Masih Percaya Mitos Lansia Tidak Boleh Olahraga? Ini Faktanya!

Ada mitos lansia tidak boleh olahraga yang masih banyak beredar di masyarakat. Tapi sebenarnya, mitos ini tidak benar. Faktanya lansia tetap boleh berolahraga.Banyak lansia yang sudah menyerah dan tidak lagi melakukan olahraga di masa tuanya.Ini bisa jadi disebabkan oleh beberapa mitos lansia tidak boleh olahraga yang masih banyak beredar.Mitos tersebut adalah lansia sudah tidak bugar, sakit, lelah, atau sekadar tua untuk berolahraga.Padahal ini merupakan anggapan yang salah.Sama seperti orang dengan usia produktif, lansia juga disarankan untuk tetap aktif bergerak dan rutin berolahraga selama 150 menit per minggu atau minimal 30 menit setiap harinya.Bagi lansia yang sudah lama tidak beraktivitas fisik sebaiknya mulai berolahraga secara perlahan dengan latihan yang ringan dan konstan.
Baca juga:  Olahraga Lansia, Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup di Usia Senja
Namun, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga sebaiknya dilakukan dalam pengawasan tenaga medis seperti fisioterapis.Agar mendapatkan jenis latihan yang sesuai dengan kemampuan lansia dan mencegah cedera.Fisioterapis Medi-Call dapat datang ke rumah untuk memberikan latihan fisik kepada lansia hanya dengan menghubungi Call-Center 24 Jam atau aplikasi Medi-Call.
layanan fisioterapi terdekat Medi-Call
Medi-Call: Layanan Fisioterapi di Rumah Anda

Mitos Lansia Tidak Boleh Olahraga

Hanya satu dari empat orang berusia antara 65 dan 74 tahun yang berolahraga secara teratur.Ada beberapa mitos lansia tidak boleh olahraga yang membuat lansia merasa kecil hati dan enggan untuk berolahraga.Berikut ini beberapa penjelasan mengenai mitos lansia tidak boleh olahraga dari segi medis: 
  • Mencoba berolahraga di usia senja adalah sia-sia
 

Banyak lansia menganggap bahwa mencoba berolahraga di usia senja adalah hal yang sia-sia.

Ini dikarenakan proses penuaan merupakan salah satu hal yang tidak bisa dihentikan.

Tapi faktanya, melakukan aktivitas fisik yang teratur dapat membantu lansia terlihat lebih muda dan tetap mandiri.

Dengan berolahraga juga menurunkan risiko terkena berbagai masalah kesehatan seperti alzheimer, dementia, penyakit jantung, diabetes, kanker, tekanan darah tinggi, hingga obesitas.

 
  • Berolahraga dapat meningkatkan risiko jatuh
 

Jatuh merupakan hal yang fatal bila terjadi pada lansia, inilah yang menyebabkan banyak lansia enggan berolahraga.

Faktanya, olahraga dapat mengurangi kemungkinan Anda terjatuh.

Berolahraga dapat membangun kekuatan, keseimbangan, dan ketangkasan.

Jika Anda memiliki tulang yang lemah serta osteoporosis, salah satu cara terbaik untuk memperkuat tulang adalah dengan berolahraga secara teratur.

 
  • Pasien atau lansia yang sakit tidak boleh berolahraga
 

Anda tidak perlu khawatir jika berolahraga saat memiliki penyakit karena olahraga dapat memberikan manfaat yang sama bahkan lebih baik daripada obat yang lansia minum setiap hari.

Mulai dari penyakit radang sendi, diabetes, atau penyakit jantung, olahraga hampir pasti merupakan ide yang bagus untuk meningkatkan kesehatan pasien.

 
  • Berolahraga dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung
 

Terkena serangan jantung saat berolahraga bisa terjadi kepada siapa saja, tidak hanya lansia.

Tapi ini jangan menjadi sesuatu yang menghentikan lansia dari berolahraga.

Karena manfaat kesehatan dari olahraga jauh lebih banyak melebihi risiko terkena serangan jantung.

Menjadi orang yang suka bersantai sebenarnya lebih berbahaya daripada aktif secara fisik.

Perawat Home Care dan Perawat Luka Medi-Call
Medi-Call: Layanan Perawat Home Care dan Perawat Luka di Rumah Anda
Anda tidak mempunyai cukup waktu untuk menemani lansia dalam beraktivitas seperti berolahraga?Layanan caregiver dan perawat homecare Medi-Call bisa membantu menjaga dan menemani lansia baik yang mempunyai kondisi medis ataupun tidak.Pemesanan ini bisa juga dibarengi dengan fisioterapis Medi-Call untuk mendapatkan terapi yang tepat bagi lansia.Gratis telekonsultasi dengan dokter Medi-Call untuk pemesanan layanan mingguan dan bulanan.Informasi lebih lanjut hubungi Call-Center 24 Jam atau gunakan aplikasi Medi-Call.
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip