Sakit Tenggorokan Saat Puasa? Ini Penyebab & Solusinya!

Sakit tenggorokan saat puasa bisa disebabkan dehidrasi, makanan berminyak, atau infeksi. Ketahui penyebab, cara mengatasi, dan kapan perlu ke dokter di sini.

Kami sering menerima keluhan sakit tenggorokan saat puasa yang membuat ibadah terasa kurang nyaman. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan perubahan pola makan, kurang cairan, atau kebiasaan tertentu selama Ramadan. 

Jika sakit tenggorokan saat puasa terasa mengganggu, Anda bisa segera panggil dokter ke rumah untuk mendapatkan arahan medis yang tepat. Meski biasanya tidak berbahaya, sakit tenggorokan saat puasa tetap perlu diperhatikan agar tidak berkembang menjadi keluhan yang lebih serius.

Penyebab Sakit Tenggorokan Saat Puasa

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab radang tenggorokan saat puasa, mulai dari kebiasaan makan hingga kondisi lingkungan. Memahami penyebab sakit tenggorokan saat puasa dapat membantu menentukan langkah penanganan yang tepat.

1. Kurang Minum (Dehidrasi)

Selama puasa, tubuh tidak mendapat cairan berjam-jam sehingga produksi air liur bisa berkurang. Kondisi ini membuat tenggorokan kering saat puasa, terasa gatal, bahkan perih saat menelan. Jika asupan cairan saat sahur dan berbuka tidak mencukupi, risiko iritasi tenggorokan juga bisa meningkat.

2. Konsumsi Gorengan dan Makanan Berminyak

Makanan berminyak atau digoreng memang sering menjadi menu berbuka favorit. Namun, kandungan minyak berlebih dapat memicu iritasi ringan pada tenggorokan, apalagi bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan tanpa cukup minum air putih. Tekstur makanan yang kering juga bisa memperparah rasa tidak nyaman.

3. Asam Lambung Naik

Perubahan jadwal makan, porsi besar saat berbuka, atau langsung tidur setelah makan dapat memicu refluks asam lambung. Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menimbulkan sensasi panas, pahit di mulut, hingga nyeri pada tenggorokan.

4. Infeksi Virus atau Bakteri

Flu, radang tenggorokan, atau infeksi saluran napas atas tetap bisa terjadi selama puasa. Biasanya disertai gejala lain seperti demam ringan, pilek, batuk, atau suara serak. Sistem imun yang menurun akibat kurang istirahat juga bisa menjadi faktor pendukung.

5. Polusi dan Udara Kering

Paparan debu, asap kendaraan, polusi udara, atau penggunaan AC terlalu lama dapat membuat tenggorokan semakin kering. Lingkungan seperti ini dapat memperparah iritasi, terutama jika tubuh sedang kekurangan cairan.

Baca juga:  Penyebab Sakit Tenggorokan dan Demam Selain Bakteri dan Virus 

Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan

Penanganan sakit tenggorokan saat puasa sebaiknya disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu meredakan keluhan:

1. Perbanyak Minum Saat Sahur & Berbuka

Memastikan kebutuhan cairan terpenuhi sangat penting untuk menjaga kelembapan tenggorokan. Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah makan malam hingga sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur). Hindari langsung minum banyak sekaligus karena tubuh menyerap cairan lebih optimal secara bertahap. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik dibandingkan minuman manis atau berkafein.

2. Hindari Makanan Pemicu Iritasi

Gorengan, makanan pedas, terlalu asin, atau berminyak dapat memperparah iritasi tenggorokan. Selain itu, minuman berkafein seperti kopi atau teh berlebihan juga bisa meningkatkan risiko dehidrasi. Sebaiknya pilih makanan yang lebih lembut, hangat, dan mudah ditelan agar tenggorokan tidak makin teriritasi.

3. Konsumsi Buah & Sayur Kaya Air

Buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, jeruk, pir, atau mentimun dapat membantu menjaga hidrasi tubuh selama puasa. Sayuran berkuah seperti sup juga bisa menjadi alternatif baik saat sahur atau berbuka. Selain menjaga cairan tubuh, buah dan sayur juga menyediakan vitamin yang mendukung daya tahan tubuh.

4. Berkumur Air Garam

Berkumur air garam hangat setelah berbuka atau sebelum sahur dapat membantu mengurangi peradangan ringan pada tenggorokan. Larutan ini juga membantu membersihkan kuman serta lendir yang bisa memicu rasa tidak nyaman. Gunakan air hangat secukupnya dan jangan ditelan.

5. Istirahat Cukup

Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga tenggorokan lebih rentan mengalami iritasi atau infeksi. Usahakan tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup meski jadwal makan berubah selama puasa. Kualitas tidur yang baik membantu proses pemulihan tubuh secara optimal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika sakit tenggorokan saat puasa tidak membaik atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis disarankan, terutama bila:

1. Keluhan berlangsung lebih dari 3–5 hari

Jika sakit tenggorokan tidak membaik setelah beberapa hari, apalagi sudah mencoba cara perawatan mandiri, kondisi ini bisa menandakan infeksi bakteri, peradangan yang lebih serius, atau gangguan lain yang memerlukan evaluasi medis. Pemeriksaan dokter membantu memastikan penyebabnya sehingga penanganan bisa lebih tepat.

2. Disertai demam tinggi

Demam, terutama di atas 38°C, sering menjadi tanda tubuh sedang melawan infeksi. Jika sakit tenggorokan muncul bersamaan dengan demam tinggi, menggigil, atau badan terasa lemas, sebaiknya segera diperiksakan agar diketahui apakah ada infeksi virus, bakteri, atau kondisi medis lain.

3. Sulit menelan atau bernapas

Kesulitan menelan, rasa seperti ada yang mengganjal, atau napas terasa berat bisa menjadi tanda pembengkakan cukup signifikan di tenggorokan. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat mempengaruhi saluran napas dan memerlukan penanganan medis lebih cepat.

4. Nyeri semakin berat

Jika rasa nyeri makin intens, menjalar ke telinga, atau membuat sulit makan dan minum, kondisi tersebut bisa menunjukkan peradangan yang memburuk. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk menentukan terapi yang sesuai agar keluhan tidak semakin parah.

Kondisi tersebut bisa menandakan infeksi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Tips Mencegah Tenggorokan Kering Saat Puasa

Beberapa langkah pencegahan berikut dapat membantu mengurangi risiko keluhan:

1. Minum cukup air antara berbuka hingga sahur

Pastikan kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi meski waktu minum terbatas. Anda bisa membagi waktu minum secara bertahap sejak berbuka, setelah makan malam, hingga sahur agar tubuh tetap terhidrasi. Cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mengurangi risiko iritasi selama puasa.

2. Batasi makanan berminyak dan terlalu manis

Makanan berminyak seperti gorengan bisa memicu iritasi tenggorokan, sedangkan makanan atau minuman terlalu manis dapat membuat tenggorokan terasa lebih kering. Sebaiknya imbangi dengan makanan yang lebih sehat seperti sup hangat, buah, atau menu rendah minyak.

3. Gunakan masker saat udara berdebu

Paparan debu, asap, atau polusi dapat memperparah iritasi tenggorokan, terutama saat tubuh sedang kekurangan cairan. Menggunakan masker saat berada di luar ruangan atau di lingkungan berdebu bisa membantu melindungi saluran pernapasan.

4. Jaga pola makan seimbang

Konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka, termasuk protein, sayur, buah, dan karbohidrat kompleks. Nutrisi yang cukup membantu menjaga daya tahan tubuh sehingga risiko radang tenggorokan selama puasa bisa berkurang.

Langkah pencegahan sederhana ini dapat membantu menurunkan risiko sakit tenggorokan saat puasa.

Jangan Abaikan Sakit Tenggorokan Saat Puasa!

Jika sakit tenggorokan saat puasa membutuhkan penanganan medis, tim medis Medi-call siap membantu menangani sakit tenggorokan saat puasa secara profesional.

Pesan dokter ke rumah Medi-Call sekarang dan dapatkan penanganan cepat langsung di rumah Anda. Tanpa ribet, tenaga medis profesional siap datang sesuai kebutuhan Anda. Hubungi Customer Service 24 jam Medi-Call atau segera download aplikasi Medi-Call di App Store dan Play Store untuk booking lebih cepat!

Dokter Pekerja Medi-Call

Disclaimer: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis maupun terapi langsung dari tenaga medis. Jika keluhan menetap atau memburuk, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K

Referensi
  • Cleveland Clinic. Dysphagia (Difficulty Swallowing): Causes, Diagnosis & Treatment [Internet]. Cleveland Clinic. 2023. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21195-dysphagia-difficulty-swallowing
  • Berry J. Why is one side of my throat sore? [Internet]. Medicalnewstoday.com. Medical News Today; 2020 [cited 2026 Feb 28]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/321170#swollen-lymph-nodes
  • Tosh P. Honey: An effective cough remedy? [Internet]. Mayo Clinic. 2020. Available from: https://www.mayoclinic.org/symptoms/cough/expert-answers/honey/faq-20058031

Author

Spread the love
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Archives