Lansia

Cara Memindahkan Pasien Caregiver dengan Aman dan Benar

Pelajari cara memindahkan pasien caregiver dengan aman dan nyaman. Simak teknik yang benar, langkah-langkah praktis, serta tips menghindari cedera bagi pasien dan caregiver.

Cara memindahkan pasien caregiver yang aman perlu dilakukan dengan komunikasi yang jelas, persiapan area yang kondusif, serta posisi tubuh yang tepat. 

Teknik ini perlu dikuasai, terutama saat caregiver membantu pasien berpindah dari tempat tidur ke kursi roda, dari kursi ke toilet, atau ketika pasien perlu dibantu duduk dan berdiri. 

Tanpa persiapan yang benar, proses pemindahan dapat meningkatkan risiko jatuh, nyeri, luka gesek, hingga cedera punggung pada caregiver.

Mengapa Teknik Memindahkan Pasien yang Benar Sangat Penting?

Alasan mengapa teknik memindahkan pasien yang benar sangat penting adalah untuk menjaga keselamatan pasien sekaligus melindungi caregiver dari cedera. 

CDC/NIOSH menjelaskan bahwa memindahkan pasien, termasuk mengangkat dan mengatur posisinya, merupakan salah satu faktor yang dapat memicu gangguan muskuloskeletal (tulang dan otot) pada tenaga kesehatan. 

Oleh sebab itu, proses pemindahan pasien sebaiknya dilakukan dengan benar dan menggunakan alat bantu yang sesuai.

Risiko Cedera pada Pasien

Pasien dapat mengalami cedera jika dipindahkan tanpa persiapan yang tepat. Risiko yang sering terjadi antara lain jatuh, terbentur, nyeri sendi, luka gesek, atau memburuknya keluhan seperti nyeri pinggang dan kelemahan kaki.

Pada pasien lansia, risiko jatuh perlu lebih diwaspadai karena kekuatan otot, keseimbangan, penglihatan, atau efek obat dapat memengaruhi kemampuan bergeraknya. 

Karena itu, caregiver harus memastikan pasien benar-benar siap sebelum dibantu berdiri atau berpindah posisi.

Risiko Cedera pada Caregiver

Tidak hanya pasien, caregiver juga berisiko mengalami cedera, terutama pada punggung, bahu, lengan, dan lutut. 

Kondisi ini sering terjadi karena posisi tubuh yang salah, seperti terlalu membungkuk, menarik pasien mendadak, atau memindahkan pasien sendirian saat ia sebenarnya membutuhkan bantuan tambahan.

Dalam pengalaman klinis dokter Medi-Call saat menangani pasien di rumah, keluhan nyeri punggung pada pendamping sering muncul karena keluarga belum memahami teknik body mechanics atau cara menggunakan posisi tubuh yang benar saat membantu pasien bergerak

Risiko ini dapat dikurangi dengan mengatur posisi kaki, mendekatkan tubuh ke pasien, menghindari gerakan memutar pinggang, dan menggunakan alat bantu bila diperlukan.

Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Memindahkan Pasien

Beberapa hal yang sebaiknya disiapkan oleh caregiver sebelum membantu pasien berdiri atau berpindah posisi adalah sebagai berikut:

Evaluasi Kondisi Pasien

Caregiver perlu memastikan bahwa pasien cukup sadar, mampu mengikuti instruksi, serta tidak mengalami pusing, sesak, lemas, atau nyeri hebat pada salah satu sisi tubuh. Tanyakan secara sederhana, misalnya, “Bapak/Ibu siap duduk?” atau “Ada pusing sebelum berdiri?”

Jika pasien tampak sangat lemah, bingung, mengantuk berat, atau memiliki kondisi medis khusus, jangan memaksanya untuk pindah. 

Pastikan Area Aman

Area sekitar pasien harus bebas dari barang yang menghalangi langkah. Singkirkan karpet licin, kabel, sandal, meja kecil, atau benda lain yang dapat membuat pasien tersandung. Pastikan lantai kering dan pencahayaan cukup.

