Hindari Penyebab Ketiak Gatal dan Menghitam Berikut ini

Penyebab ketiak gatal dan menghitam adalah infeksi jamur atau bakteri yang berkembang dalam waktu cukup lama pada area tersebut.Ketiak adalah salah satu bagian tubuh yang mudah mengalami iritasi karena posisinya yang tertutup dan terhimpit di dalam tangan.Ketiak merupakan salah satu area pada tubuh yang bersuhu hangat juga lembab.Hal ini disebabkan ketiak menjadi tempat kelenjar getah bening, kelenjar keringat dan folikel rambut menjadi satu.Rasa gatal di ketiak bisa disertai dengan ruam yang bertahan lama sehingga ada sisik di kulit berwarna putih atau bergelombang dan kemerahan dapat menjadi gejala iritasi.
Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah
Akan tetapi ruam yang bertahan lama pada umumnya disebabkan oleh kondisi kulit atau gaya hidup tertentu.Sedangkan ruam yang disebabkan oleh suhu atau udara panas bisa hilang dengan cepat.

Penyebab Ketiak Gatal dan Menghitam

Ada banyak faktor penyebab ketiak gatal dan menghitam, sehingga penanganannya berbeda-beda.Kondisi ini tidak selalu diakibatkan bakteri atau jamur saja, akan tetapi ada beberapa hal yang menjadi penyebab ketiak gatal dan menghitam, antara lain:
  • Dermatitis Kontak

Penyebab ketiak gatal dan menghitam ini timbul akibat keadaan tertentu seperti kontak dengan benda tertentu sehingga kulit memerah, melepuh, mengering dan mengelupas.

Reaksi ini terjadi beberapa jam kemudian atau bisa juga terjadi beberapa hari setelah kulit terkena zat yang memicu alergi atau iritasi. 

Dermatitis kontak yang terjadi di ketiak bisa disebabkan oleh pemakaian lotion, deodorant, minyak wangi, deterjen baju atau bahan tertentu dari pakaian yang dipakai.

Baca juga:  Memahami Penyebab Kulit Gatal, Mengapa Terjadi?
  • Infeksi Jamur

Ketiak yang gatal disebabkan oleh infeksi jamur seperti candidiasis dan kurap yang menyebabkan ruam kemerahan serta pembengkakan. 

Infeksi jamur di ketiak umumnya menyerang orang yang tidak menjaga kebersihan tubuh atau sering memakai pakaian yang ketat atau melakukan aktivitas saat cuaca panas.

Sebaiknya hindari pemakaian kortikosteroid dalam penanganannya karena hal tersebut dapat membuat jamur bertambah parah.

  • Psoriasis

Ketiak yang gatal dapat juga disebabkan oleh psoriasis, yaitu salah satu penyakit autoimun atau kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuh sendiri.

Stres, trauma dan tingkat kalsium yang rendah dapat menyebabkan psoriasis. 

  • Intertrigo

Intertrigo adalah iritasi dan infeksi kulit ketiak akibat jamur tinea yang memunculkan gatal, kulit berubah kemerahan dan rasa perih.

  • Mencukur Bulu Ketiak

Bulu pada ketiak menjadi penyebab timbulnya bau yang tidak sedap sehingga mencukur menjadi solusinya.

Namun, kegiatan mencukur ini bisa mengikis kulit terluar sehingga menjadi iritasi.

Keadaan ini dapat memunculkan rasa gatal dan membuat kulit ketiak menghitam jika dilakukan terus menerus.

  • Memakai Deodorant atau Antiperspirant

Deodoran dengan antiperspirant adalah dua hal yang berbeda. 

Deodoran berfungsi menghilangkan bau keringat, sedangkan antiperspirant berfungsi menjaga ketiak tidak berkeringat secara berlebihan.

Bahan dari kedua produk ini dapat menyebabkan iritasi atau alergi pada kulit sehingga kulit lebih gelap akibat kandungan alumunium didalamnya.

Cara Meredakan Ketiak Gatal

Rasa gatal di ketiak dapat diredakan dengan beberapa cara seperti mengompres ketiak dengan es batu, mandi air hangat, mengoleskan pelembab tanpa wewangian dan menggunakan krim anti gatal.Jika penyebab ketiak gatal dan menghitam adalah alergi atau iritasi maka hal ini dapat diatasi dengan menghindari pemakaian produk tertentu.Kemudian juga ada bahan alami untuk menghilangkan gatal dan iritasi, yaitu minyak kelapa atau lavender.Setelah itu, jangan pernah menggaruk ketiak yang gatal agar ketiak tidak infeksi serta tetap jaga kebersihan tubuh.Jika penyebab ketiak gatal dan menghitam sudah diketahui akan tetapi keluhan tersebut masih dirasakan maka disarankan untuk menemui dokter.
Medi-Call: Layanan Dokter Umum Terdekat ke Lokasi Anda
Jika Anda ingin melakukan konsultasi dengan dokter tanpa harus keluar rumah dapat menghubungi call center Medi-Call atau menggunakan aplikasi Medi-Call.

Artikel Terkait

Arsip