><span class=\"s3\">Suplemen zat besi diberikan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kekurangan zat besi. Penggunaan <\/span><span class=\"s7\">suplementasi zat besi <\/span><span class=\"s3\">tanpa pemeriksaan medis tidak dianjurkan karena penyebab anemia belum tentu berasal dari kekurangan zat besi.<\/span><\/p>\n<p class=\"s10\"><span class=\"s17\"><strong>Mitos<\/strong>: Rasa lelah selalu menandakan anemia<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\"><strong>Fakta<\/strong>: Kelelahan memiliki banyak penyebab, mulai dari kurang tidur<\/span><span class=\"s7\">, stres, beban <\/span><span class=\"s7\">kerja<\/span><span class=\"s7\"> berlebih,<\/span><span class=\"s3\">hingga <\/span><span class=\"s7\">berbagai <\/span><span class=\"s3\">penyakit tertentu. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan apakah keluhan tersebut berkaitan dengan anemia atau kondisi lainnya.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Kapan Harus ke Dokter?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Pemeriksaan medis perlu dilakukan apabila muncul keluhan seperti:<\/span><\/p>\n<div class=\"s13\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s7\">Muncul keluhan seperti mudah lelah, wajah pucat, atau pusing <\/span><span class=\"s3\">tanpa penyebab yang jelas. <\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s7\">Terdapat tanda perdarahan<\/span><span class=\"s3\">, seperti muntah darah, buang air besar berwarna hitam <\/span><span class=\"s7\">ataupun berdarah<\/span><span class=\"s3\">, atau menstruasi dengan volume darah yang sangat banyak.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Napas pendek saat melakukan aktivitas ringan.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s3\">Jantung berdebar tanpa penyebab yang jelas.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s11\">Mudah pingsan.<\/span><\/div>\n<div class=\"s14\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s11\">Menstruasi dengan pendarahan sangat <\/span><span class=\"s11\">banyak<\/span><span class=\"s11\">.<\/span><\/div>\n<div class=\"s15\"><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s11\">Terdapat darah pada tinja atau muntah darah.<\/span><\/div>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s7\">Bila kondisi tersebut muncul, artinya perlu penanganan medis segera.<\/span> <span class=\"s3\">Dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan darah untuk mengetahui penyebab anemia. Setelah penyebabnya diketahui, rencana penanganan akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"s10\"><span class=\"s9\">Butuh Pemeriksaan di Rumah?<\/span><\/h2>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Memahami apa itu anemia menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan. Kondisi ini terjadi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin berada di bawah nilai normal sehingga pasokan oksigen menuju jaringan tubuh ikut berkurang. Karena penyebab anemia sangat beragam, pemeriksaan medis diperlukan sebelum menentukan penanganan.<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s3\">Apabila Anda atau anggota keluarga mengalami keluhan yang mengarah pada anemia, pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda. Melalui layanan <\/span><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/medical-checkup-terdekat\/\"><span class=\"s20\">home service cek darah<\/span><\/a><span class=\"s3\">, tim <\/span><a href=\"https:\/\/medi-call.id\/\"><span class=\"s20\">Medi-call<\/span><\/a><span class=\"s3\">melakukan pemeriksaan langsung di rumah oleh tenaga medis profesional. Hasil pemeriksaan tersebut membantu dokter menilai kondisi pasien sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"s4\"><span class=\"s21\">Catatan Medis: <\/span><span class=\"s22\">Informasi dalam artikel ini bertujuan sebagai edukasi kesehatan. Diagnosis dan penanganan anemia perlu dilakukan oleh tenaga medis berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing pasien.<\/span><\/p>\n<h3>Sumber Referensi<\/h3>\n<div><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/3929-anemia\"><span class=\"s20\">Cleveland Clinic. Anemia: Symptoms, Causes &amp; Treatment.<\/span><\/a><\/div>\n<div><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><a href=\"https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/anemia\/symptoms-causes\/syc-20351360\"><span class=\"s20\">Mayo Clinic. Anemia: Symptoms and Causes.<\/span><\/a><\/div>\n<div><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><a href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/anaemia\"><span class=\"s20\">World Health Organization (WHO). Anaemia.<\/span><\/a><\/div>\n<div><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><a href=\"https:\/\/www.nhlbi.nih.gov\/health\/anemia\/causes\"><span class=\"s20\">National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Causes of Anemia.<\/span><\/a><\/div>\n<div><span class=\"s12\">\u25cf <\/span><span class=\"s24\">Kementerian Kesehatan RI. (2015)<\/span> <span class=\"s26\">Pedoman Penatalaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah<\/span><span class=\"s25\">. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Tersedia pada:<\/span><a href=\"https:\/\/ayosehat.kemkes.go.id\/buku-pedoman-penatalaksanaan-pemberian-tablet-tambah-darah\"><span class=\"s27\">https:\/\/ayosehat.kemkes.go.id\/buku-pedoman-penatalaksanaan-pemberian-tablet-tambah-darah<\/span><\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin berada di bawah nilai normal. Hemoglobin adalah komponen di dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru menuju seluruh jaringan tubuh. Saat kadar hemoglobin menurun, pasokan oksigen ikut berkurang sehingga berbagai organ tidak memperoleh suplai sesuai kebutuhannya. Riskesdas 2013 mencatat prevalensi anemia nasional [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1002,"featured_media":426489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[294],"tags":[366],"class_list":["post-426488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-kesehatan","tag-anemia"],"modified_by":"Medi-Call Editor Team","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/426488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1002"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=426488"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/426488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":426490,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/426488\/revisions\/426490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/426489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=426488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=426488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medi-call.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=426488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}