6 Masalah Kesehatan Penyebab Lansia Susah Bergerak

Bagikan artikel ini

Penyebab lansia susah bergerak dipengaruhi oleh gangguan fungsi sendi, otot, dan bagian tubuh lainnya.

Kondisi tersebut umum terjadi pada seseorang menjelang usia 6o tahun ke atas.

Selain mengalami penurunan fungsi dan keseimbangan tubuh, lansia jura rentan terserang penyakit degeneratif seperti osteoporosis, diabetes, stroke.

fisioterapi jakarta, fisioterapis, terapi orang tua, terapi stroke, terapi jakarta, terapi di rumah, panggil terapi di rumah, medi-call, medicall, fisioterapi stroke, fisioterapi untuk stroke, peran fisioterapi, fisioterapi, fisioterapis, terapi
Medi-Call: Layanan Fisioterapi di Rumah Anda

Penyebab Lansia Susah Bergerak

Terlalu lama berbaring ditempat tidur, jarang berolahraga, dan malas bergerak dapat mengurangi fleksibilitas otot dan sendi.

Oleh karena itu sebaiknya lansia tetap harus menggerakan tubuhnya setiap hari, untuk pasien yang emngalami gangguan mobilitas seperti pasien stroke dapat meminta bantuan fisioterapis.

Dapatkan layanan fisioterapi di rumah Anda untuk membantu lansia dalam menggerakan otot tubuhnya dengan aplikasi Medi-Call atau Call-Center 24 Jam.

Berikut ini beberapa faktor penyebab lansia susah bergerak:

  • Radang sendi

Radang sendi merupakan salah satu penyebab lansia susah bergerak.

Menurunnya fungsi sendi dalam tubuh serta adanya penumpukan cairan dalam sendi akibat kolesterol dan asam urat dapat menyebabkan radang sendi.

Radang sendi dapat menyebabkan bengkak dan nyeri tak tertahankan sehingga sendi menjadi kaku pada area yang mengalami peradangan.

Baca juga:  Tujuh Masalah Kesehatan Lansia dan Bagaimana Cara Mengatasinya
  • Obesitas

Obesitas atau berat badan berlebih merupakan penyebab lansia susah bergerak selanjutnya.

Berat badan yang berlebih membuat anggota tubuh mendapatkan beban yang berlebih sehingga otot dan sendi menjadi kaku dan susah digerakkan.

Selain itu lemak berlebih dapat menyebabkan asam urat dan terjepitnya saraf dengan sendi sehingga menyebabkan lansia susah bergerak.

  • Nyeri otot

Berkurangnya kekuatan dan massa otot menyebabkan nyeri sehingga menjadi penyebab lansia susah bergerak.

Selain itu nyeri otot juga disebabkan oleh penyakit sarcopenia, kekurangan protein dan kalsium yang umum dialami oleh orang berusia 50 tahun ke atas.

  • Stroke

Salah satu gejala stroke adalah adanya gangguan gerak pada penderitanya hingga dapat menyebabkan kelumpuhan setengah badan.

Oleh karena itu penyakit stroke merupakan penyebab lansia susah bergerak paling umum.

Selain itu stroke juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami gangguan berbicara dan gangguan sensorik akibat adanya kerusakan pada otak.

panggil perawat home care, panggil perawat lansia, perawat home care, perawat lansia, perawat orang tua, perawat lansia stroke, stroke, caregiver, care giver
Medi-Call: Layanan Perawat Lansia Ke Rumah Anda
  • Parkinson

Penyakit parkinson terjadi karena adanya kerusakan pada bagian otak sehingga menyebabkan penderitanya mengalami gangguan gerak dan fungsi tubuh.

Gejala dari penyakit parkinson yang sering menyerang orang usia 40 tahun ke atas adalah otot kaku,gerakan sehari-hari melambat serta adanya tremor.

  • Osteoporosis

Osteoporosis atau kerapuhan tulang juga merupakan penyebab lansia susah bergerak.

Osteoporosis dapat disebabkan oleh menurunnya fungsi tulang akibat usia serta kurangnya asupan kalsium dalam tubuh.

Nyeri pada pergelangan tangan serta pinggang terutama ketika batuk atau bergerak merupakan gejala osteoporosis.

Dalam merawat lansia diperlukan perhatian dan perlakuan ekstra, kehadiran perawat home care profesional dapat membantu lansia menjadi lebih produktif dan meningkatkan kualitas hidup pada usia senja.

Sebaiknya konsumsi makanan kaya akan nutrisi dan vitamin untuk mencegah berbagai penyakit sejak dini.

Rutin berolahraga juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status