Manfaat Pijat Laktasi untuk Meningkatkan Produksi ASI

Bagikan artikel ini

Hanya dengan satu pijatan saja, produksi ASI bisa meningkat loh! Yuk coba dan rasakan manfaat pijat laktasi untuk meningkatkan produksi ASI.

Sudah beberapa hari belakangan ini, produksi ASI Bunda mulai menurun?
Bunda pasti khawatir apakah si kecil sudah mendapatkan asupan gizi yang cukup atau belum saat menurunnya produksi ASI.

Belum lagi si kecil biasanya cenderung rewel dan gelisah saat ASI tidak keluar sebanyak yang biasanya.

Beberapa penyebab produksi ASI menurun antara lain tidak segera mulai menyusui setelah melahirkan, teknik pelekatan mulut bayi yang kurang tepat, stres dan perdarahan pasca melahirkan.

Beberapa kondisi penyakit tertentu juga bisa menjadi penyebab berkurangnya ASI yaitu diabetes, anemia dan gangguan hormon seperti hipotiroidisme. 

Baca juga:  Perlu Diperhatikan, Berikut Cara Menggendong Bayi yang Benar dan yang Salah

Bila Bunda mengalami masalah dalam menyusui Buah Hati terutama jika telah berlangsung lama, jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan bidan.

Sekarang ada layanan panggil bidan Medi-Call datang ke rumah yang bisa memudahkan Bunda dalam berkonsultasi terkait masalah kesehatan Bunda dan Buah Hati.

Cukup dengan memesan melalui aplikasi Medi-Call atau menghubungi Customer Service 24 Jam.

layanan baby care Medi-Call
Medi-Call: Layanan Baby Care di Lokasi Anda

Manfaat Pijat Laktasi

Berkurangnya produksi ASI dapat berdampak pada penurunan berat badan bayi, membuatnya menjadi lemas serta mempengaruhi tumbuh kembangnya.

Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui untuk mendapatkan produksi ASI yang lancar guna kesehatan ibu dan Buah Hati.

Biasanya beberapa orang menggunakan obat-obat sebagai cara untuk memperlancar ASI.

Padahal ada loh cara yang alami dan relatif aman untuk dilakukan ibu menyusui guna meningkatkan produksi ASI.

Cara ini disebut dengan pijat laktasi atau memijat payudara guna guna memudahkan payudara dalam memproduksi ASI.

Selain itu, ada beragam manfaat pijat laktasi yang bisa Bunda dapatkan:

  • Mencegah mastitis

Mastitis merupakan suatu kondisi peradangan pada jaringan payudara dengan gejalanya pembengkakan di area payudara dan terasa panas saat disentuh.

Manfaat pijat laktasi dapat membantu mencegah dan mengatasi mastitis pada ibu menyusui.

Karena manfaat pijat laktasi mampu mengurangi penyumbatan saluran susu dan pembengkakan payudara penyebab mastitis.

  • Meningkatkan produksi ASI

Manfaat pijat laktasi yang paling utama adalah untuk meningkatkan produksi ASI.

Pijat laktasi menggunakan teknik pemijatan yang fokus pada area kepala, leher, punggung, tulang belakang, dan  payudara.

Tujuan dari pijat laktasi adalah untuk merangsang hormon oksitosin dan prolaktin.

Dimana kedua hormon ini berperan penting dalam memperbanyak proses produksi ASI.

Oksitosin merupakan hormon yang membantu merangsang kontraksi otot-otot di sekitar payudara sehingga memudahkan pengeluaran ASI. 

Sementara hormon prolaktin membantu merangsang kelenjar payudara agar memproduksi lebih banyak ASI.

  • Memberi kenyamanan pada Bunda

Manfaat pijat laktasi selanjutnya adalah untuk memberi kenyamanan pada Bunda.

Setelah melahirkan, pasti Bunda mengalami banyak ketidaknyamanan seperti tubuh tidak dapat rileks.

Manfaat pijat laktasi tidak hanya membantu meningkatkan produksi ASI tetapi juga dapat meningkatkan relaksasi pada tubuh Bunda sehingga membuat nyaman.

Layanan Mother Care Medi-Call
Medi-Call: Layanan Perawatan Ibu di Rumah

Bunda tertarik ingin mencoba pijat laktasi yang memiliki banyak manfaat untuk ibu menyusui?

Ternyata layanan pijat laktasi bisa dipesan dan dilakukan di rumah loh Bunda, jadi tidak perlu repot.

Layanan pijat laktasi dari Medi-Call akan dilakukan oleh bidan Medi-Call yang profesional dan berpengalaman.

Cara pemesanan mudah, hanya dengan melalui aplikasi Medi-Call atau menghubungi Customer Service Medi-Call 24 Jam.

Maka bidan Medi-Call terdekat akan segera datang ke lokasi Bunda.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status