Grand Launching Medi-Call Jakarta 2017

Sejak akhir tahun 2016 lalu, Medi-Call sukses beroperasi di Bali dan telah digunakan tidak hanya oleh warga lokal, namun juga wisatawan dalam dan luar negeri.

Peran dari Startup yang bermula dari Bali ini adalah sebagai penghubung antara dokter dengan pasien yang membutuhkan layanan kesehatan On Demand seperti dokter visithome care, dan lainnya.

Melanjutkan kesuksesan di Bali, pada Sabtu 18 Februari 2017 lalu di Hotel Puri Denpasar – Jakarta Selatan, Medi-Call telah beroperasi secara resmi di Jakarta dan disambut oleh segenap instansi dari pemerintahan.

Sambutan Hangat dari Ketua Terpilih Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Periode 2015-2018

dr. Daeng M Faqih, SH, MH. selaku Ketua Terpilih Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat di Grand Launching Medi-Call

 

“Medi-Call ini bukan fasilitas kesehatan, ini bukan alat kesehatan; tetapi alat bantu untuk mempermudah masyarakat atau rakyat mengakses ke pelayanan. Tetapi dari sekian aplikasi yang diluncurkan, memang aplikasi ini satu-satunya yang agak berbeda. Karena apa? Kalau aplikasi yang lain itu menawarkan konsultasi online, tetapi Medi-Call nampaknya bukan. Aplikasi unik ini mempercepat hubungan antara dokter dan pasien, lalu kemudian dokternya datang ke rumah pasien. Kalau istilahnya itu semacam home visit dokter.”

Ujar dr. Daeng M Faqih, SH, MH. selaku Ketua Terpilih Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat dalam pidato sambutannya di acara Grand Launching Medi-Call beberapa waktu lalu.

Potensi Mengenalkan Kembali Layanan Home Visit di Jakarta

Layanan home visit dokter di Indonesia sudah sangat berkembang karena memang banyak peminatnya.

Sayangnya, sistem home visit konvensional yang ada selama ini, masih banyak kelemahannya.

Dari sisi ketersediaan provider, pasien harus menunggu apakah dokter yang dihubungi available atau tidak.

Kalaupun ada dokter yang available, belum tentu jaraknya dekat dengan pasien.

Para pengguna jasa juga sulit mendapatkan informasi mengenai tenaga medis. Mereka tidak tahu ke mana harus mencari dokter saat dibutuhkan.

Sedangkan dengan Medi-Call, kita hanya perlu membuka aplikasi dan request dokter terdekat di area pasien berada.

Dengan mekanisme khusus, perhitungan harga menjadi lebih transparan dibandingkan layanan home visit konvensional.

Tak hanya menguntungkan bagi konsumen, bagi para praktisi kesehatan, aplikasi ini juga menawarkan berbagai kemudahan yang tidak dimiliki layanan konvensional.

Sambutan Dari Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia

Semuel Abrijani Pangerapan Dirjen Aplikasi Informatika di acara Grand Launching Medi-Call

"[...] Saya akan men-challenge para dokter yang akan bergabung menjadi partner Medi-Call. Permasalahan kita di Jakarta itu adalah bagaimana cara kita merespon situasi-situasi emergency. Apalagi yang sudah disebutkan oleh dr. Daeng mengenai masalah yang di kota-kota besar itu adalah kemacetan. Di aplikasi, akan membantu jika diletakkan panic button yang memanggil layanan ambulans yang terdekat.

Saya rasa, penyelamatan nyawa manusia bisa ditanggulangi terutama pada situasi-situasi yang terjadi trauma di jalanan. Jika para dokter di Jabodetabek bisa lebih berdedikasi karena adanya fitur location-based, para dokter bisa mendapatkan informasi situasi emergency yang bisa dilayani di sekitar mereka.

Mari kita renungkan bersama mengenai kemudahan yang ditawarkan teknologi dari aplikasi layanan kesehatan ini.

Jadi berdasarkan jarak, aplikasi dokter yang terdekat itu yang akan menyala, dan aplikasi tersebut akan memberitahu lokasi persisnya."

Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, mendukung aplikasi Medi-Call dalam pidato sambutannya di acara Grand Launching Medi-Call Jakarta Februari lalu.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip