Apa Saja Penyebab Penyakit Klamidia dan Bagaimana Cara Penularannya?

Bagikan artikel ini

Penyebab penyakit klamidia adalah bakteri yang menginfeksi melalui kontak seksual. Penyakit ini telah menyerang 128,5 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2020.

Klamidia adalah infeksi menular seksual umum yang dapat terjadi pada pria dan wanita.

Menurut data WHO (World Health Organization) pada tahun 2020, diperkirakan 128,5 juta orang di seluruh dunia terinfeksi penyakit klamidia mulai dari usia 15 hingga 49 tahun.

Namun, penyebab penyakit klamidia umumnya tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga membuat penderitanya tidak merasa bahwa mereka sedang terinfeksi.

Jika timbul gejala, gejala tersebut mungkin baru muncul hingga tiga minggu setelah berhubungan seks dengan penderita klamidia.

Pada wanita, gejala klamidia antara lain adalah keputihan, pendarahan setelah berhubungan seksual, sensasi terbakar saat buang air kecil dan rasa sakit di perut bagian bawah.

Sedangkan pada pria, gejala umum penyakit klamidia adalah keluarnya cairan dari penis dan sensasi terbakar saat buang air kecil.

Bila Anda mengalami ciri-ciri dari gejala di atas terutama beberapa saat setelah berhubungan seksual.

Sebaiknya segera lakukan tes pemeriksaan klamidia untuk mengetahui dengan pasti apakah Anda terinfeksi penyakit ini atau tidak.

Pemeriksaan klamidia sekarang bisa dilakukan dari rumah saja bersama dokter Medi-Call datang ke rumah dengan menghubungi Call-Center 24 Jam atau aplikasi Medi-Call.

Medi-Call: Layanan Dokter Umum Terdekat ke Lokasi Anda

Penyebab Penyakit Klamidia

Penyebab penyakit klamidia memang tidak berbahaya, apabila dilakukan pengobatan sejak dini.

Jika tidak diobati, infeksi klamidia dapat menyebar ke anggota tubuh bagian lain dan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, terutama pada wanita.

Pada wanita, klamidia yang tidak diobati dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PRP), kehamilan ektopik, dan infertilitas.

Pada pria, klamidia dapat menyebar ke testis dan epididimis sehingga menyebabkan nyeri serta bengkak.

Baca juga:  Medical Check Up Artinya Untuk Usia Muda, Apakah Perlu?

Bakteri merupakan penyebab penyakit klamidia, oleh karenanya salah satu cara pengobatannya adalah dengan menggunakan antibiotik.

Lebih lengkapnya, yuk simak apa saja yang menjadi penyebab penyakit klamidia dapat menular dari orang ke orang lain:

 

  • Hubungan seksual

 

Penyakit klamidia merupakan penyakit menular seksual, oleh karenanya penyebab penyakit klamidia yang utama adalah melakukan kontak seksual.

Klamidia dapat menular melalui hubungan seks vagina, anal, atau oral dengan penderita klamidia.

Selain itu, Anda tetap bisa tertular klamidia meski pasangan seks Anda tidak mengalami ejakulasi.

Remaja yang aktif secara seksual mempunyai risiko lebih tinggi terkena klamidia. 

Hal ini disebabkan oleh perilaku dan faktor biologis yang umum terjadi pada generasi muda.

 

  • Ibu kepada bayi

 

Penyebab penyakit klamidia pada bayi adalah apabila ibunya menderita penyakit ini.

Saat melahirkan, bayi akan berisiko terkena cairan ibu yang sudah terinfeksi klamidia.

Ini menyebabkan bayi yang baru lahir mengalami pneumonia atau infeksi mata yang serius.

Panggil Dokter 24 Jam ke Rumah Anda
Medi-Call: Layanan Infus, Vaksin dan Vitamin di Rumah Anda

Jika Anda mengalami klamidia, sebaiknya tunggu tujuh hari setelah minum obat sebelum berhubungan seks kembali.

Jika Anda pernah menderita klamidia dan pernah mengkonsumsi obat sebelumnya, Anda masih bisa tertular lagi.

Oleh karenanya, periksa selalu kesehatan Anda dan pasangan, cukup dari rumah bersama dokter Medi-Call dengan menghubungi Call-Center 24 Jam atau aplikasi Medi-Call.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status