fbpx

Mengatasi Resistensi Antibiotik dan Cara Pencegahannya

Bagikan artikel ini

Mengatasi resistensi antibiotik dengan melakukan pencegahan sebelumnya dapat meningkatkan harapan hidup di Asia Tenggara.

Meningkatnya permasalahan pasien yang mengalami resistensi obat antibiotik sangat mengkhawatirkan.

Menurut data yang dikumpulkan oleh WHO (World Health Organization) ada sekitar 2.049.442 orang yang mengalami resistensi antibiotik.

Penyebab seseorang mengalami resistensi terhadap antibiotik adalah penyalahgunaan antibiotik.

Oleh karena itu, untuk mencegah resistensi antibiotik sebaiknya penggunaanya mengikuti anjuran dari dokter, sehingga Anda mengetahui dosis dan antibiotik jenis mana yang tepat untuk dikonsumsi.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Anjuran Penggunaan Obat Antibiotik

Antibiotik merupakan golongan obat yang dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam tubuh.

Perlu dipahami bahwa antibiotik tidak efektif ketika menangani penyakit akibat infeksi virus, fungi dan masalah non-bakteri lainya.

Penggunaan obat ini harus dilakukan dengan benar dan disiplin untuk menghindari tubuh mengalami resistensi antibiotik.

Berikut ini adalah hal-hal penting yang harus diperhatikan ketika hendak mengkonsumsi obat antibiotik:

  • Jangan sembarangan mengkonsumsi antibiotik pastikan dosis dan jenis antibiotik yang dibutuhkan itu tepat untuk Anda;
  • Pastikan Anda menghabiskan obat antibiotik yang diberikan dokter;
  • Minum antibiotik dengan air putih dan hindari minuman beralkohol, susu, dan jus;
  • Jangan gunakan antibiotik yang disarankan dokter untuk orang lain.

Penggunaan secara sembarangan dan tidak hati-hati akan menyebabkan tubuh mengalami resisten antibiotik akan sangat berbahaya dan menyebabkan resiko kematian karena beberapa penyakit menjadi sulit diobati.

Apabila tubuh sudah kebal terhadap antibiotik maka pasien tersebut harus mendapat penanganan tertentu untuk mengatasi resistensi antibiotik.

Mengatasi Resistensi Antibiotik

Resistensi antibiotik merupakan kondisi di mana bakteri dalam tubuh menjadi kebal terhadap antibakteri, sehingga peran antibiotik yang digunakan menjadi tidak bekerja pada dosis yang normalnya dibutuhkan.

Saat tubuh mengalami resistensi terhadap antibiotik maka hal ini menyebabkan penyakit menjadi sulit disembuhkan dan bisa berujung pada kematian.

Penyebab resistensi antibiotik di antaranya karena penggunaan antibiotik secara berlebihan tidak sesuai dengan dosis yang dibutuhkan, menggunakan antibiotik tidak sesuai dengan anjuran dokter dan berhenti menggunakan obat sebelum waktunya.

Mengatasi resistensi antibiotik tertentu adalah dengan mencoba antibiotik jenis lain atau dengan menambahkan dosis sampai antibiotik tersebut efektif menghambat dan membunuh bakteri penyebab penyakit.

medi-chat, medi-call, medicall, konsultasi dokter, dokter konsultasi, konsultasi dengan dokter
Medi-Chat: Gratis Tanya Dokter di Aplikasi Medi-Call

Perlu diingat juga bahwa mengobati hal ini harus berdasarkan diagnosa dari dokter terdekat Anda.

Pencegahan sejak dini akan sangat membantu mengatasi resistensi antibiotik, adapun pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi permasalahan resistensi antibiotik:

  1. Mengoptimalkan program Antimicrobial Stewardship yang bertujuan untuk memberikan pengarahan terpusat dan pemerintah ikut campur tangan dalam pemberian alat dan penyediaan tenaga kesehatan.
  2. Mengatasi resistensi antibiotik dengan cara memperbaiki sistem peresepan seperti ketika hendak memberikan obat, bagi para dokter dihimbau sebelum meresepkan obat untuk memastikan terlebih dahulu penyakit dan jenis obat yang dibutuhkan oleh pasien.
  3. Mencegah terjadinya infeksi, meningkatkan daya tahan tubuh, menerapkan pola hidup sehat akan membantu mengurangi resiko tubuh terinfeksi suatu penyakit.
  4. Meningkatkan kesadaran masyarakat agar bijak dalam menggunakan antibiotik, sosialisasi penggunaan antibiotik akan memberikan pengetahuan terhadap masyarakat untuk mengatasi resistensi antibiotik.
medi-call, medicall, dokter ke rumah, perawat ke rumah, bidan ke rumah, fisioterapi ke rumah, perawat luka, perawat bayi, perawat home care, perawat lansia, infus vitamin c, vitamin c, vaksin
Medi-Call: Layanan Tenaga Medis ke Rumah Anda

Jangan ragu untuk periksa dan lakukan konsultasi dengan aplikasi panggil dokter Medi-Call untuk mengetahui apakah tubuh mengalami resistensi antibiotik dengan melakukan uji coba untuk melihat seberapa besar tubuh sensitif terhadap antibiotik tersebut.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.