Manfaat bekam untuk kesehatan meliputi dukungan sirkulasi darah dan relaksasi tubuh. Simak fungsi terapi bekam serta efeknya bagi kesehatan.
Terapi bekam merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan masih digunakan hingga saat ini.
Di Indonesia sendiri, terapi ini cukup populer sebagai bagian dari pengobatan komplementer untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.
Banyak orang tertarik mencobanya karena percaya akan manfaat bekam untuk kesehatan, mulai dari meredakan nyeri hingga membantu melancarkan peredaran darah.
Meski terlihat sederhana, terapi bekam tetap perlu dilakukan dengan bijak. Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, sehingga penting untuk memahami manfaat, fungsi, serta efeknya sebelum menjalani terapi ini.
Oleh karena itu, kami menyarankan untuk melakukan konsultasi dokter sebelum terapi bekam agar manfaat yang diperoleh bisa optimal dan risikonya dapat diminimalkan.

Table of Contents
ToggleApa Itu Terapi Bekam?
Terapi bekam adalah metode pengobatan tradisional yang dilakukan dengan cara menyedot permukaan kulit menggunakan alat khusus berbentuk cangkir (cup). Proses penyedotan ini bertujuan untuk meningkatkan aliran darah di area tertentu serta membantu mengeluarkan zat sisa metabolisme yang menumpuk di dalam tubuh
Secara umum, terapi bekam dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu:
- Bekam kering, yaitu penyedotan kulit tanpa disertai luka atau sayatan. Jenis ini lebih sering digunakan untuk relaksasi dan membantu melancarkan peredaran darah.
- Bekam basah, yaitu penyedotan yang disertai dengan sayatan tipis pada kulit untuk mengeluarkan darah. Metode ini dipercaya dapat membantu proses detoksifikasi tubuh.
Terapi bekam biasanya dilakukan pada titik-titik tertentu yang dianggap berhubungan dengan organ atau sistem tubuh. Karena melibatkan kulit dan pembuluh darah, terapi ini sebaiknya dilakukan oleh terapis yang terlatih dan berpengalaman agar tetap aman.
Manfaat Bekam untuk Kesehatan
Berbagai penelitian dan pengalaman klinis menunjukkan bahwa terapi bekam dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat bekam untuk kesehatan yang sering dirasakan:
1. Membantu Melancarkan Peredaran Darah
Salah satu manfaat utama terapi bekam adalah membantu melancarkan aliran darah. Efek bekam terhadap peredaran darah ini terjadi karena proses penyedotan dapat meningkatkan aliran darah ke area yang dibekam, sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh menjadi lebih optimal.
2. Mengurangi Nyeri Otot dan Pegal
Terapi bekam kerap dimanfaatkan untuk membantu meredakan nyeri otot, sakit punggung, nyeri leher, hingga pegal akibat aktivitas fisik yang berat. Dengan aliran darah yang lebih lancar, ketegangan otot dapat berkurang secara bertahap.
3. Membantu Proses Detoksifikasi
Pada bekam basah, darah yang keluar dipercaya membawa zat sisa metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan tubuh. Hal ini membuat sebagian orang merasa tubuhnya lebih ringan dan segar setelah terapi.
4. Mendukung Sistem Imun Tubuh
Beberapa orang merasakan daya tahan tubuh yang lebih baik setelah menjalani terapi bekam secara rutin. Hal ini diduga berkaitan dengan perbaikan sirkulasi darah dan respons alami tubuh terhadap rangsangan pada kulit.
5. Memberikan Efek Relaksasi
Selain manfaat fisik, terapi bekam juga dapat memberikan efek relaksasi. Tubuh menjadi lebih rileks, sehingga membantu mengurangi stres dan ketegangan mental.
Tidak heran jika manfaat bekam untuk kesehatan sering dikaitkan dengan peningkatan kualitas hidup, terutama bila terapi dilakukan secara tepat dan teratur.
Fungsi Terapi Bekam bagi Tubuh
Selain berbagai manfaat yang telah dijelaskan sebelumnya, terapi bekam juga memiliki beberapa fungsi utama bagi tubuh yang membuatnya sering digunakan sebagai terapi pendukung kesehatan.
