Bunda, Mari Pelajari Penyebab Bayi Demam

penyebab bayi demam; Photo Credit: thanhnien.vn

Bunda, Mari Pelajari Penyebab Bayi Demam

Share Artikel Ini

 

Musim pancaroba datang, para bunda biasanya khawatir karena banyak dari buah hati kita akan terserang demam. Sistem imun yang sedang bertarung melawan penyakit dalam tubuh si kecil memang bisa menjadi salah satu faktor penyebab bayi demam. Tetapi, ada juga penyebab-penyebab lain. Berikut penjelasannya.

 

Penyebab Bayi Demam

Demam sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, melainkan demam adalah gejala penyakit. Biasanya, demam disebabkan karena keadaan tubuh yang sedang berperang melawan penyakit.

Jika bayi sedang demam, pada umumnya ini menunjukkan bahwa sistem imun buah hati kita sedang berusaha untuk menghilangkan rasa dingin dalam tubuhnya atau infeksi viral lain di dalam tubuhnya seperti infeksi telinga, pneumonia, atau infeksi yang lebih serius seperti meningitis.

Infeksi-infeksi ini bisa menyebabkan demam pada buah hati kita.

Selain hal di atas, ada beberapa hal lain yang menyebabkan demam pada si kecil. Reaksi tubuh bayi terhadap vaksin imunisasi, memakai pakaian yang terlalu tebal, serta bermain terlalu lama di luar ruangan di siang hari.

 

penyebab bayi demam; Photo Credit: cloudfront.net

Photo Credit: cloudfront.net

Apa Gejala Bayi yang Sedang Demam?

Salah satu gejala yang sudah umum diketahui oleh banyak orang ketika si kecil menderita demam adalah dengan mengecek dahi bayi dan merasakan suhu tubuhnya. Meskipun begitu, jika dahi si kecil tidak terasa panas, tidak berarti si kecil tidak sedang demam.

Anda juga bisa melihat apakah bayi anda terlihat aneh dan rewel. Ketika bayi demam, ia akan merasa tidak nyaman dan menjadi rewel.

Gejala lainnya bisa waktu tidur bayi yang menjadi lebih pendek dari biasanya, makan kurang, terlihat seperti tidak berminat untuk bermain serta terlihat lemas.

Bagaimana Cara yang Tepat untuk Mengecek Temperatur Bayi?

Anda bisa mengecek suhu tubuh buah hati anda dengan berbagai cara yang berbeda. Bisa lewat mulut, dubur, dan bawah lengan. The American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar menggunakan digital thermometer. Karena jika menggunakan termometer model lama, dikhawatirkan jika rusak dan pecah, bisa membuat bayi keracunan karena tidak sengaja menelan cairan termometer.

Untuk hasil yang lebih akurat, anda bisa memilih rectal thermometer. Dikarenakan termometer ini diletakkan di bagian dubur, sangat disarankan bagi bunda untuk membersihkannnya terlebih dahulu.

Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan sabun dan air lalu diolesi alkohol.

 

Cara penggunaannya juga mudah, baringkan bayi anda dengan posisi kaki terangkat mendekati dada. Gunakan sedikit pelumas di bagian thermometer yang berbentuk bundar dan masuk ke dalam dubur si kecil kurang lebih 1 inci. Biarkan bagian ujung termometer itu selama kurang lebih 2 menit atau sampai berbunyi ‘beep’. Setelah itu, keluarkan pelan-pelan dan bacalah temperatur tubuh bayi anda.

Sumber:

https://www.webmd.com/parenting/baby/fever-in-babies#1

 

 

Informasi ini disediakan dan dirangkum oleh:

Redaksi Info Kesehatan MEDI-CALL

PT Medika Nusantara Gumilang

Butuh layanan kesehatan di rumah Anda? Segera Panggil Dokter, sekarang!

Segera download Medi-Call untuk merasakan kenyamanan akses layanan kesehatan on-demand di rumah Anda. Medi-Call tersedia untuk di-download secara GRATIS di:

Google Play Store

iOS App Store

 

Share Artikel Ini
No Comments

Post A Comment

    Download Now
     &  Get more Discount