Ketahui Macam-Macam Vaksin Untuk Lansia Bagi Orang Tua Anda

Bagikan artikel ini
  • 1
    Share

Macam-macam vaksin untuk lansia juga tetap dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Hal ini dikarenakan vaksin tidak hanya dibutuhkan oleh bayi maupun anak saja.

Tetapi juga dibutuhkan oleh orang dewasa hingga lansia.

Saat seseorang memasuki usia lanjut terjadi penurunan daya tahan tubuh.

Sehingga lansia diajurkan untuk mendapatkan vaksinasi untuk menjaga daya tahan tubuh dari berbagai penyakit.

Adapun vaksin yang dianjurkan untuk lansia sebaiknya dikonsultasikan dengan petunjuk dokter.

Vaksin merupakan bentuk olahan produk biologi yang terbuat dari bakteri, virus atau kombinasi antara bakteri dan virus yang telah dilemahkan sebelumnya.

Vaksin diberikan untuk menjaga daya tahan tubuh kepada individu yang sehat. Pencegahan penyakit yang dapat dilawan oleh vaksin bergantung dengan jenis vaksin yang diberikan.

Program vaksin merupakan salah satu proyek pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sehingga terhindar dari kesakitan kecacatan akibat penyakit tertentu.

Apa Saja Macam-Macam Vaksin Untuk Lansia?

Selain mengalami penurunan fungsi organ tubuh, lansia juga mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Sehingga bagi orang tua usia lanjut, kesehatan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. 

Berbagai cara dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh lansia.

Salah satu upaya menjaga daya tahan tubuh lansia adalah dengan pemberian vaksin.

Terdapat macam-macam vaksin untuk lansia yang dapat dijadikan salah satu upaya menjaga daya tahan tubuh dari beberapa penyakit yang rentan menyerang lansia.

vaksin di rumah, vaksinasi di rumah, pesan vaksin, vaksin rabies, vaksin VAR, vaksin SAR, vaksin meningitis, vaksin influenza, vaksin difteri, medi-call, medicall
Medi-Call: Layanan Vaksinasi di Rumah Anda

Adapun macam-macam vaksin untuk lansia, antara lain :

  1. Influenza

Vaksin influenza dapat diberikan kepada lansia berusia diatas 50 tahun sebanyak 1 kali dalam setahun.

Pemberian vaksin ini dapat mengurangi resiko lansia terserang infeksi saluran pernapasan akut bahkan gangguan pernapasan dapat mengakibatkan kematian pada lansia. 

  1. Pneumococcus polysaccharide 

Orang tua lanjut usia rentan terkena pneumonia.

Vaksin pneumonia dapat diberikan kepada lansia berusia diatas 65 tahun yang beresiko tinggi terkena infeksi paru dan mengalami penurunan kekebalan tubuh.

Pemberian vaksin ini dapat dilakukan setiap 5 tahun sekali.

  1. Varisela 

Pemberian vaksin varisela bertujuan untuk mencegah cacar pada orang tua lanjut usia.

Vaksin ini diberikan kepada lansia yang belum pernah terkena varisela. 

  1. Herpes Zoster

Vaksin herpes zoster diberikan kepada lansia di atas 60 tahun untuk mencegah terinfeksi virus herpes zoster.

Herpes zoster dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain pada lansia, seperti neuralgia postherpetik, infeksi virus, mielitis, kelumpuhan perifer, kebutaan hingga gangguan pendengaran.

  1. Tetanus dan Difteri

Pemberian vaksin DPT kepada lansia berusia diatas 65 tahun dianjurkan bagi para lansia yang melakukan kontak langsung dengan anak di bawah usia 12 tahun.

Vaksin ini dapat diberikan setiap 10 tahun.

Kondisi tubuh lansia perlu diperhatikan saat ingin memberikan vaksin kepada lansia.

Konsultasikan dengan dokter terdekat Anda untuk pemberian vaksin kepada lansia.

Meskipun vaksin dapat mencegah beberapa penyakit yang rentan menyerang lansia.

Namun macam-macam vaksin untuk lansia juga tetap harus diikuti dengan pola hidup sehat.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.