1. Membantu menyeimbangkan fungsi tubuh secara alami
Terapi bekam dipercaya dapat membantu tubuh beradaptasi dan menyeimbangkan kembali proses fisiologisnya, terutama melalui perbaikan aliran darah dan respons alami sistem saraf. Dengan sirkulasi yang lebih optimal, tubuh dapat bekerja lebih efisien dalam menjaga keseimbangan internal.
2. Mendukung proses penyembuhan alami
Proses penyedotan pada terapi bekam merangsang aliran darah ke area tertentu, sehingga membantu suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh. Kondisi ini dapat mendukung mekanisme penyembuhan alami tubuh, terutama pada area yang mengalami ketegangan atau kelelahan.
3. Membantu menjaga kebugaran dan stamina tubuh
Dengan peredaran darah yang lebih lancar dan tubuh yang terasa lebih rileks, sebagian orang merasakan peningkatan kebugaran setelah menjalani terapi bekam. Fungsi ini membuat terapi bekam kerap digunakan sebagai bagian dari perawatan rutin untuk menjaga stamina, terutama pada individu dengan aktivitas padat
4. Sebagai terapi pendukung untuk keluhan kesehatan tertentu
Terapi bekam sering dimanfaatkan sebagai pengobatan komplementer untuk membantu meredakan keluhan seperti nyeri otot, pegal, atau rasa tidak nyaman pada tubuh. Meski demikian, terapi ini tidak ditujukan untuk menggantikan pengobatan medis, melainkan sebagai pendamping yang dilakukan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Terapi bekam pada dasarnya digunakan sebagai pengobatan komplementer, bukan pengganti pengobatan medis utama. Oleh karena itu, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu dan dilakukan secara bijak.
Efek Terapi Bekam terhadap Kesehatan
Setelah menjalani terapi bekam, seseorang dapat merasakan beberapa efek yang umumnya bersifat sementara. Efek ini bisa berbeda pada setiap individu, tergantung kondisi tubuh dan jenis bekam yang dilakukan.
Beberapa efek yang umum dirasakan antara lain:
- Tubuh terasa lebih ringan dan rileks
- Muncul bekas lingkaran pada kulit yang biasanya akan memudar dalam beberapa hari
- Rasa lelah ringan setelah terapi
- Tidur menjadi lebih nyenyak pada sebagian orang
Efek bekam terhadap peredaran darah juga dapat dirasakan dalam bentuk rasa hangat atau sedikit nyeri di area yang dibekam. Kondisi ini umumnya akan membaik dengan sendirinya.
Namun, terapi bekam tidak dianjurkan bagi semua orang, seperti penderita gangguan pembekuan darah, anemia berat, atau wanita hamil, tanpa pengawasan tenaga medis.
Ingin Menjalani Terapi Bekam dengan Aman? Konsultasikan Terlebih Dahulu!
Terapi bekam merupakan metode pengobatan tradisional yang masih banyak diminati hingga saat ini karena berbagai manfaat yang ditawarkannya.
Mulai dari membantu melancarkan sirkulasi darah, meredakan nyeri, hingga memberikan efek relaksasi, manfaat bekam untuk kesehatan dapat dirasakan oleh sebagian orang bila dilakukan dengan cara yang tepat.
Meski demikian, terapi ini tetap perlu dilakukan secara hati-hati dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Medi-Call menekankan pentingnya diskusi dengan dokter tentang terapi bekam sebelum menjalaninya, agar manfaat yang diperoleh seimbang dengan aspek keamanan.
Ingin berkonsultasi sebelum menjalani terapi bekam? Pesan layanan konsultasi Medi-Call melalui WhatsApp customer service 24 jam dan dapatkan arahan medis sesuai kondisi Anda.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasional dan tidak menggantikan saran, diagnosis, atau pengobatan medis dari tenaga kesehatan profesional. Hasil terapi bekam dapat berbeda pada setiap individu. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter sebelum menjalani terapi apa pun.
Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K
- Cleveland Clinic. Cupping: Back Pain, Neck Pain, Types, Benefits, Treatment [Internet]. Cleveland Clinic. 2020. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/16554-cupping
- Shabi Furhad, Bokhari AA. Cupping Therapy [Internet]. Nih.gov. StatPearls Publishing; 2019. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538253/
- Ansorge R. What Is Cupping Therapy? Uses, Benefits, Side Effects, and More [Internet]. WebMD. 2022. Available from: https://www.webmd.com/balance/cupping-therapy








