fbpx

Merencanakan Kehamilan untuk Wanita dengan Masalah Diabetes

Bagikan artikel ini

Merencanakan kehamilan tetapi takut diabetes? Apakah Anda wanita yang mengalami diabetes yang sedang mengandung?

Kehamilan pada wanita penderita diabetes dianggap sebagai salah satu kehamilan yang berisiko tinggi, namun tentunya selalu ada cara yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko ini.

Hal yang terpenting adalah Anda wajib menjaga kadar glukosa darah Anda dalam kondisi normal atau paling tidak mendekati normal selama masa kehamilan atau bahkan sebelum masa kehamilan.

Konsultasikan pada dokter Anda agar Anda bisa mendapatkan saran dan perawatan yang tepat.

Segera datangi dokter Anda pada saat Anda merencakan kehamilan.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Jika Anda sudah terlanjur mengandung tetap segera datangi dokter Anda, tidak ada kata terlambat untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai cara mengendalikan diabetes di masa kehamilan.

Kebutuhan insulin Anda mungkin berubah di masa kehamilan.

Dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan lebih banyak insulin dan akan memeriksa glukosa darah Anda lebih sering di masa kehamilan.

Jika Anda mengkonsumsi pil diabetes, maka akan lebih baik Anda mengkonsumsi insulin di saat hamil.

Temui dokter yang memiliki pengalaman dalam merawat wanita hamil dengan diabetes.

Jangan merokok, minum minuman beralkohol atau menggunakan obat berbahaya.

Berkonsultasilah dengan ahli gizi dan nutrisi (dietitian) atau dapat pula dengan diabetes edukator untuk mendapatkan saran pola makan yang tepat bagi Anda selama kehamilan, dan ikuti saran tersebut secara disiplin dan konsisten.

Hal ini diperlukan untuk memastikan Anda dan bayi di dalam kandungan Anda mengkonsumsi makanan yang sehat.

Pastikan untuk memeriksakan mata, jantung, pembuluh darah, tekanan darah, dan ginjal Anda selama masa kehamilan.

Anda juga perlu memeriksakan kemungkinan terjadinya kerusakan saraf selama kehamilan Anda karena kehamilan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan menjadi semakin parah.

Siapa saja yang dapat membantu Anda?

Dokter

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter yang biasa merawat Anda atau dengan dokter yang telah mendapatkan pelatihan khusus terkait perawatan diabetes, yang biasa dikenal dengan sebutan endocrinologist atau diabetologist.

Dokter Anda akan memberikan saran mengenai jenis obat apa yang Anda butuhkan dan berapa banyak yang harus Anda minum.

Dokter juga akan memberikan Anda target kisaran glukosa darah, tekanan darah dan target kolesterol.

Dokter Anda akan melakukan tes untuk memastikan glukosa, tekanan darah, dan kolesterol darah Anda tetap sesuai dengan target yang diinginkan agar Anda tetap dalam kondisi sehat selama merencanakan kehamilan.

Tanyakan pula kepada dokter Anda apakah Anda perlu meminum aspirin setiap hari untuk membantu mencegah timbulnya penyakit jantung.

Diabetes Edukator

Seorang diabetes edukator adalah seorang perawat, ahli diet, atau petugas kesehatan yang akan membantu Anda dalam mengatur pola makan, memberikan resep obat diabetes yang Anda perlukan.

Selain itu seorang diabetes edukator juga menginformasikan aktivitas fisik yang dapat Anda lakukan, memberikan petunjuk mengenai cara memeriksa glukosa darah, dan juga memberikan petunjuk mengenai tata cara perawatan diabetes pada kehidupan sehari-hari.

Jangan sungkan untuk bertanya jika ada sesuatu yang belum Anda pahami.

Keluarga dan sahabat terdekat Anda

Perawatan diabetes adalah hal yang perlu dilakukan setiap hari. Anda tentunya memerlukan bantuan dan dukungan dari keluarga atau sahabat terdekat Anda.

Jika memungkinkan Anda dapat meminta anggota keluarga atau sahabat terdekat Anda untuk menemani Anda saat mengunjungi dokter atau diabetes edukator.

Penasehat atau petugas kesehatan mental

Anda mungkin merasa sedih karena menderita diabetes atau bosan merawat diri sendiri atau mungkin Anda mengalami masalah terkait pekerjaan, sekolah, atau keluarga.

Jika diabetes membuat Anda merasa sedih dan kesal, atau jika Anda memiliki masalah lain yang membuat Anda cemas, Anda bisa berkonsultasi dengan seorang penasehat atau petugas kesehatan mental.

Mintalah bantuan pada dokter atau diabetes edukator Anda untuk menemukan penasehat kesehatan mental yang tepat demi merencanakan kehamilan yg nyaman untuk Anda.

Tips Bermanfaat lainnya untuk Mengendalikan Diabetes Anda

Disiplin dan konsisten dalam menjaga pola makan Anda. Jangan melewatkan jam makan, terutama setelah Anda mengkonsumsi insulin.

Hal ini dikarenakan glukosa darah Anda mungkin akan terlalu rendah jika Anda tidak makan.

Konsultasikan pada dokter Anda sebelum memulai program aktivitas fisik.

Periksa glukosa darah Anda sebelum, selama, dan setelah berolahraga.

Jangan berolahraga saat glukosa darah Anda tinggi dan pada saat darah atau air seni Anda mengandung keton.

Jangan berolahraga sebelum tidur karena bisa menyebabkan glukosa darah menjadi rendah di malam hari.

Buatlah catatan harian mengenai: kadar glukosa darah Anda saat mengkonsumsi insulin jumlah; jenis insulin yang Anda gunakan; dan apakah urin Anda mengandung keton.

Tips lainnya

Beritahu dokter Anda jika Anda sering mengalami glukosa darah rendah saat merencanakan kehamilan, terutama pada waktu yang sama di siang atau malam hari beberapa kali berturut-turut.

Beritahu dokter Anda jika Anda pingsan dikarenakan glukosa darah Anda rendah.

Tanyakan kepada dokter Anda mengenai glukagon. Glukagon adalah obat yang berfungsi meningkatkan glukosa darah.

Jika Anda pingsan karena glukosa darah Anda rendah, seseorang harus menghubungi nomor darurat dan memberi Anda suntikan glukagon.

Tetap konsumsi insulin Anda, bahkan jika Anda sakit dan muntah. Tanyakan kepada dokter Anda tentang bagaimana menyesuaikan dosis insulin Anda berdasarkan hasil tes glukosa darah Anda.

 

Sumber:

http://www.emedicinehealth.com/caring_for_your_diabetes_at_special_ti me/page4_em.htm

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

DMCA.com Protection Status