fbpx
Bagikan artikel ini
  • 6
    Shares

Nyeri leher dan pundak setelah bekerja atau beraktivitas. Penyebabnya bisa bermacam-macam, simak informasinya berikut ini!

Sebenarnya nyeri pada leher dan pundak bukanlah merupakan penyakit berbahaya melainkan kondisi yang timbul akibat tubuh melakukan aktifitas yang berat atau ada masalah dengan kondisi tulang.

Meskipun bukan termasuk penyakit berbahaya, namun kondisi ini akan menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi penderitanya yang akan mengganggu aktifitas sehari-hari.

Penyebab Nyeri Leher

Untuk menghindari nyeri leher dan pundak sebaiknya cari tahu faktor penyebabnya.

Berikut penyebab dari nyeri leher:

  • Kondisi tulang atau sendi yang tidak normal
  • Trauma
  • Postur tubuh yang kurang memadai
  • Penyakit Degeneratif
  • Tumor
  • Otot yang terkilir
dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Apabila nyeri pada leher terasa sangat sakit dan berlangsung dalam waktu yang lama sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan perawatan.

Penyebab Nyeri Pundak

Bagian tubuh pundak merupakan bagian yang mengalami banyak pergerakan. Hal ini menyebabkan bagian pundak lebih rentan terkena cedera. Penyebab cederanya bisa karena:

  • Otot yang tegang karena bekerja terlalu keras
  • Munculnya tendonitis
  • Tidak stabilnya otot pundak
  • Terjadinya dislokasi pada pundak
  • Patah tulang pada tulang selangka atau bagian atas tangan
  • Radiculopathy atau saraf terjepit

Bagi penderita mengalami patah tulang sebaiknya hindari pekerjaan yang berat untuk mempercept proses penyembuhan, selain itu rutin cek ke dokter untuk melihat perkembangan selama proses penyembuhan.

 Bagaimana Cara Mendiagnosa Nyeri Pada Leher dan Pundak?

Untuk mengetahu secara pasti penyebab dari rasa nyeri pada leher dan pundak bisa melalui berbagai macam prosedur medis.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengetahu penyebab nyeri antara lain:

  • X-rays: Prosedur X-Ray dapat menunjukkan penyempitan di bagian tulang Anda yang dapat menjelaskan nyeri berkepanjangan pada leher dan pundak Anda.
  • MRI: Magnetic Resonance Imaging merupakan prosedur yang noninvasive yang dapat menunjukkan detil dari elemen-elemen saraf di bagian tendon dan ligamen.
  • Myelography/CT scanning: Prosedur ini bisa dilakukan sebagai alternatif dari MRI.
  • Studi Elektrodiagnosis: Electromyography (EMG) dan Nerve Conduction Velocity (NCV) bisa digunakan untuk mendiagnosa nyeri leher dan pundak, juga kemunculan rasa kebas dan kesemutan.

Bagaimana Penanganan Nyeri Leher dan Pundak?

Penanganan nyeri leher dan pundak membutuhkan pengobatan yang bersifat anti-inflammatory.

Pereda nyeri juga bisa digunakan sebagai penanganan untuk mengatasi nyeri pada leher dan pundak.

Berdasarkan sumber nyerinya, penanganannya bisa menggunakan obat yang berfungsi untuk merelaksasi otot hingga antidepresan.

Nyeri tersebut bisa ditangani dengan mengaplikasikan sesuatu yang hangat atau es batu.

Bagi penderita arthritis pada pundak, penanganan dokter penting untuk mengatasi rasa nyeri yang berkepanjangan.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Anda juga bisa mulai berolahraga secara rutin sesuai anjuran dokter Anda untuk mengurangi frekuensi nyeri pada leher dan pundak.

 

Sumber:

http://www.webmd.com/pain-management/guide/neck-shoulder

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.