Efek Vaksin bagi Ibu Hamil Apakah Aman untuk Dilakukan?

Saat ini marak pemberian vaksin guna mencegah berbagai macam penyakit di antaranya COVID-19, namun apakah efek vaksin bagi ibu hamil aman untuk dilakukan?Saat sedang hamil sistem imun tubuh umumnya menjadi lebih lemah dari biasanya sehingga ibu hamil rentan terkena berbagai macam penyakit.Sakit saat sedang hamil dapat membuat ibu hamil merasa sangat tidak nyaman karena gejala yang dirasakan akan lebih parah daripada umumnya.Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil selalu menjaga kesehatan dengan memakan makanan sehat seperti buah dan sayur.Mendapatkan istirahat yang cukup, tidak stres dan kelelahan serta banyak minum air mampu menjaga imun tubuh ibu hamil agar tidak mudah sakit.
Baca juga:  Berikut Adalah Gizi Ibu Hamil dan Menyusui yang Wajib Dipenuhi
Selain itu, mengkonsumsi vitamin baik dalam bentuk suplemen maupun suntikan juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh bagi ibu hamil.Ibu hamil bisa mendapatkan layanan suntik vitamin di rumah bersama dokter Medi-Call untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit dengan menghubungi Call-Center 24 Jam atau melalui aplikasi Medi-Call.
Panggil Dokter 24 Jam ke Rumah Anda
Medi-Call: Layanan Infus, Vaksin dan Vitamin di Rumah Anda

Efek Vaksin bagi Ibu Hamil

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) mengatakan efek vaksin bagi hamil tidak hanya untuk melindungi ibu tetapi juga melindungi Buah Hati dalam janin.Pada masa kehamilan, Buah Hati mendapatkan asupan gizi seutuhnya melalui ibu sehingga apabila ibu mengalami sakit, terinfeksi virus dan lain-lain, kemungkinan besar bayi juga akan terinfeksi.Oleh karena itu efek vaksin bagi ibu hamil sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi terutama di awal kehamilan.Berikut ini beberapa informasi mengenai efek vaksin bagi ibu hamil yang perlu diketahui:
layanan dokter visit untuk pasien covid-19
Medi-Call: Layanan Dokter Visit untuk Pasien COVID-19
 
  • Memberikan perlindungan pada Buah Hati

Bayi sangat berisiko tinggi mengalami infeksi serius akibat penyakit baik sebelum maupun sesudah dilahirkan.

Vaksinasi merupakan salah satu cara untuk melindungi Buah Hati agar tidak mengalami infeksi serius, akan tetapi ada beberapa vaksinasi yang tidak dapat langsung diberikan kepada bayi.

Pada kasus batuk rejan atau lebih dikenal sebagai pertusis, menurut CDC mengakibat 7 dari 10 kematian pada bayi berusia kurang dari dua bulan.

Meskipun angka kematian akibat pertusis sangat tinggi, bayi kurang dari dua bulan belum dapat melakukan vaksinasi.

Oleh karena itu disarankan pada ibu untuk mendapatkan vaksinasi pertusis selama masa kehamilan.

Efek vaksin bagi ibu hamil adalah untuk menciptakan antibodi kepada Buah Hati setelah dilahirkan sampai bayi sudah dapat diberikan vaksin pertusis.

Baca juga:  Vitamin Ibu Hamil untuk Kecerdasan Otak Bayi yang Baik Dikonsumsi
 
  • Minim efek samping

CDC menyatakan beberapa penelitian telah membuktikan bahwa efek vaksin bagi ibu hamil memiliki efek samping yang sangat minim.

Vaksinasi tidak jauh berbeda dengan obat-obatan beberapa di antaranya mungkin memiliki efek samping, 

Namun kebanyakan tidak memiliki efek samping yang dapat membahayakan ibu maupun bayi dalam kandungan.

Kemerahan, bengkak serta nyeri pada area yang disuntik merupakan efek vaksin bagi ibu hamil yang paling sering ditemukan.

Ini terjadi tidak hanya pada vaksinasi pertusis, tetapi juga pada semua vaksinasi seperti vaksinasi flu, tetanus, difteri serta vaksin COVID-19.

Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda
Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda
Meskipun efek vaksin bagi ibu hamil aman untuk dilakukan namun sebaiknya Anda berkonsultasi dengan bidan atau dokter terlebih dahulu sebelum melakukan vaksinasi.Ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kandungan, efek samping serta manfaat vaksin yang akan didapatkan.Saat ini Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan Medi-Call di rumah untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai vaksinasi bagi ibu hamil dengan memesan melalui Call-Center 24 Jam atau aplikasi Medi-Call.
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip