fbpx

Apa Saja Tipe-Tipe dari Aturan Terapi Intravena (IV) Fluid?

Bagikan artikel ini

Terapi intravena (IV) terbagi menjadi dua untuk megatur jumlah dan laju cairan yang dapat diberikan, yaitu: secara manual dan memakai pompa elektrik.

Dua-duanya membutuhkan bantuan dari perawat untuk mengecek kondisi terapi inravena Anda secara berkala untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan jumlah cairan yang tepat.

Pengaturan Manual

Laju cairan dari kantong menuju saluran terapi intravena dapat diatur melalui teknik manual.

Perawat Anda dapat meningkatkan atau menurunkan tekanan dari clamp (penjepit) yang diletakkan pada tabung terapi intravena untuk menurunkan atau menaikkan laju cairan tersebut.

vitamin c di rumah, vitamin c
Medi-Call: Layanan Vitamin di Rumah Anda

Perawat tersebut akan menghitung jumlah tetesan yang per menit untuk memastikan bahwa laju cairan sudah tepat dan bisa diatur sesuai kebutuhan.

Pompa Elektrik

Laju cairan dari terapi intravena bisa diatur dengan pompa elektrik.

Perawat Anda akan mengatur pompa tersebut untuk menentukan jumlah cairan yang diperlukan ke dalam IV pada angka yang tepat.

Apa yang Harus Anda Harapkan Selama Prosedur Terapi Intravena Berlangsung?

Dokter Anda harus memastikan terlebih dahulu tipe cairan yang Anda butuhkan untuk penanganan medis, berikut jumlah dan laju cairan yang diperlukan selama penanganan medis tersebut berlangsung.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Perawat lalu akan mendisinfeksi area kulit di sekitar lokasi penyuntikan.

Biasanya penyuntikan akan dilakukan di sekitar lengan Anda, namun bisa juga di bagian tubuh lain.

Perawat akan menentukan lokasi pembuluh darah di lokasi penyuntikan tersebut dan memasukkan IV Catheter ke dalam.

Rasa nyeri akan muncul ketika IV Catheter tersebut masuk, namun setelah itu rasa sakitnya akan berkurang atau tidak ada sama sekali.

Perawat tersebut lalu akan mengatur terapi intravena secara manual atau dengan pompa elektrik untuk mengatur laju cairan secara tepat.

Diharapkan seseorang akan mengecek secara berkala mengenai laju terapi intravena tersebut untuk memastikan bahwa kondisi pasien baik-baik saja dan IV tersebut memang memberikan cairan secara tepat.

Jika ada masalah mengenai laju cairan tersebut, segera perbaiki atau kontak dokter/perawat Anda.

Apakah Akan Ada Komplikasi yang Terjadi Ketika Proses Terapi Intravena Fluid Berlangsung?

Beberapa risiko kecil diasosiasikan dengan proses penerimaan cairan melalui IV.

Salah satunya yaitu timbulnya infeksi pada lokasi penyuntikan, kateter IV yang terlepas, atau kondisi vena yang kurang dapat mendukung laju cairan.

Komplikasi tersebut dapat ditangani oleh tenaga medis.

Cara Mengatasi Komplikasi

Anda bisa menghindari kateter IV Anda terjatuh atau terlepas dengan mengurangi gerak atau berhati-hati untuk tidak menarik tabung selang.

Sementara itu, kondisi vena yang kurang dapat mendukung laju cairan akan kemungkinan terjadi jika Anda membutuhkan terapi IV dalam jangka panjang.

Komplikasi yang disebabkan oleh pengaturan cairan yaitu pasien mendapatkan terlalu banyak cairan secara cepat, dapat menyebabkan kurangnya cairan yang didapatkan atau cairan yang keluar menjadi terlalu lambat.

Gejala dari Kurang/Banyaknya Cairan yang Didapat oleh Pasien

Pasien yang mendapatkan terlalu banyak cairan akan mengalami gejala seperti:

  • Sakit kepala,
  • Tingginya tekanan darah,
  • Merasa cemas,
  • Merasa kesulitan untuk bernapas.

Jika kondisi kesehatan Anda baik-baik saja, beberapa gejala di atas akan bisa ditoleransi.

Lain halnya pada pasien yang memiliki kondisi yang lemah, karena dapat membahayakan tubuh.

Sementara itu, gejala-gejala yang ditimbulkan jika Anda kurang mendapatkan cairan bisa berbeda-beda bagi setiap orang.

Jika Anda memang tidak mendapatkan cairan yang seharusnya Anda butuhkan pada saat itu, tubuh Anda tidak merespon secara baik pada penanganan medis yang diberikan.

Apa yang Anda Harus Beritahu Pada Tenaga Medis yang Bertugas?

Penanganan dan perawatan IV Fluid melalui IV infusion merupakan hal yang lumrah dan sangat aman.

Jika Anda melihat bahwa laju cairan terlihat terlalu lambat atau terlalu cepat, segera tanyakan kepada perawat Anda untuk mengecek laju cairan.

Beritahukan juga kepada mereka jika Anda merasakan gejala-gejala seperti sakit kepala/pusing atau kesulitan bernapas ketika mendapatkan terapi intravena.

 

Sumber:

https://www.healthline.com/health/intravenous-fluid-regulation

https://mayoclinichealthsystem.org/locations/owatonna/services-and-treatments/infusion-therapy

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.