Jika menggunakan kursi roda, posisikan kursi sedekat mungkin dengan tempat tidur. Kunci rem kursi roda, naikkan atau geser pijakan kaki, dan pastikan kursi tidak bergerak saat pasien mulai berpindah.

Baca juga:  5 Manfaat Puasa bagi Lansia, Orang Tua Wajib Tahu!

Gunakan Alas Kaki yang Tepat

Pasien dan caregiver sebaiknya menggunakan alas kaki yang tidak licin. Hindari kaus kaki licin atau sandal yang mudah terlepas karena dapat meningkatkan risiko jatuh saat proses memindahkan pasien.

Cara Memindahkan Pasien dari Tempat Tidur ke Kursi Roda

Cara memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi roda perlu dilakukan bertahap, mulai dari duduk, berdiri, berputar, lalu duduk kembali secara perlahan. 

Dalam panduan patient care transfer techniques, posisi kursi roda, penguncian rem, dan kesiapan pasien menjadi bagian penting dalam proses transfer yang aman.

Teknik ini cocok untuk pasien yang masih bisa menapak dan mengikuti instruksi.

  • Jelaskan langkahnya kepada pasien
    Beri tahu pasien apa yang akan dilakukan agar ia tidak kaget. Bantu ia bergeser ke tepi tempat tidur, duduk dengan kaki menapak di lantai, lalu tunggu beberapa detik untuk memastikan tidak pusing. 
  • Atur posisi kursi roda
    Letakkan kursi roda sekitar 45 derajat dari tempat tidur, kunci rem, dan geser pijakan kaki. Jika salah satu sisi tubuh pasien lebih lemah, posisikan kursi roda di sisi tubuh yang lebih kuat. 
  • Bantu pasien berdiri dengan teknik aman
    Minta pasien mencondongkan badan sedikit ke depan. Caregiver perlu menekuk lutut, menjaga punggung tetap stabil, dan menghindari menarik lengan atau bahu pasien. Jika ada, gunakan sabuk pengait. 
  • Arahkan pasien duduk perlahan
    Bantu pasien berputar sampai bagian belakang kakinya menyentuh kursi roda. Arahkan pasien meraih sandaran tangan, lalu bantu duduk perlahan. Pastikan posisi duduknya nyaman, punggung tersangga, dan kaki berada di pijakan kursi roda.

Cara Memindahkan Pasien yang Tidak Bisa Berdiri

Pasien yang tidak bisa berdiri tidak boleh dipaksa menggunakan teknik berdiri-putar biasa. Kondisi ini membutuhkan alat bantu, tenaga tambahan, atau bantuan profesional untuk menekan risiko jatuh dan cedera.

Jika pasien masih memiliki kekuatan tubuh bagian atas, transfer board atau papan bantu pindah, dapat membantu perpindahan dengan gerakan menggeser, bukan mengangkatnya secara penuh. Namun, penggunaannya tetap perlu arahan tenaga kesehatan. 

Pada pasien dengan kelemahan berat, obesitas, pascaoperasi besar, kelumpuhan, atau penurunan kesadaran, hoist atau alat bantu angkat dapat dipertimbangkan untuk memudahkan proses pemindahan.

Teknik Body Mechanics yang Wajib Dikuasai Caregiver

Body mechanics adalah cara menggunakan posisi tubuh yang benar saat membantu pasien bergerak. Teknik ini membantu caregiver bekerja lebih stabil, kuat, dan tidak mudah cedera.

Prinsip utamanya adalah menjaga punggung tetap netral, menekuk lutut, membuka kaki selebar bahu, dan mendekatkan tubuh ke pasien. Caregiver sebaiknya menggunakan kekuatan kaki, bukan punggung, saat membantu pasien berdiri.

Hindari memutar pinggang ketika membawa beban. Jika perlu mengubah arah, gerakkan kaki dan putar seluruh tubuh. Caregiver juga perlu memberi aba-aba, misalnya “satu, dua, tiga, berdiri,” agar pasien dan caregiver bergerak bersamaan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memindahkan Pasien

Kesalahan yang sering terjadi adalah menarik lengan pasien, mengangkat pasien sendirian saat kondisi terlalu berat, tidak mengunci kursi roda, atau terburu-buru membantu pasien berdiri. 

Baca juga:  Empat Manfaat Terapi Okupasi untuk Lansia di Rumah

Kesalahan lainnya adalah memindahkan pasien saat pasien masih pusing setelah duduk dari posisi berbaring.

Caregiver juga sering lupa menyingkirkan pijakan kaki kursi roda. Padahal, pijakan kaki dapat menghalangi posisi berdiri dan meningkatkan risiko tersandung. 

Selain itu, penggunaan kasur terlalu rendah atau terlalu tinggi juga membuat caregiver harus membungkuk berlebihan.

Alat Bantu yang Dapat Memudahkan Caregiver

Alat bantu dapat membuat proses memindahkan pasien lebih aman dan ringan. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi pasien, tingkat kekuatan tubuh pasien, dan kemampuannya mengikuti instruksi.

Beberapa alat bantu mobilitas yang umum digunakan antara lain:

  • Kursi roda: membantu pasien berpindah atau bergerak saat tidak mampu berjalan jauh. 
  • Walker: membantu pasien berdiri dan berjalan dengan lebih stabil. 
  • Tongkat: membantu keseimbangan pada pasien yang masih bisa berjalan. 
  • Gait belt: sabuk pegangan pasien untuk membantu caregiver menstabilkan tubuh pasien. 
  • Transfer board: papan bantu pindah untuk menggeser pasien dari tempat tidur ke kursi roda. 
  • Handrail: pegangan di dinding atau kamar mandi untuk membantu pasien berdiri dan berjalan. 
  • Commode chair: kursi toilet portabel untuk pasien yang sulit berjalan ke kamar mandi. 
  • Hoist/lifting aid: alat bantu angkat untuk pasien yang tidak mampu menopang berat badan. 

Kapan Harus Meminta Bantuan Profesional?

Bantuan profesional diperlukan jika pasien sering jatuh, tidak bisa berdiri, mengalami kelemahan berat, baru menjalani operasi, memiliki luka besar, memakai alat medis, atau membutuhkan pemantauan kesehatan rutin. 

Bantuan juga penting bila caregiver keluarga mulai mengalami nyeri punggung, kelelahan, atau tidak yakin dengan teknik pemindahan yang aman.

Dalam kondisi seperti ini, Anda dapat mempertimbangkan layanan caregiver harian dari tenaga profesional. 

Medi-Call dapat membantu pendampingan aktivitas harian, pemantauan kondisi umum, serta koordinasi perawatan sesuai kebutuhan pasien agar perawatan di rumah lebih aman dan terarah.

Pelajari juga apa perbedaan perawat homecare dan caregiver agar pendampingan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Memindahkan Pasien dengan Aman Membutuhkan Teknik, Kesabaran, dan Bantuan yang Tepat

Memindahkan pasien bukan sekadar mengangkat tubuh dari satu tempat ke tempat lain. Caregiver perlu memahami kondisi pasien, menyiapkan area aman, memakai teknik body mechanics, serta menggunakan alat bantu bila diperlukan.

Dengan teknik yang benar, risiko jatuh pada pasien dan cedera pada caregiver dapat dikurangi. Jika kondisi pasien sudah sulit dipindahkan secara mandiri, jangan ragu meminta bantuan tenaga profesional agar perawatan di rumah tetap aman, manusiawi, dan sesuai kebutuhan medis.

Cara Memindahkan Pasien Caregiver dengan Aman dan Benar

Disclaimer: 

Artikel ini ditujukan sebagai informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan atau konsultasi langsung dengan dokter. Jika pasien memiliki keluhan mendadak, penyakit kronis, keterbatasan gerak berat, atau membutuhkan perawatan khusus, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.

Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K

Referensi
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted